Tak Hanya Jakarta, Ini 10 Kota dengan Polusi Terburuk di Indonesia

Kompas.com - 13/08/2019, 15:10 WIB
Kendaraan padat merayap dengan latar belakang gedung bertingkat yang diselimuti asap polusi di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis (1/8/2019). Berdasarkan data situs penyedia peta polusi daring harian kota-kota besar di dunia AirVisual, menempatkan Jakarta pada urutan pertama kota terpolusi sedunia pada Senin (29/7) pagi dengan kualitas udara mencapai 183 atau dalam kategori tidak sehat. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGKendaraan padat merayap dengan latar belakang gedung bertingkat yang diselimuti asap polusi di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis (1/8/2019). Berdasarkan data situs penyedia peta polusi daring harian kota-kota besar di dunia AirVisual, menempatkan Jakarta pada urutan pertama kota terpolusi sedunia pada Senin (29/7) pagi dengan kualitas udara mencapai 183 atau dalam kategori tidak sehat.

KOMPAS.com — Berdasarkan data www.airvisual.com pada Selasa (13/9/2019) siang, setidaknya ada sepuluh kota di Indonesia yang memiliki tingkat kualitas udara terburuk.

Hingga pukul 12.30 WIB, data dari AirVisual menunjukkan bahwa kota-kota yang memiliki kualitas udara buruk tersebut mempunyai tanda merah yang artinya tidak sehat.

Uniknya, kota Jakarta yang sempat diberi predikat sebagai kota dengan kualitas udara terburuk di Indonesia tidak masuk dalam urutan tersebut karena tercatat dengan kualitas udara 114.

Walaupun begitu, tingkat kualitas udara di Jakarta tetap dianggap tidak sehat bagi orang yang sensitif akan udara yang buruk.

Baca juga: Polusi Udara Pagi Ini, Jakarta Terburuk di Dunia, Tangsel Lebih Buruk Lagi

Seperti diberitakan dalam Kompas.com, Selasa (13/8/2019), pagi tadi kota Jakarta sempat menyentuh tingkat kualitas udara di angka 160, yang artinya tidak sehat bagi semua orang.

Kesepuluh kota yang memiliki kualitas udara terburuk di Indonesia ialah Pontianak, Palangkaraya, Balai Pungut, Pemangkat, Singkawang, Sungai Raya, Tangerang Selatan, Rangkasbitung, Pandeglang, dan Pekanbaru.

Posisi pertama yang menduduki kota dengan polusi terburuk siang tadi adalah Pontianak. Kota yang berada di Provinsi Kalimantan Barat tersebut menduduki posisi pertama kota yang memiliki kualitas udara terburuk di Indonesia dengan angka kualitas udara sebesar 191.

Artinya, kota tersebut ditandai dengan warna merah yang berarti tidak sehat.

Tak hanya Pontianak yang ditandai dengan warna merah. Kesembilan kota lain juga mendapat tanda sama.

Kota kedua adalah Palangkaraya. Kota yang terletak di Provinsi Kalimantan Tengah tersebut tercatat memiliki tingkat kualitas udara sebesar 182.

Posisi ketiga kota dengan udara terburuk di Indonesia adalah Balai Pungut. Kota ini terletak di Provinsi Riau dan memiliki tingkat kualitas udara sebesar 168.

Posisi keempat hingga keenam ditempati oleh kota-kota yang berada di Provinsi Kalimantan Barat, yakni Pemangkat, Singkawang, dan Sungai Raya.

Ketiga kota tersebut memiliki tingkat kualitas udara sebesar 165, 164, dan 164.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Doni Monardo: Covid-19 Berbahaya, tapi Manusia Carrier Jauh Lebih Bahaya

Doni Monardo: Covid-19 Berbahaya, tapi Manusia Carrier Jauh Lebih Bahaya

Nasional
Tokoh yang Ingin Jadi Capres Disarankan Bangun Komunikasi yang Cerdas

Tokoh yang Ingin Jadi Capres Disarankan Bangun Komunikasi yang Cerdas

Nasional
TNI Bakal Kerahkan Seluruh Matra Distribusi Vaksin Covid-19

TNI Bakal Kerahkan Seluruh Matra Distribusi Vaksin Covid-19

Nasional
Kalangan Buruh Kritik Baleg DPR Bahas RUU Cipta Kerja di Hotel

Kalangan Buruh Kritik Baleg DPR Bahas RUU Cipta Kerja di Hotel

Nasional
Video Call dengan Jokowi, Perawat Pasien Covid-19 Ini Cerita Jarang Pulang hingga Warga yang Tak Patuh

Video Call dengan Jokowi, Perawat Pasien Covid-19 Ini Cerita Jarang Pulang hingga Warga yang Tak Patuh

Nasional
Menko PMK Sebut Pemerintah Terus Cari Cara Cegah Kematian Dokter akibat Covid-19

Menko PMK Sebut Pemerintah Terus Cari Cara Cegah Kematian Dokter akibat Covid-19

Nasional
Keputusan Jokowi Dinilai Persulit Penyelidikan Pelanggaran HAM Masa Lalu

Keputusan Jokowi Dinilai Persulit Penyelidikan Pelanggaran HAM Masa Lalu

Nasional
Wakil Ketua MPR Duga Gatot Nurmantyo Ingin Calonkan Diri Jadi Presiden

Wakil Ketua MPR Duga Gatot Nurmantyo Ingin Calonkan Diri Jadi Presiden

Nasional
Menko PMK Minta Para Dokter yang Tangani Covid-19 Utamakan Keselamatan Pribadi

Menko PMK Minta Para Dokter yang Tangani Covid-19 Utamakan Keselamatan Pribadi

Nasional
Penunjukan Eks Tim Mawar Jadi Pejabat Kemenhan Dinilai Jadi Langkah Mundur

Penunjukan Eks Tim Mawar Jadi Pejabat Kemenhan Dinilai Jadi Langkah Mundur

Nasional
UPDATE 27 September: Ada 129.553 Orang Suspek Covid-19 di Indonesia

UPDATE 27 September: Ada 129.553 Orang Suspek Covid-19 di Indonesia

Nasional
Minta Keppres Eks Anggota Tim Mawar Dicabut, IKOHI Sebut Pelanggar HAM Tak Boleh Tentukan Masa Depan Bangsa

Minta Keppres Eks Anggota Tim Mawar Dicabut, IKOHI Sebut Pelanggar HAM Tak Boleh Tentukan Masa Depan Bangsa

Nasional
UPDATE 27 September: Total Pemeriksaan Spesimen Covid-19 Capai 3.207.055

UPDATE 27 September: Total Pemeriksaan Spesimen Covid-19 Capai 3.207.055

Nasional
Anggota Komisi I DPR: Hanya Jokowi yang Paling Tahu Alasan Sebenarnya Pergantian Gatot Nurmantyo

Anggota Komisi I DPR: Hanya Jokowi yang Paling Tahu Alasan Sebenarnya Pergantian Gatot Nurmantyo

Nasional
UPDATE 27 September: Sebaran 3.874 Kasus Baru di Indonesia

UPDATE 27 September: Sebaran 3.874 Kasus Baru di Indonesia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X