Kompas.com - 21/08/2019, 13:44 WIB
Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi Syafruddin saat meluncurkan program double degree peningkatan kapasitas ASN dalam mendukung reformasi birokrasi, Rabu (21/8/2019). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DMenteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi Syafruddin saat meluncurkan program double degree peningkatan kapasitas ASN dalam mendukung reformasi birokrasi, Rabu (21/8/2019).
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com- Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi meluncurkan program double degree peningkatan kapasitas ASN dalam mendukung reformasi birokrasi.

Menpan RB Syafruddin mengatakan, lewat program tersebut ASN terpilih dapat menimba ilmu di dalam dan luar negeri melalui empat perguruan tinggi ternama yaitu Univeristas Indonesia, Universitas Hasanuddin, University of Melbourne, dan Victoria University of Wellington.

"Salah solusi terbaik yang diinisiasi Kemenpan RB adalah membangun kerja sama double degree untuk pengembangan kapasitas sumber daya manusia aparatur negara yang unggul," kata Syafruddin dalam acara peluncuran program tersebut, Rabu (21/8/2019).

Baca juga: Lebih dari 2 Juta Orang ASN Indonesia Belum Sarjana

Syafruddin menjelaskan, ASN terpilih akan menjalani program pendidikan selama dua tahun baik di dalam dan luar negeri melalui keempat kampus tersebut.

Syafruddin menyebut, para ASN akan dikirim untuk mempelajari administrasi pemerintahan, kebijakan publik, reformasi sektor publik, dan ekonomi.

"Ini baru memulai, tidak hanya terhenti dengan empat universitas tapi kalau perlu seluruh seluruh universitas di Indonesia jadi think-thank dapurnya sumber daya masyarakat Indonesia, khususnya aparat sipil negara," ujar Syafruddin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Menpan RB: ASN di Papua Tak Terimbas Aksi Demo

Syafruddin menuturkan, biaya pendidikan ASN tersebut nantinya akan disponsori penuh oleh negara lewat Lembaga Penyalur Dana Pendidikan.

Syafruddin berharap, ASN yang mengikuti program tersebut diharapkan dapat menjadi agen reformasi yang paham isu dan masalah internal serta perkembangan paradigma reformasi birokrasi di dunia.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jepang Peringatkan Warganya soal Ancaman Teror di Indonesia, BIN: Kami Antisipasi

Jepang Peringatkan Warganya soal Ancaman Teror di Indonesia, BIN: Kami Antisipasi

Nasional
Jokowi Divonis Melawan Hukum soal Polusi Udara, Pemerintah Tunggu Kajian KLHK

Jokowi Divonis Melawan Hukum soal Polusi Udara, Pemerintah Tunggu Kajian KLHK

Nasional
Kemenkes: Indonesia Kini Miliki 245,7 Juta Vaksin Covid-19

Kemenkes: Indonesia Kini Miliki 245,7 Juta Vaksin Covid-19

Nasional
[POPULER NASIONAL] Panglima TNI Mutasi dan Promosi 150 Pati | Keterbukaan Krisdayanti soal Gaji Diapresiasi

[POPULER NASIONAL] Panglima TNI Mutasi dan Promosi 150 Pati | Keterbukaan Krisdayanti soal Gaji Diapresiasi

Nasional
Ini Konstruksi Perkara Suap di Kabupaten Hulu Sungai Utara

Ini Konstruksi Perkara Suap di Kabupaten Hulu Sungai Utara

Nasional
Kasus Pengadaan Lahan di Munjul, KPK Dalami Dugaan Pemberian Barang

Kasus Pengadaan Lahan di Munjul, KPK Dalami Dugaan Pemberian Barang

Nasional
OTT di Kabupaten Hulu Sungai Utara, KPK Amankan Uang Rp 345 Juta

OTT di Kabupaten Hulu Sungai Utara, KPK Amankan Uang Rp 345 Juta

Nasional
1,6 Juta Vaksin Pfizer Tiba di Indonesia, Didistribusikan ke 5 Provinsi

1,6 Juta Vaksin Pfizer Tiba di Indonesia, Didistribusikan ke 5 Provinsi

Nasional
Dinyatakan Bersalah Atas Polusi Udara di Ibu Kota, Ini Hukuman Untuk Jokowi, Menteri LHK, Mendagri hingga Menkes

Dinyatakan Bersalah Atas Polusi Udara di Ibu Kota, Ini Hukuman Untuk Jokowi, Menteri LHK, Mendagri hingga Menkes

Nasional
KPK Tahan 3 Tersangka Suap di Kabupaten Hulu Sungai Utara

KPK Tahan 3 Tersangka Suap di Kabupaten Hulu Sungai Utara

Nasional
OTT di Hulu Sungai Utara, KPK Tetapkan Plt Kadis PUPRT dan 2 Pihak Swasta Tersangka

OTT di Hulu Sungai Utara, KPK Tetapkan Plt Kadis PUPRT dan 2 Pihak Swasta Tersangka

Nasional
Politik Dinasti sebagai Komorbid Demokrasi

Politik Dinasti sebagai Komorbid Demokrasi

Nasional
Komisioner Harap Jokowi Pakai Rekomendasi Komnas HAM Sikapi Persoalan TWK KPK

Komisioner Harap Jokowi Pakai Rekomendasi Komnas HAM Sikapi Persoalan TWK KPK

Nasional
KPK Tetapkan Plt Kadis PUPRT Kabupaten Hulu Sungai Utara Kalsel Tersangka Suap

KPK Tetapkan Plt Kadis PUPRT Kabupaten Hulu Sungai Utara Kalsel Tersangka Suap

Nasional
Alex Noerdin Tersangka, Fraksi Golkar Akan Bicarakan Nasibnya di DPR

Alex Noerdin Tersangka, Fraksi Golkar Akan Bicarakan Nasibnya di DPR

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.