Wapres Sebut Penerimaan Mahasiswa UIII Tak Terpengaruh Kendala Lahan

Kompas.com - 22/08/2019, 14:05 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta pihak terkait menjelaskan secara terbuka penyebab ricuh yang melibatkan mahasiswa papua dan sejumlah ormas KOMPAS.com/RAKHMAT NUR HAKIMWakil Presiden Jusuf Kalla meminta pihak terkait menjelaskan secara terbuka penyebab ricuh yang melibatkan mahasiswa papua dan sejumlah ormas

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla memastikan kendala lahan yang terjadi dalam pembangunan kampus Universitas Islam Internasional Indonesia ( UIII) tidak akan berpengaruh terhadap penerimaan mahasiswa baru.

"Ya insya Allah tidak akan (berpengaruh terhadap penerimaan mahasiswa baru). Kita lihat tadi asramanya sudah bisa selesai, toh pada penerimaan pertama 500 (mahasiswa), bertahap kan. Tidak sekaligus," ujar Kalla usai meninjau kampus UIII Depok, Kamis (22/8/2019).

Baca juga: Wapres Kalla: Renovasi Tak Ubah Bangunan Istiqlal, hanya Mempercantik

Tidak hanya asrama, kata dia, dari hasil peninjauannya juga dapat terlihat bahwa ruang kuliah dan ruang dosen bisa segera rampung.


Ditambah lagi, kompleks kampus UIII ini berkonsep green, yang artinya luas bangunan hanya20 persen dari luas lahan, sisanya adalah taman dan perairan.

"Jadi betul-betul ini konsep yang bagus," ujar Kalla.

Baca juga: Kalla Desak Ridwan Kamil dan Mohammad Idris Selesaikan Persoalan Lahan UIII

Sebelumnya, dalam peninjauannya, Kalla menyebutkan bahwa progres pembangunan kampus tersebut sudah baik.

Namun dalam pembangunannya, terdapat kendala lahan sehingga ia meminta Gubernur Jawa Barat dan Wali Kota Depok untuk segera menerbitkan Surat Keputusan (SK) untuk penertiban lahan tersebut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X