Trisakti Muhammadiyah, Jangan Gagap Menghadapi Zaman

Kompas.com - 29/07/2019, 07:00 WIB
Logo Muhammadiyah. -Logo Muhammadiyah.

Kekuatan Muhammadiyah selama satu abad terakhir ini mampu melakukan transformasi masyarakat dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan kemandirian ekonomi umat.

Hal ini pula yang menjadikan imajinasi kebangsaan Muhammadiyah itu tidak muluk-muluk, berfokus pada minimal tiga bidang tersebut. Tidak ada lagi perdebatan soal ideologi bangsa.

Karena bagi Muhammadiyah, dalam amatan saya, masalah terbesar bangsa Indonesia yaitu dalam bidang pendidikan, kesehatan, serta kemandirian ekonomi.

Tiga hal krusial yang selalu diperbarui secara terus-menerus secara konten maupun manajemen serta mengikuti perkembangan zaman, khususnya di era digital industri 4.0 dan juga sebentar lagi 5.0.

Transformasi Trisakti Muhammadiyah ke depan

Memasuki era revolusi industri 4.0 dan 5.0 perlu reorientasi mengenai Trisakti Muhammadiyah. Hal ini mendesak dilakukan, mengingat zaman telah berubah, semangat pun berbeda dengan era sebelumnya. Belum lagi tantangannya yang semakin kompleks.

Sementara banyak pengelola di amal usaha Muhammadiyah baik di lembaga pendidikan, kesehatan, dan ekonomi perlu diintervensi kapasitasnya supaya dapat embedded dengan semangat revolusi industri 4.0 maupun 5.0.

Hal ini mutlak dilakukan agar tidak latah menghadapi gelombang yang luar biasa cepat akibat revolusi industri 4.0 apalagi 5.0.

Muhammadiyah sebagai tenda bangsa akan semakin berkibar dan harum namanya manakala mampu melakukan transformasi sosial dari masyarakat industrial konvensional ke arah industri 4.0 dan 5.0. Sebuah masyarakat siber, tidak sekadar modern, namun sudah sudah postmodern.

Yang dihadapi Muhammadiyah hari ini adalah tahayul, bid’ah, dan churafat (TBC) dalam bentuk-bentuk baru dalam dunia siber.

Di antaranya, otoritas keagamaan semakin bergeser dari ustaz/kiai tradisional-modern ke dunia siber; mereka yang mampu memaksimalkan platform-platform media sosial; fb, twitter, instagram, pod cast, you tube, dan semacamnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mardiono Jadi Wantimpres Jokowi, PPP Sebut Tak Mewakili Partai

Mardiono Jadi Wantimpres Jokowi, PPP Sebut Tak Mewakili Partai

Nasional
Hapus UN, Kemendikbud Prediksi Ratusan Miliar Dapat Dihemat

Hapus UN, Kemendikbud Prediksi Ratusan Miliar Dapat Dihemat

Nasional
Melaju 50 Km Per Jam, Pajero Oleng Tabrak 2 Motor, Suami Istri di Tegal Tewas

Melaju 50 Km Per Jam, Pajero Oleng Tabrak 2 Motor, Suami Istri di Tegal Tewas

Nasional
Buka Mukernas V PPP, Ketua Panitia Sapa Sekjen Versi Muktamar Jakarta

Buka Mukernas V PPP, Ketua Panitia Sapa Sekjen Versi Muktamar Jakarta

Nasional
UN Dihapus, Politisi PDI-P: Kita Enggak Mau yang Kena Pak Jokowi Juga...

UN Dihapus, Politisi PDI-P: Kita Enggak Mau yang Kena Pak Jokowi Juga...

Nasional
Nadiem Beberkan Konsep Merdeka Belajar, Ini 3 Catatan dari PGRI

Nadiem Beberkan Konsep Merdeka Belajar, Ini 3 Catatan dari PGRI

Nasional
PPP Gelar Mukernas V, Bahas Jadwal Muktamar Partai hingga Pilkada 2020

PPP Gelar Mukernas V, Bahas Jadwal Muktamar Partai hingga Pilkada 2020

Nasional
PGRI Dukung Wacana Nadiem Menghapus UN, tapi....

PGRI Dukung Wacana Nadiem Menghapus UN, tapi....

Nasional
Kementerian BUMN Pastikan Krisis Garuda Indonesia Diselesaikan Secepatnya

Kementerian BUMN Pastikan Krisis Garuda Indonesia Diselesaikan Secepatnya

Nasional
UN Dihapus, Anggota Komisi X: Jangan Ganti Menteri, Ganti Kebijakan

UN Dihapus, Anggota Komisi X: Jangan Ganti Menteri, Ganti Kebijakan

Nasional
Anggota Komisi X DPR Tagih Kajian Kemendikbud soal Penghapusan UN

Anggota Komisi X DPR Tagih Kajian Kemendikbud soal Penghapusan UN

Nasional
Kemendagri: Selain Perbankan, Layanan e-KYC Berbasis Data Kependudukan Akan Diterapkan di 33 Rumah Sakit

Kemendagri: Selain Perbankan, Layanan e-KYC Berbasis Data Kependudukan Akan Diterapkan di 33 Rumah Sakit

Nasional
Ditunjuk Jadi Wantimpres, Wiranto Diharapkan Segera Mundur dari Hanura

Ditunjuk Jadi Wantimpres, Wiranto Diharapkan Segera Mundur dari Hanura

Nasional
Ini Komitmen Dompet Dhuafa untuk Jaga Perdamaian Dunia

Ini Komitmen Dompet Dhuafa untuk Jaga Perdamaian Dunia

Nasional
Gandeng Dompet Dhuafa, YMGPI Galang Dana untuk Cegah Kanker Payudara

Gandeng Dompet Dhuafa, YMGPI Galang Dana untuk Cegah Kanker Payudara

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X