Kompas.com - 17/08/2019, 09:10 WIB
Presiden Joko Widodo mengukuhkan 68 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang akan bertugas pada upacara kemerdekaan ke-74 Republik Indonesia, 17 Agustus 2019 mendatang. Pengukuhan dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta,  Kamis (15/8/2019) siang. KOMPAS.com/IhsanuddinPresiden Joko Widodo mengukuhkan 68 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang akan bertugas pada upacara kemerdekaan ke-74 Republik Indonesia, 17 Agustus 2019 mendatang. Pengukuhan dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/8/2019) siang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang bertugas mengibarkan bendera Merah Putih pada upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu (17/8/2019) pagi, di Istana Presiden Jakarta, telah ditetapkan.

Berdasarkan siaran pers resmi Istana, Tim Merah, demikian nama yang disematkan, didaulat untuk bertugas pada upacara tersebut.

Salma El Mutafaqqiha Putri Achzaabi yang merupakan perwakilan dari Provinsi Jawa Tengah terpilih sebagai pembawa bendera Merah Putih.

Salma, kelahiran Malang, 16 Desember 2002, adalah putri dari Achmad Aswin Achzaab dan Nurisah. Saat ini, ia menempuh pendidikan di SMA Pradita Dirgantara.

Baca juga: Anggota Paskibraka Putri Batal Pakai Celana Panjang

Tiga pengibar bendera lainnya ialah Rafi Ahmad Falah sebagai Komandan Kelompok 8 yang mewakili Provinsi Banten.

Rayhan Alfaro Ferdinand Siregar sebagai pembentang bendera yang mewakili Provinsi DKI Jakarta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kemudian Rangga Wirabrata Mahardika sebagai pengerek bendera yang mewakili Provinsi Jawa Barat.

Sementara itu, Kolonel Laut (P) Hariyo Poernomo didapuk menjadi komandan upacara

Pria kelahiran Jakarta, 31 Juli 1976, ini merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut tahun 1997. Saat ini ia menjabat sebagai Kepala Departemen Strategi Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal).

Baca juga: Presiden Jokowi Kukuhkan 68 Anggota Paskibraka 2019

Bertindak sebagai komandan kompi Paskibraka ialah Kapten Infanteri Ar Razi Furqon Darya.

Saat ini pria kelahiran Rantau Prapat, 8 Januari 1988 itu bertugas sebagai Komandan Kompi Senapan A Batalyon Infanteri Raider 500, Sikatan, Kodam V Brawijaya.

Adapun bertindak sebagai perwira upacara ialah Brigadir Jenderal TNI Syafruddin. Lahir di Wajo, 3 Agustus 1964, saat ini menjabat sebagai Kepala Staf Garnisun Tetap I Jakarta.

Ia merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1989.

Untuk memeriahkan HUT ke-74 Kemerdekaan Indonesia, Istana Kepresidenan memajang dua mobil era Presiden ke-2 Soeharto.   Pantauan Kompas.com, mobil tersebut dipajang di dekat pintu masuk ke Istana Negara, Jakarta, Sabtu (17/8/2019) pagi.  Mobil yang pernah digunakan Soeharto itu merupakan sedan Cadillac tipe Fleetwood Brougham. Mobil Soeharto Untuk memeriahkan HUT ke-74 Kemerdekaan Indonesia, Istana Kepresidenan memajang dua mobil era Presiden ke-2 Soeharto. Pantauan Kompas.com, mobil tersebut dipajang di dekat pintu masuk ke Istana Negara, Jakarta, Sabtu (17/8/2019) pagi. Mobil yang pernah digunakan Soeharto itu merupakan sedan Cadillac tipe Fleetwood Brougham.
Paskibraka 2019 yang anggotanya berasal dari perwakilan masing-masing provinsi di Indonesia sebelumnya telah dikukuhkan oleh Presiden Joko Widodo pada Kamis (15/8/2019) lalu.

Sebanyak 68 pemuda telah mengucapkan Ikrar Putra Indonesia dan siap untuk menjalankan tugasnya pagi ini.

Upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia sendiri akan dimulai pukul 10.00 WIB. Namun sebelum itu, acara hiburan telah disiapkan untuk para tamu undangan.

 

Kompas TV Merah putih memiliki banyak makna. Dalam istilah Austronesia, merah berarti bumi dan putih berarti langit. Nah, Sang Saka Merah Putih memiliki arti keberanian para pahlawan melawan penjajah dan kesucian niat para pahlawan. Sebelum megah berkibar seperti sekarang, bendera merah putih Indonesia awalnya dijahit oleh Ibu Fatmawati dengan bahan kain katun Jepang. Bendera itu dikibarkan saat pembacaan teks proklamasi oleh Presiden Soekarno di Jalan Pegangsaan Timur. Namun, saat bendera itu mulai robek, diganti dengan replika berbahan kain sutra. Hingga hari ini, Sang Saka Merah Putih berkibar di seluruh pantai Indonesia. Makin bangga jadi orang Indonesia. #benderamerahputih #hut74ri #17agustus
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Capres 2024, Paloh: Masih Digodok di Internal, Perlu Lobi-lobi

Soal Capres 2024, Paloh: Masih Digodok di Internal, Perlu Lobi-lobi

Nasional
Wapres: Pemerintah Dorong Penelitian Bahan Baku Substitusi Produk Halal

Wapres: Pemerintah Dorong Penelitian Bahan Baku Substitusi Produk Halal

Nasional
MK Tolak Permohonan Uji Formil UU tentang Kebijakan Keuangan Negara Dalam Penanganan Pandemi

MK Tolak Permohonan Uji Formil UU tentang Kebijakan Keuangan Negara Dalam Penanganan Pandemi

Nasional
Arus Perubahan Kian Cepat, Panglima TNI: Soliditas TNI-Polri Sangat Penting

Arus Perubahan Kian Cepat, Panglima TNI: Soliditas TNI-Polri Sangat Penting

Nasional
Dengan Ketentuan Terbaru, Liburan ke Bali 2 Malam Bisa Pakai 1 Tes PCR

Dengan Ketentuan Terbaru, Liburan ke Bali 2 Malam Bisa Pakai 1 Tes PCR

Nasional
Maknai Ikrar Sumpah Pemuda, Gus Muhaimin Tekankan Generasi Muda Harus Kreatif dan Inovatif

Maknai Ikrar Sumpah Pemuda, Gus Muhaimin Tekankan Generasi Muda Harus Kreatif dan Inovatif

Nasional
Peraturan PCR 3x24 Jam Sebelum Naik Pesawat Hanya Berlaku 27 Oktober-1 November, Ini Penjelasannya

Peraturan PCR 3x24 Jam Sebelum Naik Pesawat Hanya Berlaku 27 Oktober-1 November, Ini Penjelasannya

Nasional
Wapres Akui Pemerintah Masih Hadapi Masalah Soal Penyiapan SDM Ekonomi Syariah

Wapres Akui Pemerintah Masih Hadapi Masalah Soal Penyiapan SDM Ekonomi Syariah

Nasional
PCR sebagai Syarat Perjalanan Belum Berlaku untuk Semua Moda Transportasi

PCR sebagai Syarat Perjalanan Belum Berlaku untuk Semua Moda Transportasi

Nasional
Presiden Jokowi Ingin Rivalitas di Asia Timur Diakhiri

Presiden Jokowi Ingin Rivalitas di Asia Timur Diakhiri

Nasional
Soal Isu Perombakan Kabinet, Surya Paloh: Enggak Terlalu Penting, untuk Apa 'Reshuffle'?

Soal Isu Perombakan Kabinet, Surya Paloh: Enggak Terlalu Penting, untuk Apa "Reshuffle"?

Nasional
Ketua MPR: Kita Tidak Maju kalau Setiap Pergantian Pimpinan Nasional Terjadi Perubahan Haluan

Ketua MPR: Kita Tidak Maju kalau Setiap Pergantian Pimpinan Nasional Terjadi Perubahan Haluan

Nasional
Tingkat Kepatuhan Pakai Masker di Tempat Wisata Bali dan Kepri Rendah, Satgas Ingatkan Vaksinasi Belum 100 Persen

Tingkat Kepatuhan Pakai Masker di Tempat Wisata Bali dan Kepri Rendah, Satgas Ingatkan Vaksinasi Belum 100 Persen

Nasional
Jokowi: Kebebasan Individu Dijamin Konstitusi, tapi Ada Kepentingan Bersama

Jokowi: Kebebasan Individu Dijamin Konstitusi, tapi Ada Kepentingan Bersama

Nasional
PCR Akan Diwajibkan di Semua Moda Transportasi, Anggota DPR: Harusnya Digratiskan

PCR Akan Diwajibkan di Semua Moda Transportasi, Anggota DPR: Harusnya Digratiskan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.