Ini Syarat Pencairan Santunan Korban Jatuhnya 737 Max 8 dari Boeing

Kompas.com - 13/08/2019, 13:51 WIB
Prosesi pemakaman Paul Ferdinand Ayorbaba salah satu korban jatuhnya pesawat Lion Air di perairan Karawang, Jawa Barat. Almarhum di makamkan tepat disamping makam ayahnyya Luther Ayorbaba di pemakaman umum Kristen, SP 1, Distrik Wania, Timika Papua, Jumat (9/11/2018). KOMPAS.com/IRSUL PANCA ADITRAProsesi pemakaman Paul Ferdinand Ayorbaba salah satu korban jatuhnya pesawat Lion Air di perairan Karawang, Jawa Barat. Almarhum di makamkan tepat disamping makam ayahnyya Luther Ayorbaba di pemakaman umum Kristen, SP 1, Distrik Wania, Timika Papua, Jumat (9/11/2018).
Penulis Devina Halim
|
Editor Krisiandi

Menurut Mahendra, dana bantuan keuangan jangka pendek tersebut tidak terkait dengan proses hukum yang sedang berjalan.

Para ahli waris juga tidak diminta untuk menandatangani dokumen release and discharge, yang merupakan jaminan pembebasan dari proses maupun tuntutan hukuman.

Baca juga: 50 Juta Dollar AS Siap Diberikan ke Ahli Waris Korban Jatuhnya Pesawat 737 Max 8

Saat ini, skema pendistribusian dana masih dirancang. Namun, distribusi dana bantuan direncanakan terselenggara pada pertengahan Oktober 2019.

Sementara itu, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Washington DC juga telah menunjuk Atase Perhubungan untuk berkomunikasi dengan perusahaan Boeing.

Nantinya, KBRI pun akan memantau perkembangan dari distribusi santunan tersebut.

"KBRI Washington DC akan terus berkomunikasi dengan pengacara Boeing Company dan memantau perkembangan guna memperoleh informasi terkini," tutur Mahendra.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X