Jokowi Ingin Indonesia Bangun Industri Mobil Listrik Sendiri

Kompas.com - 16/08/2019, 12:09 WIB
Presiden Joko Widodo dengan baju adat suku Sasak NTB menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka HUT Ke-74 Kemerdekaan RI dalam Sidang Bersama DPD-DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2019). SIGID KURNIAWANPresiden Joko Widodo dengan baju adat suku Sasak NTB menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka HUT Ke-74 Kemerdekaan RI dalam Sidang Bersama DPD-DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo ingin meningkatkan pengembangan mobil listrik di Indonesia.

Tak hanya penggunaannya, ia juga ingin Indonesia membangun industri mobil listrik sendiri.

"Kita sudah mulai membuka ruang pengembangan mobil listrik tapi kita ingin lebih dari itu. Kita ingin membangun industri mobil listrik sendiri," ujar Jokowi dalam pidato kenegaraan di sidang bersama DPD dan DPR RI, Jakarta, Jumat (16/8/2019).

Jokowi mengatakan, pelaku industri harus berani melakukan ekspansi seluas-luasnya.


Tak hanya bermain di pasar dalam negeri, tapi juga merambah pasar global.

Baca juga: Naskah Lengkap Pidato Kenegaraan 2019 Presiden Jokowi

Produk dalam negeri harus mampu membanjiri pasar regional dan global.

Jokowi juga mendorong para pengusaha dan BUMN berani menjadi pemain kelas dunia.

"Sekali lagi, kita harus semakin ekspansif, from local to global," kata Jokowi.

Jokowi menambahkan, talenta yang dimiliki SDM Indonesia harus memiliki reputasi yang diperhitungkan di dunia internasional.

"Jika kita semua segera serius berbenah bersama, saya yakin kita akan mampu melakukan," kata Jokowi. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X