OTT KPK, Orang Kepercayaan Anggota DPR Ditangkap

Kompas.com - 08/08/2019, 08:49 WIB
Ilustrasi KPK. Tribun Jabar/Gani KurniawanIlustrasi KPK.

JAKARTA, KOMPAS.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan ( OTT) terhadap pejabat negara di Jakarta, Rabu (7/8/2019) pukul 21.30.

Dari OTT tersebut, KPK mengamankan 11 orang, terdiri dari unsur swasta, pengusaha importir, sopir, dan orang kepercayaan anggota DPR

"Betul tadi malam mulai jam 21.30 ada giat di Jakarta, 11 orang sudah diamankan di Gedung KPK," ujar Ketua KPK Agus Rahardjo lewat keterangan tertulis, Kamis (8/8/2019).

Baca juga: KPK Lakukan OTT di Jakarta, 11 Orang Diamankan


 

Menurut dia, KPK menerima informasi rencana pemberian uang kepada seorang anggota DPR dari komisi yang bertugas di bidang perdagangan, perindustrian, dan investasi. 

Namun, Agus tidak merinci siapa orang kepercayaan anggota DPR tersebut. Ia juga tidak menyebut anggota DPR yang dimaksud. 

Agus menyampaikan, belakangan KPK menerima informasi akan terjadi transaksi terkait dengan rencana impor bawang putih ke Indonesia.

 

Setelah dicek, diketahui ada dugaan transaksi menggunakan sarana perbankan.

"Tim KPK mengamankan bukti transfer sekitar Rp 2 miliar. Selain itu, dari orang kepercayaan anggota DPR ditemukan mata uang asing berupa dollar AS, masih dalam proses penghitungan dan penelusuran," ujar dia.

Baca juga: OTT Gubernur Kepri, 2 Pengusaha Batam Kock Meng dan Johannes Kodrat Kembali Diperiksa KPK

Belum diketahui dengan pasti siapa saja yang diamankan dalam OTT ini. Namun, KPK mempunyai waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X