Kemenlu Sebut WNI di Hong Kong dalam Kondisi Aman

Kompas.com - 13/08/2019, 12:05 WIB
Demonstran anti-pemerintah yang berkumpul di Bandara Internasional Hong Kong. Peristiwa tersebut membuat bandara ditutup sementara pada hari Senin (12/8/2019). KOMPAS.com / NI PUTU DINANTYDemonstran anti-pemerintah yang berkumpul di Bandara Internasional Hong Kong. Peristiwa tersebut membuat bandara ditutup sementara pada hari Senin (12/8/2019).
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri ( Kemenlu) Yudha Nugraha menyatakan saat ini kondisi WNI di Hong Kong dalam keadaan aman.

Meski demikian, ia mengimbau WNI di Hong Kong menghindari lokasi berkumpulnya massa unjuk rasa.

"Sampai saat ini kondisi WNI di Hong Kong masih dalam keadaan aman. Namun diiimbau agar tetap waspada dan berhati hati, mengindari lokasi berkumpulnya massa," kata Yudha melalui pesan singkat, Selasa (13/8/2019).

Ia pun mengimbau agar WNI tak terlibat dalam kegiatan politik di negara tersebut dan terus memantau informasi serta imbauan dari otoritas setempat serta Konsulat Jenderal RI (KJRI) di Hong Kong.

Baca juga: Terjebak di Hong Kong karena Demonstran, Stamina Atlet Renang DKI Mulai Terganggu

"Diiimbau agar tetap waspada dan berhati hati, mengindari lokasi berkumpulnya massa, tidak ikut serta kegiatan politik dan senantiasa memantau informasi dan imbauan dari otoritas setempat dan KJRI Hong Kong," lanjut dia.

Demonstrasi yang berlangsung di Hong Kong itu awalnya menentang usul penerapan UU Ekstradisi. Namun pada praktiknya, berkembang menjadi tuntutan kebebasan demokrasi.

Demonstrasi semakin memanas saat seorang perempuan kehilangan penglihatan karena terluka di bagian wajah ketika bentrok dengan aparat penegak hukum Minggu (11/8/2019).

Demonstran menuduh polisi menyebabkan luka dengan menembakkan peluru bean-bag, dan menggunakannya sebagai bukti atas tuduhan tindakan berlebihan polisi menyikapi aksi mereka.

Baca juga: Demo Hong Kong, dari Penolakan UU Ekstradisi hingga Hak Kedaulatan Negara

Suasana bandara Hong Kong, Senin (12/08/2019)Adityastha Rai Wratsangka/Kompas.com Suasana bandara Hong Kong, Senin (12/08/2019)
Demonstrasi tersebut sempat membuat Hong Kong International Airport terpaksa membatalkan sejumlah pesawat yang dijadwalkan tebang dari bandara itu.

Pembatalan ini akibat adanya demonstrasi anti pemerintah yang membuat terminal utama bandara diduduki ribuan demonstran selama 4 hari terakhir.

Kini situasi di bandara Hong Kong dilaporkan berangsur normal dengan otoritas setempat berencana melanjutkan operasional sejak aksi demo.

Papan penerbangan di bandara Hong Kong di aula keberangkatan menunjukkan beberapa sudah terdaftar boarding. Sementara yang lain dijadwalkan untuk take off.

Baca juga: Demi Redam Kerusuhan, Polisi Hong Kong Menyamar Jadi Pendemo



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat Partai Berkarya Terbelah Dua, Kubu Muchdi PR dan Tommy Soeharto

Saat Partai Berkarya Terbelah Dua, Kubu Muchdi PR dan Tommy Soeharto

Nasional
Kata BPOM dan Kemenkes soal Klaim Obat Bisa Sembuhkan Covid-19

Kata BPOM dan Kemenkes soal Klaim Obat Bisa Sembuhkan Covid-19

Nasional
Hingga Desember 2020, Kemensos akan Bagikan BST kepada 9 Juta KPM

Hingga Desember 2020, Kemensos akan Bagikan BST kepada 9 Juta KPM

Nasional
UPDATE: 116.871 Kasus Covid-19 di Indonesia dan Pentingnya Perubahan Perilaku Masyarakat

UPDATE: 116.871 Kasus Covid-19 di Indonesia dan Pentingnya Perubahan Perilaku Masyarakat

Nasional
[POPULER NASIONAL] AKBP Yogi yang Dirotasi Kapolri Suami Jaksa Pinangki | Dugaan Awal Ledakan di Beirut Menurut KBRI

[POPULER NASIONAL] AKBP Yogi yang Dirotasi Kapolri Suami Jaksa Pinangki | Dugaan Awal Ledakan di Beirut Menurut KBRI

Nasional
Mendagri: Kemauan dan Kemampuan Kepala Daerah Kunci Penanganan Covid-19

Mendagri: Kemauan dan Kemampuan Kepala Daerah Kunci Penanganan Covid-19

Nasional
KPK: Banyak ASN Tak Netral dan Ikut Mobilisasi Pendanaan Kandidat Pilkada

KPK: Banyak ASN Tak Netral dan Ikut Mobilisasi Pendanaan Kandidat Pilkada

Nasional
Mendagri: Tak Ada Kampanye Pilkada Arak-arakan di Tengah Pandemi Covid-19

Mendagri: Tak Ada Kampanye Pilkada Arak-arakan di Tengah Pandemi Covid-19

Nasional
Loyalis Tommy Tak Terima Kemenkumham Sahkan Partai Berkarya Kubu Muchdi Pr

Loyalis Tommy Tak Terima Kemenkumham Sahkan Partai Berkarya Kubu Muchdi Pr

Nasional
Menkes: Pencegahan Stunting Tetap Prioritas Saat Pandemi Covid-19

Menkes: Pencegahan Stunting Tetap Prioritas Saat Pandemi Covid-19

Nasional
Pertengahan Agustus, Vaksin Covid-19 Diujicoba pada 1.620 Subjek

Pertengahan Agustus, Vaksin Covid-19 Diujicoba pada 1.620 Subjek

Nasional
KPK Masih Dalami Aliran Uang ke Mantan Sekretaris MA Nurhadi

KPK Masih Dalami Aliran Uang ke Mantan Sekretaris MA Nurhadi

Nasional
Periksa Mantan Anggota DPRD, KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang oleh Pejabat Kota Banjar

Periksa Mantan Anggota DPRD, KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang oleh Pejabat Kota Banjar

Nasional
KSAU dan KSAL Terima Bintang Angkatan Kelas Utama dari Panglima TNI

KSAU dan KSAL Terima Bintang Angkatan Kelas Utama dari Panglima TNI

Nasional
Pakar Hukum Pidana: KPK Dapat Ambil Alih Kasus Pelarian Djoko Tjandra

Pakar Hukum Pidana: KPK Dapat Ambil Alih Kasus Pelarian Djoko Tjandra

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X