KILAS

DPR: Pengamanan Sidang Bersama Jadi Prioritas

Kompas.com - 14/08/2019, 19:41 WIB
Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar menegaskan pengamanan pada Sidang Tahunan MPR RI, Sidang Bersama DPR RI-DPD RI, dan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia sudah disiapkan. Dok. Humas DPR RISekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar menegaskan pengamanan pada Sidang Tahunan MPR RI, Sidang Bersama DPR RI-DPD RI, dan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia sudah disiapkan.

KOMPAS.comDPR RI beserta seluruh instansi terkait lainnya siap menyelenggarakan Sidang Tahunan MPR RI, Sidang Bersama DPR RI-DPD RI, dan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia yang akan diselenggarakan pada Agustus 2019 mendatang.

Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar mengatakan, segala sesuatunya sudah siap dengan berbagai skenario penanganan.

Hal itu diungkapkan Indra usai memimpin Rapat Koordinasi dengan jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Perusahaan Air Minum, Perusahaan Listrik Negara, Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Intelijen Strategis (BAIS), dan jajaran instansi lainnya di Ruang Abdul Muis, Gedung Nusantara DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (13/8/2019).

Baca juga: Menurut Ketua DPR, Penambahan Kursi Pimpinan MPR Belum Diperlukan

“Hari ini kami melakukan rapat koordinasi terakhir dengan seluruh instansi yang berkaitan dengan persiapan acara Sidang Tahunan, Sidang Bersama MPR-DPR-DPD RI dan Pidato Presiden RI pada 16 Agustus 2019 mendatang,” jelas Indra melalui rilis tertulis, Rabu (14/8/2019).

Terkait hal itu, lanjutnya, seluruh instansi menyatakan sudah siap mem-back up Sidang Tahunan MPR RI, Sidang Bersama DPR RI-DPD RI dan Pidato Kenegaraan Presiden RI yang hampir mencapai 10.000 undangan.

“Jadi, memang kami perlu cermat dalam pengamanan sidang-sidang ini. Mengingat, dalam hajatan besar ini hampir seluruh pimpinan tertinggi negara akan hadir, baik para duta besar negara sahabat maupun jajaran kabinet,” ujar Indra.

Baca juga: Pemerintah dan DPR Dinilai Tak Perlu Buru-buru soal RUU Keamanan Siber

Selain itu, Indra menyatakan secara umum dari TNI dan Polri sudah siap mengantisipasi segala kemungkinan yang bisa saja terjadi.

“Seluruh instansi akan melakukan koordinasi untuk melakukan pembicaraan lebih lanjut jika masih dirasakan ada hal-hal yang kurang,” ungkap Indra.

Untuk itu, Indra mengatakan, pada Rabu (14/8/2019), pihaknya beserta instansi lainnya akan menyelenggarakan geladi kotor dan pada Kamis, (15/8/2019) juga akan menyelenggarakan geladi bersih persiapan acara sidang.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prabowo Bertemu Menhan Austria, Bahas Rencana Pembelian Eurofighter Typhoon

Prabowo Bertemu Menhan Austria, Bahas Rencana Pembelian Eurofighter Typhoon

Nasional
Klaim Pemerintah soal UU Cipta Kerja Perkuat UMKM

Klaim Pemerintah soal UU Cipta Kerja Perkuat UMKM

Nasional
Ini Prediksi Polri soal Puncak Arus Mudik dan Balik Saat Libur Panjang Akhir Oktober

Ini Prediksi Polri soal Puncak Arus Mudik dan Balik Saat Libur Panjang Akhir Oktober

Nasional
Harus Pasang Alat Pacu Jantung Permanen Senilai Ratusan Juta, Perempuan Ini Andalkan JKN-KIS

Harus Pasang Alat Pacu Jantung Permanen Senilai Ratusan Juta, Perempuan Ini Andalkan JKN-KIS

Nasional
Lembaga Eijkman Jelaskan soal Belum Selesainya Uji Klinis Vaksin dari China

Lembaga Eijkman Jelaskan soal Belum Selesainya Uji Klinis Vaksin dari China

Nasional
Diperiksa Lebih dari 8 Jam, Eks Danjen Kopassus Soenarko Dicecar 28 Pertanyaan

Diperiksa Lebih dari 8 Jam, Eks Danjen Kopassus Soenarko Dicecar 28 Pertanyaan

Nasional
Mendagri Sebut Tak Ada Toleransi bagi Pelanggar Aturan Pilkada

Mendagri Sebut Tak Ada Toleransi bagi Pelanggar Aturan Pilkada

Nasional
Satu Tahun Jokowi-Ma'ruf: Kritik atas Munculnya Politik Dinasti

Satu Tahun Jokowi-Ma'ruf: Kritik atas Munculnya Politik Dinasti

Nasional
Satu Tahun Jokowi-Mar'uf, Rapor Merah dari Kelompok Buruh

Satu Tahun Jokowi-Mar'uf, Rapor Merah dari Kelompok Buruh

Nasional
[POPULER NASIONAL] Nama Presiden Joko Widodo Jadi Nama Jalan di UEA | Pernyataan Kontroversial Pemerintah di Setahun Jokowi-Ma'ruf

[POPULER NASIONAL] Nama Presiden Joko Widodo Jadi Nama Jalan di UEA | Pernyataan Kontroversial Pemerintah di Setahun Jokowi-Ma'ruf

Nasional
Sempat Ditunda, Persidangan Jaksa Pinangki Kembali Digelar

Sempat Ditunda, Persidangan Jaksa Pinangki Kembali Digelar

Nasional
#ReformasiDikorupsi hingga #MosiTidakPercaya yang Warnai Setahun Jokowi-Ma'ruf...

#ReformasiDikorupsi hingga #MosiTidakPercaya yang Warnai Setahun Jokowi-Ma'ruf...

Nasional
Setahun Jokowi-Ma'ruf: Pelemahan KPK hingga Vonis Ringan bagi Penyerang Novel

Setahun Jokowi-Ma'ruf: Pelemahan KPK hingga Vonis Ringan bagi Penyerang Novel

Nasional
Satu Tahun Jokowi-Ma’ruf: Tak Ada Penuntasan Kasus Pelanggaran HAM Berat

Satu Tahun Jokowi-Ma’ruf: Tak Ada Penuntasan Kasus Pelanggaran HAM Berat

Nasional
Satgas Covid-19 Sebut Makin Banyak Pemda yang Abai Protokol Kesehatan

Satgas Covid-19 Sebut Makin Banyak Pemda yang Abai Protokol Kesehatan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X