Kompas.com - 14/08/2019, 16:27 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla memberi pembekalan kepada anggota TNI-Polri Biro Pers SetwapresWakil Presiden Jusuf Kalla memberi pembekalan kepada anggota TNI-Polri

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, wujud bela negara bukan hanya bertempur di medan perang, melainkan juga meningkatkan sumber daya. 

"Kita juga bicara bela negara bukan hanya bertempur, tetapi juga dalam meningkatkan sumber daya kita, ekonomi kita," ujar Kalla dalam Program Kegiatan Bersama Kejuangan TNI-Polri di Sekolah Staf dan Komamdo Angkatan Laut, Cipulir, Jakarta Selatan, Rabu (14/8/2019).

Baca juga: Kalla Minta Penegak Hukum Tak Asal Tangkap Pejabat karena Kebijakannya

Ia mengatakan, saat ini Indonesia memiliki tantangan dan ancaman lain. Menurut Kalla, berdasarkan penelitian, selama 20-30 tahun ke depan tak akan ada negara yang menginvasi Indonesia.

Namun, Kalla mengingatkan serangan akan datang dalam bentuk lain, yakni berupa perang di bidang ekonomi dan teknologi.

Karena itu, ia meminta anggota TNI dan Polri terlibat aktif dalam peningkatan sumber daya manusia (SDM) di Indonesia agar siap menghadapi tantangan bangsa ke depan.

"Tentu kita tak ingin jadi bangsa yang kalah. Pemerintah lima tahun ke depan akan perkuat SDM termasuk SDM TNI-Polri. Bukan untuk siap berperang tapi hadapi masalah sosial keadaan bangsa," ucap Kalla.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Kalla: Penanganan Kebakaran Hutan Tak Hanya soal Pemadaman Api

Ia juga meminta anggota TNI-Polri meningkatkan kemampuannya dalam penguasaan teknologi. Sebab, bangsa yang menguasai teknologi akan mengungguli bangsa lainnya.

"Tantangan dari luar kita harus hadapi bersama-sama. Memperbaiki efisiensi, sumber daya kita. Yang menang ialah yang kuasai inovasi, teknologi, dan keuangan," kata dia. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemenag Bakal Revisi Regulasi terkait Referensi Biaya Umrah di Masa Pandemi

Kemenag Bakal Revisi Regulasi terkait Referensi Biaya Umrah di Masa Pandemi

Nasional
Wajib Karantina, Ini Catatan Satgas Covid-19 untuk Calon Jemaah Umrah Indonesia

Wajib Karantina, Ini Catatan Satgas Covid-19 untuk Calon Jemaah Umrah Indonesia

Nasional
Jokowi Resmikan Pabrik Biodiesel PT Johnlin Group Milik Haji Isam

Jokowi Resmikan Pabrik Biodiesel PT Johnlin Group Milik Haji Isam

Nasional
Kasus Covid-19 Menurun, Wapres: Kita Belum Aman

Kasus Covid-19 Menurun, Wapres: Kita Belum Aman

Nasional
Pemerintah Sinkronkan Aplikasi PeduliLindungi dan Tawakkalna agar Bisa Berangkatkan Jemaah Umrah

Pemerintah Sinkronkan Aplikasi PeduliLindungi dan Tawakkalna agar Bisa Berangkatkan Jemaah Umrah

Nasional
KJRI: Barcode PeduliLindungi sampai Saat Ini Belum Bisa Dibaca Pemerintah Arab Saudi

KJRI: Barcode PeduliLindungi sampai Saat Ini Belum Bisa Dibaca Pemerintah Arab Saudi

Nasional
KPK Lelang Tanah dan Bangunan Perkara Eks Wali Kota Madiun Bambang Irianto

KPK Lelang Tanah dan Bangunan Perkara Eks Wali Kota Madiun Bambang Irianto

Nasional
KJRI Jeddah: Belum Ada Kepastian Kapan Jemaah Indonesia Bisa Masuk Arab Saudi

KJRI Jeddah: Belum Ada Kepastian Kapan Jemaah Indonesia Bisa Masuk Arab Saudi

Nasional
Jokowi Targetkan RI Jadi Kiblat Industri Halal Dunia pada 2024

Jokowi Targetkan RI Jadi Kiblat Industri Halal Dunia pada 2024

Nasional
Tidak Ada Lagi 'Seat Distancing', Alasan Mengapa Penumpang Pesawat Wajib PCR

Tidak Ada Lagi "Seat Distancing", Alasan Mengapa Penumpang Pesawat Wajib PCR

Nasional
Menko PMK: Kesadaran akan Pentingnya Inklusi Digital bagi Lansia Perlu Ditumbuhkan

Menko PMK: Kesadaran akan Pentingnya Inklusi Digital bagi Lansia Perlu Ditumbuhkan

Nasional
Airlangga Sebut Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Lebih Rendah dari India

Airlangga Sebut Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Lebih Rendah dari India

Nasional
Syarat Perjalanan Terbaru untuk Pengemudi Kendaraan Logistik: Wajib Pakai PeduliLindungi

Syarat Perjalanan Terbaru untuk Pengemudi Kendaraan Logistik: Wajib Pakai PeduliLindungi

Nasional
Ilmuwan WHO Sebut Vaksinasi Dapat Membentuk Herd Immunity secara Aman

Ilmuwan WHO Sebut Vaksinasi Dapat Membentuk Herd Immunity secara Aman

Nasional
Wapres: Pembangunan SDM Tidak Akan Tercapai jika Anggaran Tak Tepat Sasaran

Wapres: Pembangunan SDM Tidak Akan Tercapai jika Anggaran Tak Tepat Sasaran

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.