Menko Polhukam Bertolak ke Papua Rabu Malam Ini

Kompas.com - 21/08/2019, 16:40 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto memberikan keterangan pers tentang situasi keamanan terkait penetapan hasil rekapitulasi Pemilu 2019, di Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (21/5/2019). Wiranto mengatakan terdapat rencana inskonstitusional dalam agenda aksi unjuk rasa pada Rabu (22/5/2019) untuk menolak hasil rekapitulasi suara Pilpres 2019 yang dilakukan KPU. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/nz.
ANTARA FOTO/Aprillio AkbarMenteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto memberikan keterangan pers tentang situasi keamanan terkait penetapan hasil rekapitulasi Pemilu 2019, di Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (21/5/2019). Wiranto mengatakan terdapat rencana inskonstitusional dalam agenda aksi unjuk rasa pada Rabu (22/5/2019) untuk menolak hasil rekapitulasi suara Pilpres 2019 yang dilakukan KPU. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/nz.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto, menyatakan akan berangkat ke Papua malam ini.

"Berangkat malam ini, berangkat," ujar Wiranto di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Rabu (21/8/2019).

Ketika ditanya seputar kegiatannya di Papua nanti, Wiranto enggan menjawab dan hanya melambaikan tangan ketika hendak masuk ke kantornya.

Baca juga: Polri Nyatakan Komitmen Usut Dugaan Aksi Diskriminasi ke Mahasiswa Papua

Seperti diberitakan, aksi solidaritas Papua digelar di berbagai kota di Provinsi Papua dan Papua Barat, seperti yang terjadi di Manokwari, Jayapura dan Sorong, Senin (19/8/2019).

Di Manokwari dan Sorong sempat terjadi kericuhan. Di Manokwari, massa membakar gedung DPRD setempat dan memblokade jalan. Namun, aparat keamanan dapat mengendalikan situasi. 

Di Sorong juga sempat terjadi kerusuhan. Situasi di Manokwari, Sorong, dan Jayapura, sudah kondusif dan kegiatan masyarakat sudah mulai berjalan normal.

Aksi unjuk rasa ini merupakan dampak dugaan perlakuan diskriminatif dan tidak adil yang dialami mahasiswa asal Papua di Surabaya, Malang dan Semarang, dalam beberapa waktu terakhir.

Baca juga: Duduk Perkara Kerusuhan di Fakfak dan Timika

Terakhir, kerusuhan juga tarjadi di Fakfak, Papua Barat dan Timika, Papua. Di sejumlah titik terjadi konsentrasi massa. 

Di Timika, massa melempar batu karena kecewa terlalu lama menunggu Ketua DPRD Mimika dan Bupati Mimika yang diharapkan dapat menemui pendemo.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X