Kompas.com - 22/08/2019, 11:42 WIB
Duta Besar Indonesia untuk Malaysia Rusdi Kirana saat ditemui di Hotel Pullman Miri, Serawak, Malaysia, Jumat (16/3/2018). KOMPAS.com/ PRAMDIA ARHANDO JULIANTODuta Besar Indonesia untuk Malaysia Rusdi Kirana saat ditemui di Hotel Pullman Miri, Serawak, Malaysia, Jumat (16/3/2018).
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar tak mempermasalahkan mundurnya Rusdi Kirana dari keanggotaan di partainya.

Selama ini Rusdi Kirana yang saat ini menjabat duta besar RI untuk Malaysia juga dikenal sebagai pengusaha yang mendirikan Lion Air.

Muhaimin menyadari Rusdi merupakan sosok politisi sekaligus pengusaha yang telah berkontribusi besar bagi PKB.

Namun, ia memastikan mundurnya Rusdi tak akan mengganggu jalannya roda partai.

"Ya sejak 2015 dia (enggak aktif), enggak masalah (bagi PKB). Sudah empat tahun dia enggak aktif," ujar Muhaimin, Kamis (22/8/2019).

Baca juga: Rusdi Kirana Mundur Tanpa Masalah, PKB Mengaku Kehilangan

Pria yang akrab disapa Cak Imin ini juga memastikan pendanaan PKB tak terganggu dengan mundurnya Rusdi dari partai.

Ia menambahkan, Rusdi tak pernah mengabari kegiatannya sejak dilantik sebagai Duta Besar RI untuk Malaysia pada 2015.

Saat ditanya apakah Rusdi akan mengikuti jejak anaknya yang bergabung ke Partai Nasdem, Muhaimin mengatakan tak ada hubungannya dengan itu.

"Kan jauh sebelum itu. (Rusdi tidak aktif) sejak 2015. Anaknya 2018 (baru Masuk Nasdem)," ucap Muhaimin.

Rusdi Kirana diketahui telah memutuskan mundur dari PKB kemarin, Rabu (21/8/2019).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X