MK Gelar Sidang Pembacaan Putusan 67 Perkara Pileg

Kompas.com - 06/08/2019, 10:17 WIB
Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat. Kompas.com/Fitria Chusna FarisaGedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Mahkamah Konstitusi ( MK) menggelar sidang pembacaan putusan sengketa hasil pemilu legislatif, Selasa (6/8/2019). Sidang dihadiri sembilan hakim Mahkamah.

Hadir pula pihak-pihak yang berperkara, mulai dari peserta pemilu sebagai pemohon, Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai termohon, peserta pemilu lainnya sebagai pihak terkait, dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

"Hari ini adalah proses terakhir dari rangkaian sidang legislatif. Dengan agenda pengucapan putusan," kata Ketua MK Anwar Usman saat membuka sidang di Gedung MK, Jakarta Pusat, Selasa (6/8/2019).

Baca juga: Masih Menunggu Putusan MK, 45 Kursi DPRD Padang Terancam Kosong

"Selama proses pengucapan putusan tak ada ruang interupsi atau tanya jawab," kata Anwar lagi. 

Ada 67 dari 219 perkara yang akan dibacakan pada hari ini.

Ke-67 perkara itu meliputi sengketa dari berbagai tingkatan dan sejumlah provinsi, seperti Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Timur, Riau, Bengkulu, Lampung, Kepualauan Riau, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Banten, dan Bali.

Baca juga: Hakim MK Gelar Rapat Tentukan Nasib Gugatan Sengketa Pileg 2019

Selain itu, Provinsi Kalimantan Tengah, Gorontalo, Maluku, Papua, Sumatra Barat, Jawa Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, dan Maluku Utara.

Sidang akan dilanjutkan selama tiga hari ke depan hingga Jumat (9/8/2019).

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X