Sidang Hari Ke-2 Pembacaan Putusan MK, Baru 5 Gugatan Pileg Dikabulkan

Kompas.com - 08/08/2019, 10:07 WIB
Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat. Kompas.com/Fitria Chusna FarisaGedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Mahkamah Konstitusi ( MK) telah menyelesaikan sidang pembacaan putusan sengketa hasil pemilu legislatif untuk 72 perkara, Rabu (7/8/2019).

Dari 72 perkara tersebut, hanya dua yang permohonannya dikabulkan oleh Mahkamah. Sisanya, permohonan dinyatakan ditolak, tidak dapat diterima, gugur, atau ditarik kembali.

Dua gugatan yang diterima masing-masing dimohonkan oleh Partai Golkar dan PDI-P.

Baca juga: MK Tolak Gugatan Keponakan Prabowo, Ini Sebabnya...

Golkar menyoal kesalahan pencatatan hasil perolehan suara untuk pemilu legislatif tingkat DPRD Kota Surabaya.

Dalam putusannya, Mahkamah memerintahkan KPU untuk melaksanakan penghitungan suara ulang di tiga TPS di Kota Surabaya yang terbukti terdapat kesalahan pencatatan.

Sementara itu, PDI-P mempermasalahkan pencatatan hasil perolehan suara pemilu leguslatif DPRD Kabupaten Trenggalek.

Baca juga: Akhir Kasus Surat Suara Tercoblos Malaysia: Gugatan Nasdem Ditolak MK

 

Atas perkara ini, Mahkamah memerintahkan KPU melakukan penghitungan suara ulang di empat TPS di Kabupaten Trenggalek.

Gugatan yang ditolak MK di antaranya yang dimohonkan oleh Partai Nasdem untuk pileg DPR RI daerah pemilihan DKI Jakarta II.

Perkara ini merupakan lanjutan atas kasus surat suara tercoblos di Malaysia, April 2019 lalu.

Baca juga: MK Perintahkan KPU Hitung Ulang Suara 3 TPS di Surabaya

Dalam putusannya, Mahkamah menilai tak dapat membuktikan dalilnya. Sehingga, permohonan Nasdem ditolak karena tak beralasan secara hukum.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X