PDI-P Dukung Jokowi Bentuk Kementerian Ekonomi Kreatif dan Investasi

Kompas.com - 14/08/2019, 22:09 WIB
Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Hasto Kristiyanto di sela-sela Kongres V PDI-P, Kamis (8/8/2019).KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Hasto Kristiyanto di sela-sela Kongres V PDI-P, Kamis (8/8/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto menyatakan, PDI-P mendukung rencana Presiden Joko Widodo membentuk dua kementerian baru, yakni Kementerian Ekonomi Kreatif dan Investasi.

"Apa yang diputuskan Presiden Jokowi sejalan dengan hasil keputusan Kongres V partai, khususnya terkait dengan desain DPP dan desain kabinet yang senapas. Dimana struktur partai juga memasukkan Ketua Bidang Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital, dan Ketua Bidang Industri dan Investasi," papar Hasto melalui keterangan tertulis, Rabu (14/8/2019).

Baca juga: Paloh: Prananda Anak Saya Memang Gagah, tetapi Tak Cocok Jadi Menteri

Hasto mengatakan, pembentukan dua kementerian baru itu dapat memperkuat kedaulatan Indonesia di bidang ekonomi.


Ia pun menilai, pembentukan dua kementerian itu sejalan dengan visi dan misi PDI-P untuk memberdayakan para pemuda di sektor ekonomi. Terlebih, PDI-P banyak mendapat dukungan dari kaum muda.

Hal itu terlihat dari sejumlah kepala daerah dan anggota legislatif dari PDI-P yang diisi oleh tokoh-tokoh muda.

"Dengan ruang kepemimpinan muda yang lahir melalui proses rekrutmen dan pendidikan kader tersebut, maka partai menyatakan kesiapannya untuk jemput bola atas kebijakan pemerintah yang pro terhadap kaum muda Indonesia untuk berkreasi," kata Hasto.

Baca juga: Tak Hanya Calon Menteri Jokowi, Ini 4 Menteri Dunia Berusia di Bawah 30 Tahuno


Karenanya, Hasto menyarankan kepada pemerintah untuk menyiapkan infrastruktur dan ekosistem ekonomi digital yang kondusif untuk mendukung pembentukan dua kementerian itu.

"PDI-P berpandangan pentingnya dibangun inbound logistic melalui penguatan infrastruktur digital secara terintegrasi, penguatan manajemen, pemasaran. Dan juga kemampuan produksi dengan menerapkan teknologi proses yang paling tepat yang berpijak pada daya inovasi para pemuda Indonesia," papar Hasto..

Sebelumnya diberitakan, Presiden Jokowi hendak membentuk dua kementerian dalam kabinetnya mendatang. Keduanya ialah Kementerian Ekonomi Kreatif dan Kementerian Investasi.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X