Pidato Kenegaraan, Jokowi Minta Masyarakat Siaga dan Waspada Ketidakpastian Bencana

Kompas.com - 16/08/2019, 10:53 WIB
Suasana Sidang Tahunan MPR yang berlangsung pada Jumat (16/8/2019). KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGSuasana Sidang Tahunan MPR yang berlangsung pada Jumat (16/8/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo ( Jokowi) meminta seluruh masyarakat memiliki sikap siaga dan waspada dalam menghadapi ketidakpastian bencana.

Hal tersebut menjadi salah satu yang disampaikan Jokowi dalam Pidato Kenegaraan 2019 pada Sidang Bersama DPD-DPR di Gedung DPR/MPR, Jumat (16/8/2019).

Jokowi mengatakan, Indonesia merupakan wilayah yang dikelilingi oleh ring of fire, sehingga bencana bisa datang kapan saja tanpa diduga sebelumnya.

"Hampir seluruh wilayah Indonesia merupakan wilayah rentan bencana," kata Jokowi dalam pidatonya.

"Gempa bumi tanah longsor gunung meletus tsunami, kebakaran hutan, banjir. Oleh karena itu sikap sigap dan waspada menghadapi ketidakpastian sangatlah penting," ucap Jokowi.

Baca juga: Jokowi: Sayalah yang Memimpin Lompatan Kemajuan Kita Bersama

Ia mengatakan, kapasitas Indonesia dalam mengelola risiko menghadapi gejolak ekonomi global dan bencana yang tidak terduga harus diperkuat.

Terlebih, karena Indonesia selalu menghadapi bencana alam yang tak pernah dapat diprediksi.

Pembangunan negeri ini, kata dia, harus sensitif terhadap berbagai risiko. Termasuk kesiapan infrastruktur yang mumpuni untuk mendukung mitigasi risiko bencana.

"Masyarakat juga harus waspada dan sadar risiko," kata Jokowi.

Baca juga: Jokowi: Untuk Apa Studi Banding ke Luar Negeri, Bisa Lewat Smart Phone

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Penyebaran Virus Corona, Kemendes PDTT Wajibkan Desa Bentuk Relawan Desa Lawan Covid-19

Cegah Penyebaran Virus Corona, Kemendes PDTT Wajibkan Desa Bentuk Relawan Desa Lawan Covid-19

Nasional
Antisipasi Covid-19 di Lapas, Seharusnya Pemerintah Gunakan Pendekatan Wilayah

Antisipasi Covid-19 di Lapas, Seharusnya Pemerintah Gunakan Pendekatan Wilayah

Nasional
Masker Kain Hanya Tangkal Virus 70 Persen, Masyarakat Diminta Tetap Jaga Jarak

Masker Kain Hanya Tangkal Virus 70 Persen, Masyarakat Diminta Tetap Jaga Jarak

Nasional
Penjelasan Gugus Tugas Covid-19 soal Tiga Jenis Masker dan Penggunaannya

Penjelasan Gugus Tugas Covid-19 soal Tiga Jenis Masker dan Penggunaannya

Nasional
KSP: Pembatasan Sosial Skala Besar Sudah Dijalankan Sejumlah Pemda

KSP: Pembatasan Sosial Skala Besar Sudah Dijalankan Sejumlah Pemda

Nasional
Perangkat Desa Disarankan Lakukan Mitigasi Ekonomi Desa Hadapi Covid-19

Perangkat Desa Disarankan Lakukan Mitigasi Ekonomi Desa Hadapi Covid-19

Nasional
5 Tugas Khusus Perangkat Desa untuk Tanggulangi Covid-19

5 Tugas Khusus Perangkat Desa untuk Tanggulangi Covid-19

Nasional
Istana Sebut Darurat Sipil Diberlakukan jika Ada Kekacauan saat PSBB Diterapkan

Istana Sebut Darurat Sipil Diberlakukan jika Ada Kekacauan saat PSBB Diterapkan

Nasional
PKS Minta Presiden Dengarkan Para Ahli Dalam Tangani Covid-19

PKS Minta Presiden Dengarkan Para Ahli Dalam Tangani Covid-19

Nasional
Masyarakat Didorong Bentuk Relawan Tanggap Covid-19 di Desa

Masyarakat Didorong Bentuk Relawan Tanggap Covid-19 di Desa

Nasional
Pemerintah Mewaspadai Penyebaran Covid-19 Melalui Orang Tanpa Gejala

Pemerintah Mewaspadai Penyebaran Covid-19 Melalui Orang Tanpa Gejala

Nasional
Polemik Pembebasan Napi Koruptor Saat Wabah Covid-19 Merebak

Polemik Pembebasan Napi Koruptor Saat Wabah Covid-19 Merebak

Nasional
Jubir Presiden Ralat Pernyataan: Relaksasi Kredit untuk yang Terdampak Covid-19

Jubir Presiden Ralat Pernyataan: Relaksasi Kredit untuk yang Terdampak Covid-19

Nasional
Mahfud Sebut Koruptor Lebih Bagus Diisolasi di Lapas Ketimbang di Rumah

Mahfud Sebut Koruptor Lebih Bagus Diisolasi di Lapas Ketimbang di Rumah

Nasional
Mahfud: Tak Ada Rencana Pemerintah Beri Remisi atau Pembebasan Bersyarat ke Koruptor

Mahfud: Tak Ada Rencana Pemerintah Beri Remisi atau Pembebasan Bersyarat ke Koruptor

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X