Wakil Wali Kota Palu Pasha Ungu Temui Mendagri, Bahas Masalah Internal

Kompas.com - 12/08/2019, 11:23 WIB
Wakil Wali Kota Palu Sigit Purnomo alias Pasha Ungu usai menemui Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo KOMPAS.com/RAKHMAT NUR HAKIMWakil Wali Kota Palu Sigit Purnomo alias Pasha Ungu usai menemui Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Wali Kota Palu Sigit Purnomo alias Pasha Ungu, menemui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo di Kantor Kemendagri, Jakarta, Senin (12/8/2019).

Pasha tiba di Kantor Kemendagri sekitar pukul 09.55 WIB. Ia datang ke Kantor Kemendagri ditemani sang istri, Adelia Wilhelmina.

Setibanya di Kantor Kemendagri, Pasha tak banyak menyampaikan maksud pertemuannya dengan Tjahjo. Ia hanya menyapa para pewarta sebentar lalu langsung menuju ruangan Tjahjo.

Baca juga: Pasha Ungu Siap Mundur Jadi Wakil Wali Kota Palu, Ini Alasannya

Usai menemui Tjahjo, ia meladeni sesi wawancara dengan para wartawan. Pasha mengungkapkan pertemuannya dengan Tjahjo membahas sejumlah masalah internal pengelolaan Kota Palu.

Namun ia enggan mengungkapkan lebih jauh apa persoalan internal yang dimaksud.

"Ada koordinasi rutin yang kami lakukan khususnya berkaitan tentang pemerintahan di Kota Palu. Beliau kan pembina kami, pembina pemerintah daerah, pembina kepala daerah. Jadi banyak hal yang harus kami sampaikan di sela kesibukan kami manfaatkan waktu sekian menit. Tapi Insya Allah buat kebaikan," kata Pasha.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Tiga Tahun Jadi Wakil Wali Kota Palu, Pasha Ungu: Enakan Jadi Pejabat

Saat ditanya apakah kedatangannya menemui Tjahjo terkait pula dengan rencananya kembali maju di Pilkada 2020, ia membantah. Namun, Pasha mengungkapkan pertemuan tadi sempat menyinggung pelaksanaan Pilkada 2020.

Saat ditanya apakah ia berkeinginan maju di Pilkada sebagai Wali Kota Palu, ia mengaku masih memperhitungkannya.

"Proses politik tidak sesederhana itu, saya kira dulu kita kan majunya (bukan) wali kota. Rezekinya wakil wali kota," lanjut dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

154 Orang Positif Covid-19, Sekjen DPR: Klasternya Bukan di Kompleks Parlemen

154 Orang Positif Covid-19, Sekjen DPR: Klasternya Bukan di Kompleks Parlemen

Nasional
Polri Selidiki Dugaan Jual-Beli Foto Selfie KTP

Polri Selidiki Dugaan Jual-Beli Foto Selfie KTP

Nasional
Ketua Komisi X Dorong Mahasiswa Kedokteran Jadi Vaksinator untuk Percepat Vaksinasi Covid-19

Ketua Komisi X Dorong Mahasiswa Kedokteran Jadi Vaksinator untuk Percepat Vaksinasi Covid-19

Nasional
Kementerian PPPA Sebut RUU Penghapusan Kekerasan Seksual Ditunggu Banyak Pihak

Kementerian PPPA Sebut RUU Penghapusan Kekerasan Seksual Ditunggu Banyak Pihak

Nasional
Ini Motif Praktik Penyiksaan oleh Aparat Menurut Catatan Kontras

Ini Motif Praktik Penyiksaan oleh Aparat Menurut Catatan Kontras

Nasional
Komnas Perempuan Usul agar Peran Pemantauan Lembaga HAM Diperkuat

Komnas Perempuan Usul agar Peran Pemantauan Lembaga HAM Diperkuat

Nasional
Menko PMK: Pandemi Jadikan Kita Kuasai Pembelajaran virtual

Menko PMK: Pandemi Jadikan Kita Kuasai Pembelajaran virtual

Nasional
Kontras Temukan 80 Kasus Penyiksaan dan Penghukuman Kejam dalam Satu Tahun Terakhir

Kontras Temukan 80 Kasus Penyiksaan dan Penghukuman Kejam dalam Satu Tahun Terakhir

Nasional
Jokowi Minta Menteri hingga Kepala Daerah Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK

Jokowi Minta Menteri hingga Kepala Daerah Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK

Nasional
Pengisian Posisi Wakil Panglima TNI Dinilai Tak Urgen

Pengisian Posisi Wakil Panglima TNI Dinilai Tak Urgen

Nasional
Sekjen Parpol Koalisi Pemerintahan Bertemu, Bahas RUU yang Masuk Prolegnas Prioritas hingga Silaturahmi

Sekjen Parpol Koalisi Pemerintahan Bertemu, Bahas RUU yang Masuk Prolegnas Prioritas hingga Silaturahmi

Nasional
Jokowi: Penanganan Pandemi Covid-19 Butuh Kesamaan Frekuensi

Jokowi: Penanganan Pandemi Covid-19 Butuh Kesamaan Frekuensi

Nasional
Menkes: Berapa Lama Pandemi, Berapa Banyak yang Masuk RS, Itu Semua Tergantung Kita

Menkes: Berapa Lama Pandemi, Berapa Banyak yang Masuk RS, Itu Semua Tergantung Kita

Nasional
Menkes: Anggaran untuk Covid-19 Tersedia, Ada Rp 131 Triliun

Menkes: Anggaran untuk Covid-19 Tersedia, Ada Rp 131 Triliun

Nasional
Kasus Covid-19 Melonjak, Mahfud Batalkan Jadi Wali Nikah Keponakannya di Madura

Kasus Covid-19 Melonjak, Mahfud Batalkan Jadi Wali Nikah Keponakannya di Madura

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X