Jokowi: Kita Tidak Kompromi Aparat yang Ingkari Pancasila

Kompas.com - 16/08/2019, 11:36 WIB
Presiden Joko Widodo dengan baju adat suku Sasak NTB menghadiri Sidang Bersama DPD-DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2019). SIGID KURNIAWANPresiden Joko Widodo dengan baju adat suku Sasak NTB menghadiri Sidang Bersama DPD-DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo ( Jokowi) menegaskan, ia tidak akan berkompromi terhadap aparat negeri ini yang mengingkari Pancasila.

Jokowi mengatakan, kualitas dan kultur aparat harus segera berubah. Ia bahkan mengulang dua kali kalimat "harus segera berubah" yang disampaikannya.

"Kita tidak kompromi aparat yang mengingkari Pancasila, kita tidak kompromi aparat yang tidak melayani tidak turun ke bawah," ujar Jokowi dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Bersama DPD-DPR di Gedung DPR/MPR, Jumat (16/8/2019).

Baca juga: Kata Jokowi, Infrastruktur Harus Mendukung Mitigasi Bencana

Ia mengatakan, peningkatan kualitas dan perubahan kultur aparat itu harus dilakukan oleh aparat negara, birokrat, TNI, Polri, serta pejabat BUMN.

Dalam pidato tersebut, Jokowi juga menyampaikan bahwa negeri ini justru harus mencari dan mengapresiasi aparat yang selalu menebarkan semangat optimistis.

"Aparat yang melakukan smart shortcut dan yang sepenuh hati melayani rakyat," kata dia.

Baca juga: Jokowi: Kita Bisa Lebih dari Itu, Kita Bisa Buat B100!

Saat menyampaikan pidato kenegaraan, Jokowi mengenakan pakaian adat Sasak, Nusa Tenggara Barat yang berwarna keemasan. Ia juga mengenakan tutup kepala serta keris untuk melengkapi kostumnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X