Kompas.com - 22/08/2019, 17:42 WIB
Mendagri Tjahjo Kumolo (kiri) dan Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (22/8/2019) KOMPAS.com/DYLAN APRIALDO RACHMANMendagri Tjahjo Kumolo (kiri) dan Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (22/8/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menganjurkan Gubernur Papua Lukas Enembe dan Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan berkunjung ke Jawa Timur bila kondisi keamanan di Papua sudah stabil.

Tjahjo mengatakan, mereka perlu bertemu dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang telah meminta maaf atas kejadian rasisme di Surabaya dan Malang.

"Kalau suasana sudah segera mereda, segeralah Gubernur Papua bersama Gubernur Papua Barat datang ke Jawa Timur ketemu dengan Ibu Khofifah yang kemarin juga sudah menyampaikan permohonan maaf," kata Tjahjo di Gedung KPK, Kamis (22/8/2019).

Baca juga: Ini Video Permintaan Maaf Khofifah dan Wali Kota Malang terkait Kerusuhan di Manokwari

Tjahjo menuturkan, Lukas dan Dominggus perlu menyambangi Jawa Timur untuk berdialog dengan mahasiswa Papua yang telah menjadi korban diskriminasi rasial.

Tjahjo berharap, kedatangan mereka dapat menenangkan para mahasiswa serta merajut kembali persatuan selepas aksi diskriminasi tersebut.

"Kita kan bersaudara, ingin menekankan persatuan. Masalah di Jatim juga masalah kita, masalah Papua juga masalah kita, diselesaikan dengan baik, itu saja intinya," ujar Tjahjo.

Baca juga: Khofifah dan Risma, Merajut Damai dengan Dialog dan Kata Maaf untuk Papua

Diketahui, asrama mahasiswa Papua di Surabaya sempat dikepung oleh massa yang menuduh para mahasiswa telah merusak bendera merah putih di depan asrama.

Dalam beberapa video yang tersebar di media sosial, terlihat bahwa mahasiswa yang berada di asrama diteriaki dengan kata-kata makian yang bersifat rasial.

Peristiwa tersebut diduga memicu aksi unjuk rasa yang terjadi di sejumlah wilayah Papua selama beberapa hari terakhir.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PGI Ragukan Gelar Pendeta Jozeph Paul Zhang

PGI Ragukan Gelar Pendeta Jozeph Paul Zhang

Nasional
Soal Isu Reshuffle Kabinet, Demokrat: Itu Hak Prerogatif Presiden, Bukan Ranah Partai

Soal Isu Reshuffle Kabinet, Demokrat: Itu Hak Prerogatif Presiden, Bukan Ranah Partai

Nasional
Kasus Dugaan Penistaan Agama Jozeph Paul Zhang, Polisi Sudah Periksa 3 Saksi Ahli

Kasus Dugaan Penistaan Agama Jozeph Paul Zhang, Polisi Sudah Periksa 3 Saksi Ahli

Nasional
Pemerintah Larang Takbir Keliling karena Picu Kerumunan

Pemerintah Larang Takbir Keliling karena Picu Kerumunan

Nasional
Menag: Mudik Hukumnya Sunah, tetapi Menjaga Kesehatan Itu Wajib

Menag: Mudik Hukumnya Sunah, tetapi Menjaga Kesehatan Itu Wajib

Nasional
Bantah Penindakan Kasus Korupsi Turun, KPK: Kami Menyayangkan Data ICW

Bantah Penindakan Kasus Korupsi Turun, KPK: Kami Menyayangkan Data ICW

Nasional
Belajar dari Lonjakan Kasus Covid-19 India, Menkes Budi: Patuhi Protokol PPKM dan 3M

Belajar dari Lonjakan Kasus Covid-19 India, Menkes Budi: Patuhi Protokol PPKM dan 3M

Nasional
Penyuap Juliari Batubara Dituntut 4 Tahun Penjara

Penyuap Juliari Batubara Dituntut 4 Tahun Penjara

Nasional
UPDATE 19 April: Kasus Suspek Covid-19 Capai 63.736

UPDATE 19 April: Kasus Suspek Covid-19 Capai 63.736

Nasional
Kuasa Hukum Jumhur Ingatkan Ahli Bahasa Hati-hati Sebut Berita Media sebagai Kabar Bohong

Kuasa Hukum Jumhur Ingatkan Ahli Bahasa Hati-hati Sebut Berita Media sebagai Kabar Bohong

Nasional
UPDATE 19 April: 6.029.941 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua, 10.933.676 Dosis Pertama

UPDATE 19 April: 6.029.941 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua, 10.933.676 Dosis Pertama

Nasional
Kemensos Salurkan Bansos Tunai PKH Tahap II Sebesar Rp 6,53 Triliun

Kemensos Salurkan Bansos Tunai PKH Tahap II Sebesar Rp 6,53 Triliun

Nasional
UPDATE: Sebaran 4.952 Kasus Baru Covid-19 di 32 Provinsi, Jabar Catat 1.421

UPDATE: Sebaran 4.952 Kasus Baru Covid-19 di 32 Provinsi, Jabar Catat 1.421

Nasional
Isu Reshuffle Mencuat, Demokrat Tegaskan Tetap Berada di Luar Pemerintahan

Isu Reshuffle Mencuat, Demokrat Tegaskan Tetap Berada di Luar Pemerintahan

Nasional
Polri Segera Rilis DPO Jozeph Paul Zang alias Shindy Soerjomoeljono

Polri Segera Rilis DPO Jozeph Paul Zang alias Shindy Soerjomoeljono

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X