Ini 40 Capim KPK yang Lolos Tes Psikologi

Kompas.com - 05/08/2019, 16:14 WIB
Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (11/7/2019). KOMPAS.com/IhsanuddinPanitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (11/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 40 orang dinyatakan lolos tes psikologi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masa jabatan 2019-2023.

Peserta terbanyak berasal dari akademisi/dosen sejumlah 7 orang, menyusul anggota Polri 6 orang, dan komisioner/pegawai KPK 5 orang.

"Advokat 2 orang, jaksa 3 orang, pensiunan jaksa 1 orang, hakim 1 orang," kata Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Capim KPK periode 2019-2023 Yenti Ganarsih di Gedung Kementerian Sekretariat Negara, Senin (5/8/2019).

Selain itu, ada 4 orang auditor yang lolos, 1 orang Komjak Kompolnas, 4 orang PNS, 1 orang pensiunan PNS, dan lain-lain 5 orang.

Baca juga: 40 Capim KPK Lolos Tahap Psikotes

Sebanyak 40 peserta yang lolos ini wajib melanjutkan seleksi ke tahapan selanjutnya, yaitu profile assessment.

Tahapan tes profile assessment rencananya digelar pada Kamis dan Jumat, 8-9 Agustus 2019 pukul 7.30 WIB di Gedung Lembaga Pertahanan Negara (Lemhanas), Jakarta Pusat.

Berikut daftar 40 nama peserta yang lolos tes psikologi, diklasifikasikan berdasarkan profesi:

Dosen/akademisi

1. Fontian Munzil

2. Luthfi Jayadi

3. Marthen Napang

4. Neneg Euis Fatimah

5. Nurul Ghufron

6. Suparman Marzuki

7. Zaki Sierrad

Anggota Polri 

8. Antam Novambar

9. Bambang Sri Herwanto

10. Dharma Pongrekung

Baca juga: Jelang Pengumuman Hasil Psikotes Capim KPK, Ini Harapan Abraham Samad dan Busyro Muqoddas

11. Firli Bauri

12. Juansih

13. Sri Handayani

Komisioner/pegawai KPK

14. Alexander Marwata - Komisioner KPK

15. Chandra Sulistyo - Pegawai KPK

16. Giri Suprapdiono - Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat Komisi Pelayanan Masyarakat KPK

17. Laode Muhammad Syarif - Komisiner KPK

18. Sujarnako - Pegawai KPK

Auditor 

19. Eddy Hary Susanto

20. Eko Yulianto

21. I Nyoman Wara

22. Wawan Saeful Anwar

PNS 

23. Joko Muspianto - PNS BPKB Perwakilan Lampung

24. Nelson Ambarita - PNS BPK

25. Roby Arya - PNS Seskab

26. Sigit Danang Joyo - PNS Kemenkeu

Jaksa 

27. Johanes Tanak

28. Sugeng Purnomo

29. Supardi

Advokat 

30. Lili Pintauli Siregar

31. Torkis Parlaungan Siregar

Hakim 

32. Nawawi Pamolango

Pensiunan jaksa 

33. Jasman Panjaitan

Baca juga: Jelang Pengumuman Hasil Psikotes Capim KPK, Ini Harapan Abraham Samad dan Busyro Muqoddas

Komjak Kompolnas

34. Dede Farhan Aulawi

Pensiunan PNS 

35. Aidir Amin Daud - mantan Dirjen Administrasi Hukum Umum Kemenkumham

Lain-lain

36. Agus Santoso - Mantan Wakil Ketua PPATK

37. Franky Ariyadi - Pegawai Bank

38. Jimmy Muhammad Rifai - Penasihat Menteri Desa

39. Cahyo RE Wibowo - Karyawan BUMN

40. Dedi Haryadi - Tim Stranas Pencegahan Korupsi KPK



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 3 Agustus: Total 1.552.141 Spesimen Diperiksa terkait Covid-19

UPDATE 3 Agustus: Total 1.552.141 Spesimen Diperiksa terkait Covid-19

Nasional
Kasus Harun Masiku, Agustiani Tio Fridelina Dituntut 4,5 Tahun Penjara

Kasus Harun Masiku, Agustiani Tio Fridelina Dituntut 4,5 Tahun Penjara

Nasional
Sebaran Kasus Covid-19 di Indonesia 3 Agustus: Jatim Tertinggi

Sebaran Kasus Covid-19 di Indonesia 3 Agustus: Jatim Tertinggi

Nasional
Mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan Dituntut 8 Tahun Penjara

Mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan Dituntut 8 Tahun Penjara

Nasional
UPDATE 3 Agustus: Kasus Suspek Covid-19 Capai 77.572 Orang

UPDATE 3 Agustus: Kasus Suspek Covid-19 Capai 77.572 Orang

Nasional
Berkaca Sejarah Pandemi Flu 1918, Kebijakan Tegas soal Covid-19 Dinilai Perlu Ada

Berkaca Sejarah Pandemi Flu 1918, Kebijakan Tegas soal Covid-19 Dinilai Perlu Ada

Nasional
Denny Indrayana: Sore Ini Kami ke Demokrat, Mudah-mudahan Dapat Dukungan

Denny Indrayana: Sore Ini Kami ke Demokrat, Mudah-mudahan Dapat Dukungan

Nasional
UPDATE 3 Agustus: Tambah 66, Pasien Meninggal akibat Covid-19 Kini 5.302

UPDATE 3 Agustus: Tambah 66, Pasien Meninggal akibat Covid-19 Kini 5.302

Nasional
UPDATE 3 Agustus: Pasien Sembuh Covid-19 Jadi 70.237 Orang, Tambah 1.262

UPDATE 3 Agustus: Pasien Sembuh Covid-19 Jadi 70.237 Orang, Tambah 1.262

Nasional
Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 di Indonesia Naik Jadi 61,79 Persen

Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 di Indonesia Naik Jadi 61,79 Persen

Nasional
Pengadilan Tinggi DKI Kuatkan Vonis Mantan Dirut Garuda Emirsyah Satar

Pengadilan Tinggi DKI Kuatkan Vonis Mantan Dirut Garuda Emirsyah Satar

Nasional
Satgas Covid-19: Pandemi Selalu Sporadis, Bisa Muncul dari Mana Saja

Satgas Covid-19: Pandemi Selalu Sporadis, Bisa Muncul dari Mana Saja

Nasional
Komentari Pemecatan Evi Novida, Komisioner KPU Daerah Disanksi DKPP

Komentari Pemecatan Evi Novida, Komisioner KPU Daerah Disanksi DKPP

Nasional
UPDATE: Kini Ada 113.134 Kasus Covid-19 di Indonesia, Bertambah 1.679

UPDATE: Kini Ada 113.134 Kasus Covid-19 di Indonesia, Bertambah 1.679

Nasional
Satgas: Angka Kematian akibat Covid-19 di Indonesia Makin Menurun

Satgas: Angka Kematian akibat Covid-19 di Indonesia Makin Menurun

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X