Antam Novambar dan Vespa Birunya Saat Ikut Wawancara Capim KPK

Kompas.com - 27/08/2019, 18:22 WIB
Wakil Kepala Bareskrim Polri Irjen Antam Novambar di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (25/7/2019). KOMPAS.com/Devina HalimWakil Kepala Bareskrim Polri Irjen Antam Novambar di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (25/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Irjen Antam Novambar datang mengikuti wawancara dan seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Kementerian Sekretariat Negara, Selasa (27/8/2019) dengan mengendarai vespa birunya.

Antam menjadi capim KPK kedua yang mengikuti proses seleksi tersebut. Ia memulai tes pukul 09.15 WIB.

Pada sesi akhir wawancara, Ketua Pansel Capim KPK Yenti Garnasih menanyakan soal vespa kepada Wakil Kepala Bareskrim Polri itu.

"Bapak ke sini naik vespa atau tidak?" ucap Yenti.


"Naik, vespa warna biru," kata Antam.

Baca juga: Antam Novambar: KPK Tidak Berhasil...

Antam ‎mengaku sangat mencintai vespa sejak lama. Saat pergi kantor, ia selalu menggunakan vespa dari rumah.

Setelah mengikuti wawancara, Antam langsung berjalan ke tempat parkir motor vespa birunya.

Saat menaiki motornya, ia mengenakan helm hitam dan jaket cokelat.

"Saya dari SMA kelas 1 sudah naik vespa. Saya bisa bongkar mesin. Nanti kalau terpilih juga tetap naik vespa," ujar dia sambil menaiki vespa-nya.

Dalam proses wawancara dan uji publik, Antam mengklarifikasi tudingan terhadapnya soal intimidasi kepada Direktur Penindakan KPK Endang Tarsa beberapa waktu lalu.

Jika terpilih menjadi pimpinan KPK, ia juga berjanji tak akan pandang bulu menangkap senior-seniornya di kepolisian apabila terbukti korupsi.

Baca juga: Jika Jadi Pimpinan KPK, Antam Novambar Janji Kasus Novel Tak Terulang

Adapun seleksi berupa wawancara dan uji publik ini dilaksanakan selama tiga hari, yakni dari tanggal 27-29 Agustus 2019.

Sebanyak 20 orang capim KPK yang lolos profile assessment melanjutkan tahap seleksi ke tes kesehatan pada Senin (26/8/2019) dan dilanjutkan dengan wawancara serta uji publik pada 27-29 Agustus 2019.

Nantinya, dari 20 orang tersebut, akan dipilih 10 orang yang namanya diserahkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X