PKS Sarankan Demokrat Tanya Akar Rumput Sebelum Gabung ke Jokowi

Kompas.com - 13/08/2019, 18:26 WIB
Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera saat ditemui di media center pasangan Prabowo-Sandiaga, Jakarta Selatan, Jumat (10/5/2019).KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera saat ditemui di media center pasangan Prabowo-Sandiaga, Jakarta Selatan, Jumat (10/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - PKS angkat bicara mengenai wacana Partai Demokrat bergabung ke barisan koalisi partai politik pendukung pemerintah.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyarankan agar Demokrat mempertimbangkan aspirasi para pendukungnya di akar rumput terlebih dahulu sebelum memutuskan mengubah arah politik lima tahun ke depan.

"Tiap partai punya kemandirian dalam memutuskan masa depan dan strategi partainya masing-masing. Demokrat partai besar. Tentu pendapat para pendukung merupakan pertimbangan yang utama," kata Mardani saat dihubungi, Selasa (13/8/2019).

Baca juga: Menebak Arah Politik PAN dan Partai Demokrat...


Mardani mengakui, mempertahankan elektabilitas partai memang sulit. Apabila Demokrat tidak berani menjadi parpol pelopor serta menjadi trendsetter, maka akan dengan mudah turun pamornya.

"Dalam politik, kalau tidak menjadi leader dan trendsetter, biasanya tidak mendapat banyak kredit dari masyarakat ya. Artinya berpeluang menjadi partai medioker," lanjut Mardani.

Hanya sebatas saran, Mardani pun berharap partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono itu memilih oposisi seperti PKS.

PKS, ditegaskan, istiqomah sebagai oposisi.

"Akan sehat bagi demokrasi jika ada oposisi yang kuat. (PKS) Insya Allah istiqomah," lanjut Mardani.

Diberitakan, Partai Demokrat melalui Ketua Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Ferdinand Hutahaean mengatakan, partainya bakal memberikan dukungan kepada pemerintahan baru, Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Ya itu sikap resmi dan opsi terdepan. Tapi semua kembali ke Pak Jokowi," kata Ferdinand kepada wartawan, Senin (12/8/2019).

Baca juga: Politisi PDI-P Nilai Demokrat Terlambat Ingin Gabung Koalisi Jokowi

Meski demikian, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan menyatakan bahwa partainya belum menentukan sikap resmi tentang arah politik ke depan.

Syarief mengakui bahwa mayoritas kader Demokrat memang menginginkan bergabung dengan koalisi pemerintah. Namun, ada juga yang menolak hal tersebut. .

"Ya belum diputuskan sama Majelis Tinggi, Memang kan pembicaraan kan di antara kader kan ada yang mau masuk ada yang tidak," kata Syarief saat dihubungi.

Menurut Syarief, yang penting komunikasi yang dibangun bersama kubu Jokowi sangat baik.

 

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X