29 Calon Hakim Agung Lolos Seleksi Kualitas di Komisi Yudisial

Kompas.com - 07/08/2019, 17:26 WIB
Ketua Bidang Rekruitmen Hakim KY Aiduk Fitriciada Azhari (kiri) umumkan 29 orang calon hakim agung yang lolos seleksi kualitas di Kantor Komisi Yudisial, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (7/8/2019). KOMPAS.com/Deti Mega PurnamasariKetua Bidang Rekruitmen Hakim KY Aiduk Fitriciada Azhari (kiri) umumkan 29 orang calon hakim agung yang lolos seleksi kualitas di Kantor Komisi Yudisial, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (7/8/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Yudisial ( KY) mengumumkan 29 orang calon hakim agung yang berhasil lolos seleksi kualitas.

Anggota KY Ketua Bidang Rekruitmen Hakim Agung Aidul Fitriciada Azhari mengatakan, ke-29 orang calon hakim agung yang lolos seleksi kualitas tersebut diputuskan dalam sidang pleno pada Rabu (7/8/2019).

"Seleksi kualitas ini untuk mengukur dan menilai tingkat kapasitas keilmuan dan keahlian calon berdasarkan standar kompetensi calon hakim agung," ujar Aidul dalam konferensi pers Pengumuman Seleksi Kualitas Calon Hakim Agung dan Ad Hoc pada Mahkamah Agung di Kantor KY, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (7/8/2019).

Baca juga: 70 Calon Hakim Agung Lolos Seleksi Administrasi

Seleksi kualitas yang dimaksud merupakan tahapan kedua dari seleksi calon hakim agung tersebut.

Seleksi yang dilakukan berupa studi kode etik dan pedoman perilaku hakim, pembuatan karya tulis, studi kasus hukum dan tes objektif, serta penilaian karya profesi.

"Bagi hakim yang sudah menjalani pengadilan hakim tinggi, maka harus memenuhi satu putusan hakim tingkat 1 dan banding, tapi kalau masih 0 tahun (hakim tinggi belum periksa perkara) hanya dimungkinkan kirim 2 putusan hakim tingkat 1," jelas dia.

Baca juga: KY Diminta Lebih Selektif dan Obyektif Saat Ajukan Calon Hakim Agung

Calon hakim agung yang sudah lolos seleksi kualitas ini, kata dia, selanjutnya akan mengikuti seleksi tahap III yang meliputi seleksi kesehatan dan kepribadian yang akan dilakukan pada bulan September 2019.

Adapun rincian ke-29 orang yang lolos untuk calon hakim agung adalah sebanyak 7 orang untuk hakim agung kamar pidana dan 11 orang untuk hakim agung kamar perdata.

Lalu, 4 orang untuk hakim agung kamar agama, 3 orang untuk hakim agung kamar tata usaha negara, dan 4 orang untuk hakim agung kamar militer.

Baca juga: Aspek Integritas Jadi Pertimbangan Komisi III Tolak Calon Hakim Agung yang Diajukan KY

"Sejauh ini, peserta yang tidak lulus seleksi kualitas karena mereka tidak memenuhi nilai ambang batas atau passing grade yang ditetapkan dalam rapat pleno KY," kata dia.

Selain mengumumkan hasil seleksi kualitas calon hakim agung, KY juga mengumumkan hasil seleksi calon hakim ad hoc hubungan industrial pada Mahkamah Agung dan calon hakim ad hoc tindak pidana korupsi pada Mahkamah Agung, yang masing-masing terdiri dari 16 dan 7 orang.

Dengan demikian jumlah keseluruhan yang lolos di seleksi kualitas dari para calon hakim MA ini adalah 52 orang.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Politik Uang, Bawaslu akan Patroli Saat Masa Tenang 6-8 Desember

Cegah Politik Uang, Bawaslu akan Patroli Saat Masa Tenang 6-8 Desember

Nasional
Bawaslu Temukan 37 Dugaan Pelanggaran Politik Uang pada Kampanye Pilkada di Tengah Pandemi

Bawaslu Temukan 37 Dugaan Pelanggaran Politik Uang pada Kampanye Pilkada di Tengah Pandemi

Nasional
10 Hari Terakhir, Bawaslu Temukan 458 Kampanye Langgar Protokol Kesehatan

10 Hari Terakhir, Bawaslu Temukan 458 Kampanye Langgar Protokol Kesehatan

Nasional
UPDATE 5 Desember: Bertambah 6.027, Kasus Covid-19 Kini Capai 569.707 Orang

UPDATE 5 Desember: Bertambah 6.027, Kasus Covid-19 Kini Capai 569.707 Orang

Nasional
KPU Diminta Batalkan Rencana Pemberian Suara Langsung oleh Pasien Covid-19

KPU Diminta Batalkan Rencana Pemberian Suara Langsung oleh Pasien Covid-19

Nasional
Yorrys Raweyai: Evaluasi UU Otsus Papua Perlu Dimasukkan ke Prolegnas Prioritas 2021

Yorrys Raweyai: Evaluasi UU Otsus Papua Perlu Dimasukkan ke Prolegnas Prioritas 2021

Nasional
Perludem Nilai Rencana Petugas KPPS Datangi Pasien Covid-19 ke RS Sangat Berisiko

Perludem Nilai Rencana Petugas KPPS Datangi Pasien Covid-19 ke RS Sangat Berisiko

Nasional
Berkaca Dampak Libur Panjang, IAKMI Prediksi Ada Kenaikan Kasus Covid-19 Setelah Pilkada

Berkaca Dampak Libur Panjang, IAKMI Prediksi Ada Kenaikan Kasus Covid-19 Setelah Pilkada

Nasional
Ketum PPNI: 75 Persen Perawat Meninggal Akibat Covid-19 Bertugas di Kamar Rawat Inap

Ketum PPNI: 75 Persen Perawat Meninggal Akibat Covid-19 Bertugas di Kamar Rawat Inap

Nasional
Ini Pesan IDI Buat Anda yang Masih Tak Percaya Covid-19

Ini Pesan IDI Buat Anda yang Masih Tak Percaya Covid-19

Nasional
IDI: Sejak Maret 2020, Total 342 Petugas Medis Wafat karena Covid-19

IDI: Sejak Maret 2020, Total 342 Petugas Medis Wafat karena Covid-19

Nasional
Cagub Sumbar Mulyadi Jadi Tersangka Tindak Pidana Pemilu

Cagub Sumbar Mulyadi Jadi Tersangka Tindak Pidana Pemilu

Nasional
Jelang Pemungutan Suara, Bertambah Jumlah Daerah Penyelenggara Pilkada Berstatus Zona Merah

Jelang Pemungutan Suara, Bertambah Jumlah Daerah Penyelenggara Pilkada Berstatus Zona Merah

Nasional
Peneliti LIPI: UU Otsus Berhasil bagi Pemerintah, Gagal Menurut Rakyat Papua

Peneliti LIPI: UU Otsus Berhasil bagi Pemerintah, Gagal Menurut Rakyat Papua

Nasional
OTT KPK, Pejabat Kemensos Ditangkap Bersama Sejumlah Orang

OTT KPK, Pejabat Kemensos Ditangkap Bersama Sejumlah Orang

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X