Prabowo Bertemu Ketum PPP, Pengamat: Tak Mungkin Rekonsiliasi Hanya dengan Jokowi-Mega

Kompas.com - 16/08/2019, 13:55 WIB
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto saat bertemu dengan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa, di kediaman pribadinya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (15/8/2019). KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTOKetua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto saat bertemu dengan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa, di kediaman pribadinya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (15/8/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Adi Prayitno menilai pertemuan antara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Pelaksana tugas Ketua Umum PPP Soeharso Monoarfa sebagai bentuk rekonsiliasi dengan parpol pengusung Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

"Saya melihat keduanya bertemu karena Prabowo ingin menyelesaikan tugas rekonsiliasi dengan semua parpol yang memang bersebrangan selama Pemilu 2019," ujar Adi kepada Kompas.com, Jumat (16/8/2019).

Diketahui, pada Pilpres 2019 lalu, PPP dan Gerindra memang memiliki sikap politik yang berbeda.

Baca juga: Gerindra Dinilai Akan Raih Keuntungan Elektabilitas jika Koalisi dengan PPP di Pilkada 2020

Partai berlambang Kabah itu tergabung dalam koalisi pendukung pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Sementara Gerinda mengusung pasangan Prabowo-Sandiaga Uno.

Adi menuturkan, Prabowo juga ingin menjelaskan pertemuanya dengan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri pada Rabu (24/7/2019).

Pengamat politik Adi Prayitno saat acara diskusi bertajuk Analisis Hasil Survei: Mengapa Bisa Beda?, di Upnormal Coffee, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (26/3/2019).KOMPAS.com/Devina Halim Pengamat politik Adi Prayitno saat acara diskusi bertajuk Analisis Hasil Survei: Mengapa Bisa Beda?, di Upnormal Coffee, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (26/3/2019).

Kemudian Prabowo hadir pada pembukaan Kongres V PDI-P di Hotel Grand Inna Bali Beach, Sanur, Bali, Kamis (8/8/2019).

"Prabowo ini punya kepentingan untuk menyampaikan kedekatannya dengan Jokowi dan Megawati. Minimal ada pemahaman yang sama bahwa Gerindra ingin membangun Indonesia bersama, apapun sikap politiknya, baik koalisi atau oposisi. Kan tidak mungkin rekonsiliasi hanya selesai dengan Jokowi dan Megawati saja," paparnya.

Baca juga: Gerindra dan PPP Bahas Kemungkinan Koalisi di Pilkada 2020

Maka dari itu, Adi berharap Prabowo juga bertemu dengan Ketua Umum parpol pengusung Jokowi-Ma'ruf lainnya, di antaranya dari Golkar, Nasdem, dan PKB.

"Prabowo juga perlu memberikan penjelasan ke partai koalisi pemerintah seperti apa kedekatanya dengan Jokowi dan Megawati. Hal itu diharapkan simbol oposisi juga lebur bersama dan tidak ada kecemburuan politik," tutur Adi.

Baca juga: Ketum PPP Sebut Prabowo Punya Pemikiran Ekonomi Relevan dengan Pemerintah

Sebelumnya, Prabowo dan Soeharso bertemu di kediaman Ketum Gerindra tersebut di Jalan Kertangera, Jakarta Selatan, Kamis (15/8/2019).

Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam itu, Prabowo didampingi tiga Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, yakni Edhy Prabowo, Sufmi Dasco Ahmad dan Sugiono.

Sementara, Suharso didampingi oleh Sekjen PPP Arsul Sani dan Wakil Ketua Umum PPP Mardiono.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X