Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Begini Tugas Prananda Setelah Ditunjuk Mega Jadi Ketua DPP PDI-P

Kompas.com - 10/08/2019, 14:04 WIB
Ardito Ramadhan,
Sabrina Asril

Tim Redaksi

SANUR, KOMPAS.com - Ketua DPP PDI-P Bidang Ideologi dan Kaderisasi Djarot Saiful Hidayat mengungkap tugas yang akan diemban Prananda Prabowo sebagai Ketua DPP PDI-P Bidang UMKM, Ekonomi Kreatif, dan Ekonomi Digital.

Djarot mengatakan, anak Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri itu akan fokus pada digitalisasi dalam tubuh partai banteng.

"Pak Prananda itu yang mendesain berbagai macam sistem big data, karena beliau sebagai ketua kepala Situation Room termasuk menyiapkan pelatihan digital kalau misalkan ibu ketua umum DPP partai akan mengadakan teleconference," kata Djarot saat ditemui di lokasi Kongres V PDI-P, Sabtu (10/8/2019).

Baca juga: Puan dan Prananda Disiapkan untuk Menggantikan Megawati di PDI-P

Djarot menuturkan, Prananda juga akan menyempurnakan sebuah program yang selama ini telah digunakan dalam rekrutmen anggota baru PDI-P.

Ia menambahkan, Prananda juga dianggap merupakan sosok yang tepat untuk mengisi Ketua DPP PDI-P Bidang UMKM, Ekonomi Kreatif, dan Ekonomi Digital karena memiliki kreativitas.

"Beliau sudah sangat tepat, kemudian sangat kreatif, lagu lagu dan sebagainya ini ini semuanya idenya dari mas Prananda," ujar Djarot.

Seperti diketahui, Megawati telah menunjuk dan melantik Prananda sebagai Ketua DPP PDI-P Bidang UMKM, Ekonomi Kreatif, dan Ekonomi Digital periode 2019-2024.

Pada periode sebelumnya, Prananda juga masuk dalam susunan pengurus DPP PDI-P sebagai Ketua DPP PDI-P Bidang UMKM dan Ekonomi Kreatif.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Alasan Prabowo Larang Pendukungnya Aksi Damai di Depan MK

Alasan Prabowo Larang Pendukungnya Aksi Damai di Depan MK

Nasional
TKN Prabowo Sosialisasikan Pembatalan Aksi di MK, Klaim 75.000 Pendukung Sudah Konfirmasi Hadir

TKN Prabowo Sosialisasikan Pembatalan Aksi di MK, Klaim 75.000 Pendukung Sudah Konfirmasi Hadir

Nasional
Tak Berniat Percepat, MK Putus Sengketa Pilpres 22 April

Tak Berniat Percepat, MK Putus Sengketa Pilpres 22 April

Nasional
Prabowo Klaim Perolehan Suaranya yang Capai 58,6 Persen Buah dari Proses Demokrasi

Prabowo Klaim Perolehan Suaranya yang Capai 58,6 Persen Buah dari Proses Demokrasi

Nasional
Hakim MK Hanya Dalami 14 dari 33 'Amicus Curiae'

Hakim MK Hanya Dalami 14 dari 33 "Amicus Curiae"

Nasional
Dituduh Pakai Bansos dan Aparat untuk Menangkan Pemilu, Prabowo: Sangat Kejam!

Dituduh Pakai Bansos dan Aparat untuk Menangkan Pemilu, Prabowo: Sangat Kejam!

Nasional
Sebut Pemilih 02 Terganggu dengan Tuduhan Curang, Prabowo: Jangan Terprovokasi

Sebut Pemilih 02 Terganggu dengan Tuduhan Curang, Prabowo: Jangan Terprovokasi

Nasional
[POPULER NASIONAL] Anggaran Kementan untuk Bayar Dokter Kecantikan Anak SYL | 'Amicus Curiae' Pendukung Prabowo

[POPULER NASIONAL] Anggaran Kementan untuk Bayar Dokter Kecantikan Anak SYL | "Amicus Curiae" Pendukung Prabowo

Nasional
Tanggal 21 April 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 21 April 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Prabowo Minta Pendukung Batalkan Aksi di MK

Prabowo Minta Pendukung Batalkan Aksi di MK

Nasional
Gagal ke DPR, PPP Curigai Sirekap KPU yang Tiba-tiba Mati Saat Suara Capai 4 Persen

Gagal ke DPR, PPP Curigai Sirekap KPU yang Tiba-tiba Mati Saat Suara Capai 4 Persen

Nasional
Respons PDI-P soal Gibran Berharap Jokowi dan Megawati Bisa Bertemu

Respons PDI-P soal Gibran Berharap Jokowi dan Megawati Bisa Bertemu

Nasional
GASPOL! Hari Ini: Keyakinan Yusril, Tinta Merah Megawati Tak Pengaruhi MK

GASPOL! Hari Ini: Keyakinan Yusril, Tinta Merah Megawati Tak Pengaruhi MK

Nasional
Tak Banyak Terima Permintaan Wawancara Khusus, AHY: 100 Hari Pertama Fokus Kerja

Tak Banyak Terima Permintaan Wawancara Khusus, AHY: 100 Hari Pertama Fokus Kerja

Nasional
Jadi Saksi Kasus Gereja Kingmi Mile 32, Prngusaha Sirajudin Machmud Dicecar soal Transfer Uang

Jadi Saksi Kasus Gereja Kingmi Mile 32, Prngusaha Sirajudin Machmud Dicecar soal Transfer Uang

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com