Kompas.com - 26/07/2019, 17:27 WIB


KOMPAS.com – Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Andrea Poeloengan menanggapi dugaan tindak penyalahgunaan senjata api oleh Brigadir RT di Polsek Cimanggis, Depok, Jawa Barat,yang menewaskan rekannya Bripka RE.

Kasus polisi tembak polisi ini berawal karena keduanya emosi.

“Ini bisa jadi karena sama-sama keras terhadap pendirian, saling tidak peduli terhadap kebutuhan, harapan, dan kekhawatiran satu pihak dengan pihak lainnya,” kata Andrea.

Mengenai kondisi Brigadir RT, menurut Andrea, perlu didalami lebih jauh.

“Hanya saja si pelaku penembakan bisa jadi memiliki ego, gangguan psikis, arogansi, abuse of power, tidak dapat mengendalikan emosi, atau yang lainnya yang menjadi faktor penyebab,” ujar Andrea.

Baca juga: Kasus Polisi Tembak Polisi, Polri Akan Cek Urine dan Kondisi Psikologi Pelaku

Andrea juga menyoroti soal kelayakan seorang anggota polisi memegang senjata api.

Hal ini ditentukan oleh uji psikologis dan jasmani yang seharusnya dilakukan secara berkala setiap 6 bulan sekali.

Akan tetapi, menurut dia, ini juga belum cukup untuk memastikan kejiwaan seorang anggota dalam kondisi baik sehingga aman dibekali senjata.

“Perlu ada pemeliharaan dan perawatan agar kualitas kesehatan jiwa tetap prima. Perawatan kesehatan jiwa sama (pentingnya) dengan kesehatan badan, karena justru jiwanya harus kuat dalam bertugas sebagai polisi selain badan,” jelas Andrea.

Kompolnas, lanjut dia, mengusulkan pengadaan konselor psikolog pada setiap polres sejak tahun 2016 untuk menjaga kesehatan jiwa setiap anggota kepolisian.

Baca juga: Berawal dari Emosi, Ini Kronologi Polisi Tembak Polisi di Polsek Cimanggis

Akan tetapi, hingga saat ini, belum ada perkembangan terkait pengadaan psikolog ini.

“Hal ini terlihat ketika penerimaan Perwira Polri Sumber Sarjana, tidak sampai 34 psikolog klinis yang diterima pada tiap tahunnya sejak 2016,” kata Andrea.

Ia menambahkan, jika kondisi seperti ini terus dibiarkan, maka tidak menutup kemungkinan kasus penembakan sewenang-wenang oleh anggota kepolisian akan terulang kembali di kemudian hari.

Andrea menyebutkan, selama ini hanya ada pemeriksaan kesehatan secara fisik seperti uji laboratorium, tetapi tidak ada pemeriksaan dan pemeliharaan kesehatan jiwa secara rutin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kritik Jokowi Kerahkan Relawan, Demokat: Presiden Fokus Kerja Saja daripada Urus Capres 2024

Kritik Jokowi Kerahkan Relawan, Demokat: Presiden Fokus Kerja Saja daripada Urus Capres 2024

Nasional
Sindir Jokowi, Demokrat: Pemimpin Bukan Dilihat dari Fisik atau Citranya, Seolah Dekat Rakyat

Sindir Jokowi, Demokrat: Pemimpin Bukan Dilihat dari Fisik atau Citranya, Seolah Dekat Rakyat

Nasional
Bersama WMP Group, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Gempa Bumi Cianjur

Bersama WMP Group, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Gempa Bumi Cianjur

Nasional
Tim Psikologi TNI AL Beri Trauma Healing Anak-anak Korban Gempa Cianjur

Tim Psikologi TNI AL Beri Trauma Healing Anak-anak Korban Gempa Cianjur

Nasional
KSAL Yudo Margono, Sang Panglima Kapal Perang Calon Kuat Panglima TNI

KSAL Yudo Margono, Sang Panglima Kapal Perang Calon Kuat Panglima TNI

Nasional
KPK Minta Pihak Perusahaan yang Mengurus HGU di Kanwil BPN Riau Kooperatif

KPK Minta Pihak Perusahaan yang Mengurus HGU di Kanwil BPN Riau Kooperatif

Nasional
Semarakkan Sail Tidore 2022, BPJS Ketenagakerjaan Ajak Seluruh Pekerja Peduli Jaminan Sosial

Semarakkan Sail Tidore 2022, BPJS Ketenagakerjaan Ajak Seluruh Pekerja Peduli Jaminan Sosial

Nasional
Di Munas KAHMI, Prabowo Puji Eksistensi Kader HMI di Partai Politik

Di Munas KAHMI, Prabowo Puji Eksistensi Kader HMI di Partai Politik

Nasional
Ismail Bolong Diburu Polisi, Akankah Terungkap Jenderal Penerima Suap Tambang Ilegal?

Ismail Bolong Diburu Polisi, Akankah Terungkap Jenderal Penerima Suap Tambang Ilegal?

Nasional
Komisi VIII DPR Apresiasi Langkah Kemensos Tangani Dampak Gempa Cianjur

Komisi VIII DPR Apresiasi Langkah Kemensos Tangani Dampak Gempa Cianjur

Nasional
Kunjungi Cianjur, Mensos Risma Sisir Pengungsian yang Sulit Terjangkau Bantuan

Kunjungi Cianjur, Mensos Risma Sisir Pengungsian yang Sulit Terjangkau Bantuan

Nasional
Titah Jokowi kepada Ribuan Relawan hingga Sinyal Capres Pilihannya

Titah Jokowi kepada Ribuan Relawan hingga Sinyal Capres Pilihannya

Nasional
Menjaga Kehormatan Lembaga Negara di RKUHP

Menjaga Kehormatan Lembaga Negara di RKUHP

Nasional
Bawaslu: Gugatan Sengketa Partai Republiku, PKP, Prima, dan Parsindo Tak Bisa Diterima

Bawaslu: Gugatan Sengketa Partai Republiku, PKP, Prima, dan Parsindo Tak Bisa Diterima

Nasional
Arahan Jokowi ke Relawan Soal Pilih Presiden: Dari yang Senang Blusukan hingga Rambut Penuh Uban

Arahan Jokowi ke Relawan Soal Pilih Presiden: Dari yang Senang Blusukan hingga Rambut Penuh Uban

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.