Kritik Yorrys soal Airlangga Ketum Golkar Terburuk Dinilai Berlebihan

Kompas.com - 25/08/2019, 09:01 WIB
Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (25/7/2019) KOMPAS.com/Haryanti Puspa SariKetua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (25/7/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily menilai, kritik rekannya di partai, Yorrys Raweyai, yang menyebut Airlangga Hartarto ketua umum Partai Golkar terburuk merupakan hal berlebihan.

"Jika ada penilaian dari Bang Yorrys seperti itu, saya kira terlalu berlebihan," kata Ace kepada Kompas.com, Minggu (25/8/2019).

Ace menganggap kritikan Yorrys itu tidak benar. Ia menduga Yorrys mengatakan hal seperti itu lantaran tidak terlibat secara langsung dalam kepengurusan DPP Golkar.

Baca juga: Menurut Yorrys, Kepemimpinan Airlangga Terjelek di Golkar

Misalnya, Ace menyoroti kritik Yorrys yang menyebut partai di bawah pimpinan Airlangga belum pernah sekalipun mengadakan rapat pleno partai.

"Saya kira penilaian itu tidak benar sekali ya. Kita pernah menyelenggarakan rapat pleno DPP Golkar," ucap Ace.

"Jika sekarang ini kita belum menggelar rapat pleno, ya karena kita masih menunggu penetapan secara resmi hasil Pileg dari KPU," kata dia.

Ace menegaskan, Partai Golkar akan menggelar rapat pleno jika memang sudah waktunya.

Saat ini, kata dia, para ketua koordinator bidang dan ketua bidang di internal partai telah melakukan rapat sesuai bidangnya.

"Sebagai partai terbuka dan demokratis, ada mekanisme dalam menjalankan roda organisasi," ujarnya.

Baca juga: Yorrys: Kalau Airlangga Yakin Menang, Yuk Langsung Munas...

Menurut dia, di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto, Partai Golkar telah menjaga posisinya sebagai salah satu pemenang Pemilu Legislatif 2019.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wapres Ma'ruf: Angka Kemiskinan Bertambah, Kita Menghadapi Tugas Berat

Wapres Ma'ruf: Angka Kemiskinan Bertambah, Kita Menghadapi Tugas Berat

Nasional
Luncurkan Aplikasi 'Jaga Bansos', Ketua KPK Ingatkan 8 Rambu Pencegahan Korupsi

Luncurkan Aplikasi "Jaga Bansos", Ketua KPK Ingatkan 8 Rambu Pencegahan Korupsi

Nasional
Forum Pemred Desak Polisi Proses Pelaku Teror terhadap Wartawan

Forum Pemred Desak Polisi Proses Pelaku Teror terhadap Wartawan

Nasional
Hingga 29 Mei, Ada 49.212 ODP dan 12.499 PDP Covid-19 di Indonesia

Hingga 29 Mei, Ada 49.212 ODP dan 12.499 PDP Covid-19 di Indonesia

Nasional
Wapres Ma'ruf Amin: Walau New Normal, Masyarakat Harus Tetap Produktif

Wapres Ma'ruf Amin: Walau New Normal, Masyarakat Harus Tetap Produktif

Nasional
Pasien Meninggal akibat Covid-19 di Indonesia Bertambah 24, Total Jadi 1.520 Orang

Pasien Meninggal akibat Covid-19 di Indonesia Bertambah 24, Total Jadi 1.520 Orang

Nasional
KSAU Lantik Sembilan Pejabat Strategis TNI AU, Ini Nama-namanya

KSAU Lantik Sembilan Pejabat Strategis TNI AU, Ini Nama-namanya

Nasional
Bertambah 252, Kini 6.492 Orang Sembuh dari Covid-19

Bertambah 252, Kini 6.492 Orang Sembuh dari Covid-19

Nasional
Hingga 29 Mei, Sudah 300.545 Spesimen yang Diperiksa untuk Covid-19

Hingga 29 Mei, Sudah 300.545 Spesimen yang Diperiksa untuk Covid-19

Nasional
Infrastruktur Jalan Terus, Pemerintah Resmikan 4 Ruas Tol Bulan Depan

Infrastruktur Jalan Terus, Pemerintah Resmikan 4 Ruas Tol Bulan Depan

Nasional
UPDATE 29 Mei: Tambah 678, Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Mencapai 25.216

UPDATE 29 Mei: Tambah 678, Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Mencapai 25.216

Nasional
KPK Luncurkan Aplikasi Jaga Bansos, Masyarakat Bisa Lapor Dugaan Penyimpangan

KPK Luncurkan Aplikasi Jaga Bansos, Masyarakat Bisa Lapor Dugaan Penyimpangan

Nasional
Pemerintah Gelontorkan Rp 6,4 Triliun untuk 5 Destinasi Wisata Superprioritas

Pemerintah Gelontorkan Rp 6,4 Triliun untuk 5 Destinasi Wisata Superprioritas

Nasional
Halalbihalal, Ma'ruf Amin: Mohon Maaf kalau Ada Perhatian yang Kurang

Halalbihalal, Ma'ruf Amin: Mohon Maaf kalau Ada Perhatian yang Kurang

Nasional
Pemerintah Rekomendasikan 89 Proyek Strategis Nasional Baru Senilai Rp 1.422 Triliun

Pemerintah Rekomendasikan 89 Proyek Strategis Nasional Baru Senilai Rp 1.422 Triliun

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X