Jelang Munas Golkar, Airlangga Minta Pendukung Solid dan Tak Tergoda

Kompas.com - 24/08/2019, 21:00 WIB
Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto (pegang surat) mendapat dukungan dari DPD I dan II di Jawa Tengah pada Senin (27/7/2019). HandoutKetua Umum Golkar Airlangga Hartarto (pegang surat) mendapat dukungan dari DPD I dan II di Jawa Tengah pada Senin (27/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto meminta para pendukungnya fokus mengkonsolidasikan suara hingga pelaksanaan pemilihan ketua umum baru di Musyawarah Nasional Partai Golkar, Desember 2019 mendatang.

"Kita konsolidasikan dalam dua bulan ke depan, jangan sampai kecolongan. Yang jadi tugas kita adalah konsistensi menjaga suara kita," ujar Airlangga dalam acara deklarasi Semangat Muda Airlangga Hartarto (SMART) di Hotel Four Season, Jakarta Pusat, Sabtu (24/8/2019).

Ia sekaligus meminta SMART untuk mendukung sepenuhnya dalam Munas 2019 untuk bisa menjadikan dirinya kembali menjadi ketua umum periode 2019-2024.

Baca juga: Yorrys: Kalau Airlangga Yakin Menang, Yuk Langsung Munas...


Pria yang saat ini menjabat Menteri Perindustrian itu meminta pendukungnya solid dan tidak tergoda oleh calon ketua umum lainnya. Termasuk tergoda untuk menyebarkan opini negatif soal rival Airlangga dalam Munas.

"Kriteria sudah jelas, kerja jelas, kita harus kerja keras dalam dua bulan ke depan untuk bisa menang di Munas 2019. Buat opini-opini positif dalam dua bulan ke depan dan jangan sampai tergoda ya," lanjut dia.

Sementara itu, inisiator gerakan SMART Rudolfus Jack Paskalis menambahkan, pihaknya menilai sosok Airlangga merupakan sosok yang tepat untuk menjadi ketum periode 2019-2024.

"Kami bersedia menjadi jembatan penyambung kepentingan dan wadah seluruh program Airlangga kepada anak muda sebagai ketum Golkar. Kami akan jadi garda terdepan membela Airlangga," ujar Rudolfus.

Dalam deklarasi itu, hadir pula Sekjen Golkar Lodewijk Freidrich Paulus, Ketua DPP Bidang Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Roem Kono, Ketua Umum Kosgoro Agung Laksono dan politikus Golkar Yahya Zaini.

Baca juga: Jelang Munas Golkar, Bambang Soesatyo Terima Dukungan DPD II di Maluku dan Riau

Diketahui, setidaknya sudah ada empat orang telah menyatakan siap maju sebagai caketum Partai Golkar periode mendatang.

Mereka adalah Bambang Soesatyo, Ali Yahya, Ulla Nuchrawatty dan Marlinda Irwanti.

Bambang Soesatyo saat ini menjabat sebagai ketua DPR. Di partai, dia menjabat sebagai wakil koordinator bidang pratama.

Ali Yahya merupakan Ketua Umum Satuan Karya Ulama Partai Golkar.

Sementara itu, Ulla Nuchrawatty adalah mantan Ketua Umum Kesatuan Perempuan Partai Golkar. 

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soroti Isu Pengangguran dalam Pidato Refleksi Politik, SBY Singgung Arab Spring

Soroti Isu Pengangguran dalam Pidato Refleksi Politik, SBY Singgung Arab Spring

Nasional
Eks Koruptor Boleh Maju Pilkada Setelah 5 Tahun, PKB: Kita Tetap Cari yang Bersih

Eks Koruptor Boleh Maju Pilkada Setelah 5 Tahun, PKB: Kita Tetap Cari yang Bersih

Nasional
Nadiem Minta Dinas Pendidikan Petakan Sebaran Guru di Daerah

Nadiem Minta Dinas Pendidikan Petakan Sebaran Guru di Daerah

Nasional
PDI-P Jamin Tak Calonkan Kader Eks Koruptor dalam Pilkada

PDI-P Jamin Tak Calonkan Kader Eks Koruptor dalam Pilkada

Nasional
 PP 71/2019 Jadi Andalan Pemerintah Awasi Konten Pornografi dan Terorisme

PP 71/2019 Jadi Andalan Pemerintah Awasi Konten Pornografi dan Terorisme

Nasional
Dukung Jokowi Capai Pertumbuhan Ekonomi 5,3 Persen, Ini Saran SBY

Dukung Jokowi Capai Pertumbuhan Ekonomi 5,3 Persen, Ini Saran SBY

Nasional
Gugatan Ditolak MK, Faldo Maldini: Keberpihakan pada Anak Muda Hanya Ucapan

Gugatan Ditolak MK, Faldo Maldini: Keberpihakan pada Anak Muda Hanya Ucapan

Nasional
Rampas Pistol Polisi, Perampok Toko Mas di Batubara Tewas Ditembak

Rampas Pistol Polisi, Perampok Toko Mas di Batubara Tewas Ditembak

Nasional
Nadiem Hapus UN, Muhadjir: Yang Penting Niatnya Bukan untuk Gagah-gagahan

Nadiem Hapus UN, Muhadjir: Yang Penting Niatnya Bukan untuk Gagah-gagahan

Nasional
SBY: Pemilu Masih 5 Tahun Lagi, Malu kalau Sudah Mulai Kontestasi

SBY: Pemilu Masih 5 Tahun Lagi, Malu kalau Sudah Mulai Kontestasi

Nasional
KPK Anggap Putusan MK Batasi Ruang Gerak Koruptor

KPK Anggap Putusan MK Batasi Ruang Gerak Koruptor

Nasional
Polisi Dalami Bom Diduga Molotov yang Dilempar ke Rumah Warga di Sleman

Polisi Dalami Bom Diduga Molotov yang Dilempar ke Rumah Warga di Sleman

Nasional
SBY Tegaskan Demokrat di Luar Pemerintahan, tetapi Dukung Kerja Pemerintah

SBY Tegaskan Demokrat di Luar Pemerintahan, tetapi Dukung Kerja Pemerintah

Nasional
Hasto Sebut PDI-P Juga Akan Ikuti SBY Bikin Pidato Refleksi Akhir Tahun

Hasto Sebut PDI-P Juga Akan Ikuti SBY Bikin Pidato Refleksi Akhir Tahun

Nasional
Refleksi Politik SBY: Pemilu 2019 Buruk, Politik Identitas Berlebihan

Refleksi Politik SBY: Pemilu 2019 Buruk, Politik Identitas Berlebihan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X