Saksikan, Program Spesial Hari Kemerdekaan RI di Kompas TV

Kompas.com - 16/08/2019, 18:32 WIB
Program spesial Kompas TV di Hari Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2019. KOMPAS TVProgram spesial Kompas TV di Hari Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2019.

JAKARTA, KOMPAS.com – Menyambut Ulang Tahun ke-74 Republik Indonesia, Sabtu (17/8/2019), KompasTV telah menyiapkan sederet rangkaian program spesial Hari Kemerdekaan.

Program spesial HUT ke-74 RI tersebut meliputi Kompas Pagi Spesial Kemerdekaan, Program Khusus 74 Tahun Merdeka Merajut Indonesia, Sapa Kemerdekaan, Kompas Petang dan Sapa Indonesia Malam Spesial Kemerdekaan dan akan tayang mulai pagi hingga malam hari.

General Manager Programming KompasTV P Arief Prihantoro mengatakan, "Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia merupakan momen penting dan bersejarah bagi warga Indonesia, maka dari itu KompasTV turut meramaikannya dengan sejumlah rangkaian program spesial. Harapannya program-program yang telah kami persiapkan ini dapat memberikan informasi yang inspiratif, dan memberikan edukasi tentang nilai-nilai sejarah bagi para pemirsa."

Kompas Pagi Spesial Kemerdekaan akan menjadi program awal yang akan menemani pemirsa di pagi hari sejak pukul 04.30 WIB.

Adapun Laporan Khusus "74 Tahun Merdeka - Merajut Kembali Indonesia" akan mengudara mulai pukul 07.00 WIB dengan menampilkan keseluruhan jalannya Upacara Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI secara langsung dari Istana Negara RI hingga laporan situasi terkini bendera pusaka yang diarak dari Monas menuju ke Istana Negara.

Tidak hanya itu, akan ada perbincangan menarik yang dibawakan langsung oleh para presenter KompasTV bersama dengan Yudi Latif, cendekiawan dan mantan Kepala Pembinaan Ideologi Pancasila; Joseph Osdar selaku wartawan senior Istana Negara; politisi Inayah Wahid; dan para Komika yang peduli isu-isu politik, seperti Sakdiyah Ma'ruf serta Arie Kriting.

Program lain yang tak kalah menarik adalah Sapa Kemerdekaan, hadir pukul 13.00 WIB dengan mengusung konsep pesta rakyat bernuansa 17-an khas Indonesia bertema #SEINDONESIA17AN.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bekerja sama dengan Kopassus TNI AD, program ini akan menampilkan berbagai perlombaan 17-an, talkshow inspiratif, serta penampilan dari grup band The Bagindas, Selvi Kitty, Kesenian Kebumen, dan gagahnya aksi anggota Kopassus yang tergabung dalam olahraga sparko dan Merpati Putih.

Pada pukul 16.00 WIB, akan ada Liputan Khusus Upacara Detik-detik Penurunan Bendera HUT ke-74 Republik Indonesia langsung dari Istana Negara RI.

Berikutnya akan ada program Kompas Petang Spesial Kemerdekaan pukul 18.00 WIB bersama dengan dosen Universitas Islam Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto dan Ketua Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia Albertus Patty.

Sapa Indonesia Malam Spesial Kemerdekaan pukul 19.00 WIB akan mengangkat tema perbincangan yang tengah hangat terkait obat penyembuh kanker temuan siswa SMA 2 Palangkaraya. Program ini akan menampilkan Menteri Kesehatan Nila F Moeloek sebagai narasumber.

Seluruh rangkaian program HUT ke-74 RI ini akan hadir menemani pemirsa di rumah dalam momen peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Jangan sampai terlewatkan program-program spesial HUT ke-74 RI yang inspiratif, berwawasan, dan edukatif besok, hanya di KompasTV Independen Terpercaya!

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aturan Lengkap Protokol Kesehatan PON XX Papua dalam Inmendagri 46/2021

Aturan Lengkap Protokol Kesehatan PON XX Papua dalam Inmendagri 46/2021

Nasional
Fadjroel: Perdebatan soal Perpanjangan Masa Jabatan Presiden Tak Boleh Dihentikan

Fadjroel: Perdebatan soal Perpanjangan Masa Jabatan Presiden Tak Boleh Dihentikan

Nasional
1 Hari Jelang Pemberhentian Pegawai KPK Tak Lolos TWK, Akankah Jokowi Bersikap?

1 Hari Jelang Pemberhentian Pegawai KPK Tak Lolos TWK, Akankah Jokowi Bersikap?

Nasional
[POPULER NASIONAL] Tiga Patung Penumpas G30S/PKI Dibongkar Penggagas | Nadiem: Tutup Sekolah Salah, Buka Sekolah Salah

[POPULER NASIONAL] Tiga Patung Penumpas G30S/PKI Dibongkar Penggagas | Nadiem: Tutup Sekolah Salah, Buka Sekolah Salah

Nasional
Gonjang-ganjing di KPK, Kemerosotan Kepercayaan Publik, dan Ketidaktegasan Sikap Jokowi

Gonjang-ganjing di KPK, Kemerosotan Kepercayaan Publik, dan Ketidaktegasan Sikap Jokowi

Nasional
Pegawai Nonaktif KPK Konsolidasikan Rencana Perekrutan Jadi ASN Polri

Pegawai Nonaktif KPK Konsolidasikan Rencana Perekrutan Jadi ASN Polri

Nasional
Jelang Diberhentikan, 14 Pegawai Nonaktif KPK Diduga Alami Peretasan

Jelang Diberhentikan, 14 Pegawai Nonaktif KPK Diduga Alami Peretasan

Nasional
Panglima TNI Berharap PON XX Papua Berjalan Lancar

Panglima TNI Berharap PON XX Papua Berjalan Lancar

Nasional
Bakal Rekrut 56 Pegawai Nonaktif KPK, Kapolri Sebut untuk Tangani Tipikor

Bakal Rekrut 56 Pegawai Nonaktif KPK, Kapolri Sebut untuk Tangani Tipikor

Nasional
Satgas: Penyelenggaraan Konser Bergantung pada Kebijakan Pemda

Satgas: Penyelenggaraan Konser Bergantung pada Kebijakan Pemda

Nasional
Komnas HAM Belum Terima Konfirmasi Istana soal Pertemuan dengan Jokowi Terkait Polemik TWK

Komnas HAM Belum Terima Konfirmasi Istana soal Pertemuan dengan Jokowi Terkait Polemik TWK

Nasional
Kapolri Sebut Presiden Jokowi Setuju 56 Pegawai Nonaktif KPK Direkrut Jadi ASN Polri

Kapolri Sebut Presiden Jokowi Setuju 56 Pegawai Nonaktif KPK Direkrut Jadi ASN Polri

Nasional
BKKBN Tunggu Proses Hukum Kasus Dugaan Penipuan Terkait Jabatan yang Dialami Mantan Kolonel TNI AU

BKKBN Tunggu Proses Hukum Kasus Dugaan Penipuan Terkait Jabatan yang Dialami Mantan Kolonel TNI AU

Nasional
Kapolri Bakal Rekrut 56 Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK Jadi ASN Polri

Kapolri Bakal Rekrut 56 Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK Jadi ASN Polri

Nasional
Pilih Nyemplung Menanam Mangrove, Jokowi: Masak Saya Sendiri di Darat, Kan Nggak Lucu...

Pilih Nyemplung Menanam Mangrove, Jokowi: Masak Saya Sendiri di Darat, Kan Nggak Lucu...

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.