Resmikan Gedung Baru ASEAN, Jokowi Terkenang saat Menjabat Gubernur DKI

Kompas.com - 08/08/2019, 12:45 WIB
Presiden Joko Widodo meresmikan gedung Sekretariat ASEAN di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (8/8/2019).  KOMPAS.com/IhsanuddinPresiden Joko Widodo meresmikan gedung Sekretariat ASEAN di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (8/8/2019). 
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo meresmikan gedung Sekretariat ASEAN di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (8/8/2019). 

Jokowi mengaku memiliki keterikatan dengan pembangunan gedung tersebut.

Dalam sambutannya Jokowi menceritakan awal mula pembangunan gedung Sekretariat ASEAN ini.

Sebelum menjadi gedung Sekretariat ASEAN, bangunan tersebut merupakan kantor Wali Kota Jakarta Selatan.

"Tujuh tahun yang lalu saat saya masih jabat Gubernur DKI Jakarta, saya masih ingat, saya lama berdiskusi dengan Wakil Sekjen ASEAN dan topik bahasannya mengenai pembangunan gedung lama Wali Kota Jakarta Selatan untuk perluasan gedung Sekretariat ASEAN," kata Jokowi.

Baca juga: Pemprov DKI Hibahkan Lahan Eks Kantor Wali Kota Jaksel untuk Kantor ASEAN

Pengalaman itulah yang menjadikan Jokowi memiliki keterikatan dengan gedung Sekretariat ASEAN.

Jokowi menyebut gedung tersebut memang diperlukan untuk menunjang misi ASEAN.

"Memang sejak awal saya memiliki keterikatan pribadi dengan pembangunan gedung ini. Oleh karena itu saya selalu pantau dengan dekat pembangunan gedung ini," ujar Jokowi.

"Saya sadar betul bahwa gedung ini sangat diperlukan untuk ASEAN. Gedung ini diperlukan ASEAN untuk menunjang misinya ke depan," tambahnya.

Baca juga: DPRD DKI Bentuk Pansus Hibah Eks Kantor Wali Kota Jaksel Menjadi Gedung ASEAN

Jokowi menilai negara-negara ASEAN telah berhasil memainkan peran dalam misi perdamaian, baik di kawasan ASEAN sendiri maupun dunia.

Ke depannya, dia berharap negara-negara ASEAN tetap bersatu dalam menghadapi perubahan dunia.

"ASEAN harus dapat mempertahankan relevansinya, relevan bagi perkembangan baru dunia, relevan bagi pemenuhan kepentingan rakyat ASEAN, dan ASEAN harus bekerja lebih cepat dalam merespons perubahan yang sangat cepat, semua kerja cepat," ujar Jokowi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

“Asia Climate Rally”, Nasib yang Sama dan Tuntutan Anak Muda Asia

“Asia Climate Rally”, Nasib yang Sama dan Tuntutan Anak Muda Asia

Nasional
Tak Perlu Cemas, Cek Status BPJS Kesehatan Cukup Via Pandawa

Tak Perlu Cemas, Cek Status BPJS Kesehatan Cukup Via Pandawa

Nasional
Ini Dampak yang Akan Terjadi jika Anak Menjadi Korban Cyber Bullying

Ini Dampak yang Akan Terjadi jika Anak Menjadi Korban Cyber Bullying

Nasional
Wamenag: Penyiapan Naskah Khotbah Shalat Jumat Jangan Diartikan Bentuk Intervensi

Wamenag: Penyiapan Naskah Khotbah Shalat Jumat Jangan Diartikan Bentuk Intervensi

Nasional
Sebaran 5.418 Kasus Baru Covid-19 dari 34 Provinsi, Tertinggi DKI dengan 1.370

Sebaran 5.418 Kasus Baru Covid-19 dari 34 Provinsi, Tertinggi DKI dengan 1.370

Nasional
Terus Lakukan Inovasi di Bidang Pendidikan, Gubernur Babel Raih Anugerah Dwija Praja Nugraha

Terus Lakukan Inovasi di Bidang Pendidikan, Gubernur Babel Raih Anugerah Dwija Praja Nugraha

Nasional
UPDATE: 46.574 Spesimen Terkait Covid-19 Diperiksa dalam Sehari, Total 5.612.789

UPDATE: 46.574 Spesimen Terkait Covid-19 Diperiksa dalam Sehari, Total 5.612.789

Nasional
UPDATE 28 November: Ada 69.370 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 28 November: Ada 69.370 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 28 November: Ada 68.606 Suspek Covid-19 di Indonesia

UPDATE 28 November: Ada 68.606 Suspek Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 28 November: Bertambah 125, Pasien Covid-19 Meninggal Kini 16.646 Orang

UPDATE 28 November: Bertambah 125, Pasien Covid-19 Meninggal Kini 16.646 Orang

Nasional
UPDATE 28 November: Bertambah 4.527, Kini 441.983 Pasien Covid-19 Telah Sembuh

UPDATE 28 November: Bertambah 4.527, Kini 441.983 Pasien Covid-19 Telah Sembuh

Nasional
UPDATE: 5.418 Kasus Baru Covid-19 Indonesia dalam Sehari, Total 527.999

UPDATE: 5.418 Kasus Baru Covid-19 Indonesia dalam Sehari, Total 527.999

Nasional
Susun Penyiapan Naskah Khotbah Shalat Jumat, Kemenag Sebut Tak Mengikat Khatib

Susun Penyiapan Naskah Khotbah Shalat Jumat, Kemenag Sebut Tak Mengikat Khatib

Nasional
Tanggapi Ucapan Luhut, KPK Sebut Tak Ada Istilah Pemeriksaan Berlebihan

Tanggapi Ucapan Luhut, KPK Sebut Tak Ada Istilah Pemeriksaan Berlebihan

Nasional
KPK Prihatin Kepala Daerah Kembali Tersandung Korupsi

KPK Prihatin Kepala Daerah Kembali Tersandung Korupsi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X