Kompas.com - 11/08/2019, 09:45 WIB
Presiden Joko Widodo menunaikan ibadah shalat Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriah di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Rabu (5/6/2019). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPresiden Joko Widodo menunaikan ibadah shalat Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriah di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Rabu (5/6/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Jokowi melaksanakan Shalat Idul Adha 1 Dzulhijjah 1440 Hijriah, Minggu (811/8/2019), di Lapangan Astrid Kebun Raya, Bogor, Jawa Barat.

Dilansir dari Antara, Kepala Negara bersama Ibu Negara tiba di lapangan sekitar pukul 06.40 WIB dengan berjalan kaki.

Kedatangan Presiden disambut Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Kepala LIPI DR Laksamana Tri Handoko serta Kepala Kebun Raya Bogor DR R Hendrian.

Ketiganya kemudian mengantar Kepala Negara ke saf terdepan.

Baca juga: Hormati Shalat Id di Istiqlal, Katedral Tunda Misa Minggu Pagi

Kepala Negara didampingi para pejabat dan para ulama setempat duduk sembari mengucapkan takbir hingga berlangsungnya Shalat Id yang dimulai pukul 06.55 WIB.

Dalam kotbahnya, Ustaz Iqbal mengatakan, kesalehan kepada Allah SWT dan hubungan sosial sesama manusia adalah hal yang diwajibkan dalam agama.

Ustaz Iqbal juga menyinggung masalah orang yang mendustakan agama, salah satunya tidak memperhatikan atau menelantarkan anak yatim.

Di depan ribuan jamaah Shalat Idul Adha ini, khatib sekaligus menyinggung persoalan penyelesaian utang piutang sebelum meninggal dunia.

Ia mengutip riwayat Nabi Muhammad SAW yang tidak mau menshalatkan jenazah karena semasa hidup belum menyelesaikan utang piutangnya.

Baca juga: Sejumlah Menteri dan Dubes Shalat Id di Masjid Istiqlal

Sekitar pukul 07.20 WIB rangkaian Shalat Idul Adha selesai dan Presiden meninggalkan lokasi. Seperti biasa, ketika beranjak pergi, ia menyempatkan diri bersalaman dengan jamaah shalat.

Selanjutnya Presiden melaksanakan penyerahan korban sapi seberat 1,002 ton kepada Kepala LIPI untuk kurban

 



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketua MPR: UU ITE Perlu Direvisi untuk Menjamin Kebebasan Berpendapat

Ketua MPR: UU ITE Perlu Direvisi untuk Menjamin Kebebasan Berpendapat

Nasional
Sekjen Gerindra: Internal Memohon Pak Prabowo Bersedia Maju di Pilpres 2024

Sekjen Gerindra: Internal Memohon Pak Prabowo Bersedia Maju di Pilpres 2024

Nasional
Bertemu Anies, AHY Apresiasi Penanganan Pandemi Covid-19

Bertemu Anies, AHY Apresiasi Penanganan Pandemi Covid-19

Nasional
Bawaslu Sarankan KPU Bikin Pokja Cegah Calon Kepala Daerah Berkewarganegaraan Ganda

Bawaslu Sarankan KPU Bikin Pokja Cegah Calon Kepala Daerah Berkewarganegaraan Ganda

Nasional
Penyelesaian Konflik di Papua Perlu Pendekatan Kolaboratif

Penyelesaian Konflik di Papua Perlu Pendekatan Kolaboratif

Nasional
Doni Monardo: Larangan Mudik Jangan Ditafsirkan Macam-macam

Doni Monardo: Larangan Mudik Jangan Ditafsirkan Macam-macam

Nasional
Laode Kecewa MK Tolak Permohonan Uji Formil UU KPK

Laode Kecewa MK Tolak Permohonan Uji Formil UU KPK

Nasional
Berapa Harga Vaksin Sinopharm untuk Vaksinasi Gotong Royong? Ini Penjelasan Bio Farma

Berapa Harga Vaksin Sinopharm untuk Vaksinasi Gotong Royong? Ini Penjelasan Bio Farma

Nasional
Panglima TNI: Tenggelamnya KRI Nanggala Kehilangan bagi Kita Semua

Panglima TNI: Tenggelamnya KRI Nanggala Kehilangan bagi Kita Semua

Nasional
MKD Segera Memproses Laporan Dugaan Pelanggaran Etik terhadap Azis Syamsuddin

MKD Segera Memproses Laporan Dugaan Pelanggaran Etik terhadap Azis Syamsuddin

Nasional
Satgas Covid-19: Harga Vaksin untuk Vaksinasi Gotong Royong Masih Dibahas

Satgas Covid-19: Harga Vaksin untuk Vaksinasi Gotong Royong Masih Dibahas

Nasional
MKD Gelar Rapat Pleno 18 Mei, Bahas Laporan Dugaan Pelanggaran Etik Azis Syamsuddin

MKD Gelar Rapat Pleno 18 Mei, Bahas Laporan Dugaan Pelanggaran Etik Azis Syamsuddin

Nasional
Tersangka Penyuap Nurdin Abdullah Segera Disidang di PN Tipikor Makassar

Tersangka Penyuap Nurdin Abdullah Segera Disidang di PN Tipikor Makassar

Nasional
Hari Pertama Larangan Mudik, Kakorlantas Polri Klaim Situasi Terkendali

Hari Pertama Larangan Mudik, Kakorlantas Polri Klaim Situasi Terkendali

Nasional
Menag: Jumlah Jemaah Shalat Id Tidak Boleh Lebih 50 Persen dari Kapasitas

Menag: Jumlah Jemaah Shalat Id Tidak Boleh Lebih 50 Persen dari Kapasitas

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X