Airlangga Harap Kursi Golkar di Kabinet Meningkat

Kompas.com - 29/08/2019, 15:59 WIB
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto meresmikan rumah dan tim pemenangannya untuk Musyawarah Nasional Partai Golkar 2019. KOMPAS.com/IhsanuddinKetua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto meresmikan rumah dan tim pemenangannya untuk Musyawarah Nasional Partai Golkar 2019.
Penulis Ihsanuddin
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto berharap jumlah kursi kabinet untuk partainya bisa meningkat di periode kedua pemerintahan Joko Widodo.

"Harapannya ada peningkatan karena kita pendukung dari awal," kata Airlangga usai meresmikan rumah pemenangannya sebagai calon Ketum Golkar petahana, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (29/8/2019).

Di pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla saat ini, Golkar hanya mendapat jatah dua menteri kabinet.

Baca juga: Pertarungan Empat Purnama demi Kursi Golkar 1


Selain Airlangga yang menjabat Menteri Perindustrian, ada Agus Gumiwang Kartasasmita sebagai menteri sosial.

Artinya, Airlangga berharap jumlah menteri dari Golkar nantinya bisa lebih dari dua orang. Airlangga pun mengakui ia sudah mengajukan sejumlah nama ke Jokowi.

Namun ia enggan menjawab saat ditanya berapa banyak calon menteri yang sudah diajukan.

Baca juga: Yorrys: Partai Golkar Bukan Airlangga Punya...

"Ya nanti pada waktunya akan ketahuan," kata Airlangga.

Airlangga juga hanya tertawa saat ditanya apakah dirinya akan kembali masuk kabinet.

Ia menegaskan bahwa penyusunan kabinet adalah sepenuhnya hak prerogatif Jokowi. Ketum Partai hanya memberi usulan.

"Nanti kita serahkan ke Pak Presiden," kata dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X