Kilas Daerah Jawa Tengah
KILAS

Siap-siap Ganjar dan Pejabat di Jateng Akan Jadi Model Busana Batik

Kompas.com - 13/08/2019, 19:31 WIB
Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Provinsi Jawa Tengah Peni Rahayu saat beraudiensi dengan Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Tengah Atikoh Ganjar Pranowo, di Puri Gedeh, Semarang Selasa (13/8/2019), Dok. Humas Pemerintah Provinsi Jawa TengahAsisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Provinsi Jawa Tengah Peni Rahayu saat beraudiensi dengan Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Tengah Atikoh Ganjar Pranowo, di Puri Gedeh, Semarang Selasa (13/8/2019),


KOMPAS.com
- Bagaimana jadinya jika Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo dan para pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jateng berlenggak-lenggok bak peragawan dan peragawati professional di catwalk?

Bila penasaran maka Anda dapat melihatnya di gelaran Jateng in Fashion 2019 yang akan diselenggarakan pada 30 Agustus-1 September 2019, di Balai Merapi dan Merbabu Ballroom PRPP Jawa Tengah.

Dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima dijelaskan, Ganjar dan para pejabat Forkopimda akan menjadi model busana batik dan tenun karya Unit Mikro Kecil Menengah (UMKM) kebanggaan Jateng.

Terkait acara tersebut Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Provinsi Jawa Tengah Peni Rahayu melaporkan, sekitar 20 desainer kenamaan dari seluruh Indonesia akan memamerkan hasil karya batik dan tenun terbaik asal Jawa Tengah.

Baca juga: Keseriusan Ganjar Ingin Jadikan Kota Lama Semarang Seperti Arbat di Moskow

"Mereka antara lain adalah Bemberg Fitriani Kuroda, Batik Haryanto, Indria Aryanto, Sugeng Waskito, Fery Setiawan, dan lainnya," kata Peni.

Peni sendiri mengatakan itu, saat beraudiensi dengan Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Tengah Atikoh Ganjar Pranowo, di Puri Gedeh, Semarang, Selasa (13/8/2019), 

Lebih lanjut dia menjabarkan, fashion show  bertajuk “Tradisi Pertiwi” akan dilaksanakan selama tiga hari penuh, yang terbagi atas tiga event dengan desainer berbeda setiap harinya.

Ia pun berharap lewat event tersebut pengrajin batik dan tenun di Jawa Tengah bisa di sinergikan dengan desainer fesyen melalui pola orang tua asuh.

Dengan begitu, nantinya produk fesyen dari UMKM Jawa Tengah akan setara dengan produk desainer fesyen nasional.

Baca juga: Ganjar Unggah Surat dari Siswa SMK di Medsos, Netizen Terharu

Perlu diketahui, selain fashion show, ada juga talkshow seputar fesyen dengan pembicara desainer nasional, seperti Dina Midiani yang akan mengupas tentang tren busana 2019-2020.

Ada pula Sekjen IFC Pusat Lisa Fitria yang membahas Sarung is My Now Denim.

Ketua Dekranasda Jateng Atikoh Ganjar Pranowo antusias menyambut acara Jateng in Fashion 2019 yang diselenggarakan kali kedua ini.

Dia berharap produk yang ditampilkan benar-benar buatan UMKM Jateng, bisa menjadi primadona.

Pameran yang diselenggarakan pun juga dapat mengenalkan sekaligus memromosikan batik dan tenun dari provinsi ini.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Survei Litbang Kompas: 87,8 Responden Tak Puas pada Kinerja Menteri Tangani Covid-19

Survei Litbang Kompas: 87,8 Responden Tak Puas pada Kinerja Menteri Tangani Covid-19

Nasional
Kadispenad: 98 Orang di Secapa AD Negatif Covid-19

Kadispenad: 98 Orang di Secapa AD Negatif Covid-19

Nasional
Gugus Tugas Jelaskan 6 Protokol Penerimaan Paket di Masa Pandemi Covid-19

Gugus Tugas Jelaskan 6 Protokol Penerimaan Paket di Masa Pandemi Covid-19

Nasional
Istilah 'New Normal' Salah, Pemerintah: yang Benar Adaptasi Kebiasaan Baru

Istilah "New Normal" Salah, Pemerintah: yang Benar Adaptasi Kebiasaan Baru

Nasional
Zulkifli Hasan: PAN Ya Muhammadiyah, Muhammadiyah Ya PAN

Zulkifli Hasan: PAN Ya Muhammadiyah, Muhammadiyah Ya PAN

Nasional
Pemerintah Minta Masyarakat Gunakan Masker yang Nyaman, Cukup Ruang untuk Bernapas

Pemerintah Minta Masyarakat Gunakan Masker yang Nyaman, Cukup Ruang untuk Bernapas

Nasional
Terawan Berkantor di Jatim, Kemenkes: Penyebaran Covid-19 di Sana Butuh Perhatian Khusus

Terawan Berkantor di Jatim, Kemenkes: Penyebaran Covid-19 di Sana Butuh Perhatian Khusus

Nasional
Geledah Rumah Kepala Dinas PUPR Banjar, KPK Amankan Uang dan Dokumen

Geledah Rumah Kepala Dinas PUPR Banjar, KPK Amankan Uang dan Dokumen

Nasional
[POPULER NASIONAL] Jangan Turunkan Masker ke Dagu | Penambahan Kasus Covid-19

[POPULER NASIONAL] Jangan Turunkan Masker ke Dagu | Penambahan Kasus Covid-19

Nasional
Tim Pemburu Koruptor, Wacana Dihidupkan Kembali dan Prestasinya yang Biasa Saja

Tim Pemburu Koruptor, Wacana Dihidupkan Kembali dan Prestasinya yang Biasa Saja

Nasional
Terduga Teroris Tewas Ditembak Densus 88 di Sukoharjo

Terduga Teroris Tewas Ditembak Densus 88 di Sukoharjo

Nasional
75.669 Kasus Covid-19 hingga 12 Juli serta Imbauan Pemerintah soal Face Shield dan Masker

75.669 Kasus Covid-19 hingga 12 Juli serta Imbauan Pemerintah soal Face Shield dan Masker

Nasional
Ingatkan soal 'Microdroplet', Yurianto: Masker Mutlak Digunakan, Bukan 'Face Shield'

Ingatkan soal "Microdroplet", Yurianto: Masker Mutlak Digunakan, Bukan "Face Shield"

Nasional
Ini Cara 'Tenant' di Mal Cegah Penularan Covid-19

Ini Cara "Tenant" di Mal Cegah Penularan Covid-19

Nasional
Penerapan Protokol Kesehatan di Mal Dinilai Sudah Cukup Baik

Penerapan Protokol Kesehatan di Mal Dinilai Sudah Cukup Baik

Nasional
komentar di artikel lainnya