Kompas.com - 26/07/2019, 14:10 WIB
Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep saat berduel kuliner di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (11/3/2018) Kompas.com/YOGA SUKMANAGibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep saat berduel kuliner di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (11/3/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com — Menjelang pemilihan kepala daerah serentak 2020, sejumlah nama potensial mulai mencuat ke permukaan. Ada yang memang tokoh politik, tetapi ada pula nama yang muncul hanya didasarkan pada popularitas di masyarakat.

Menariknya, anak-anak dari presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo-Ma'ruf Amin ikut meramaikan bursa nama calon kepala daerah tersebut.

Putri Ma'ruf Amin

Putri Ma'ruf Amin bernama Siti Nur Azizah menyatakan siap bertarung dalam Pilkada Tangerang Selatan 2020.

Tidak mau berlama-lama, bahkan foto wajah wanita kelahiran Jakarta, 5 September 1972, itu sudah terpampang di spanduk yang tersebar di sejumlah sudut jalan Tangerang Selatan.

Dalam spanduk itu tertulis jargon "Tangsel Lebih Maju".

Siti Nur Azizah, Putri Wakil Presiden Indonesia terpilih, Maruf Amin, selepas menghadiri acara penganugerahan dari Rakyat Merdeka Group di Serpong, Tangsel, Selasa (23/7/2019). TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR Siti Nur Azizah, Putri Wakil Presiden Indonesia terpilih, Maruf Amin, selepas menghadiri acara penganugerahan dari Rakyat Merdeka Group di Serpong, Tangsel, Selasa (23/7/2019).
Ditemui ketika mewakili sang ayah menerima penghargaan dari Rakyat Merdeka Group, baru-baru ini, Nur Azizah mengatakan, dirinya siap mencurahkan dedikasinya bagi salah satu kota satelit DKI Jakarta itu.

"Saya kira kalau memang kita diharapkan untuk memberikan dedikasi terbaik kita untuk Banten, ya saya kira semua putra-putri Banten harus siap dan bismillah kalau memang masyarakat mengharapkan dan mendukung tentunya kita bisa memberikan dedikasi untuk Tangsel," ujar Siti Nur Azizah selepas acara, Selasa (23/7/2019).

Baca juga: Ingin Jadi Wali Kota Tangsel, Siti Nur Azizah Diuntungkan Nama Besar Maruf Amin

Jargon "Tangsel Lebih Maju" rupanya juga bukan asal dibuat. Jargon itu sekaligus menunjukkan apa fokus yang akan dikerjakan apabila terpilih menjadi pengganti Airin Rachmi Diany.

"Ya memang Banten harus lebih maju. Apalagi Tangsel sebagai kota yang sedang membangun. Pemerintah (Tangsel) yang sekarang ini kan sudah membangun landasan pembangunan yang sangat baik," ujar wanita yang diketahui pernah aktif di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu.

Dua putra Jokowi

Nama dua putra Jokowi, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep, juga muncul dalam bursa pemilihan Wali Kota Surakarta periode 2020-2025.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kartini dan Mimpi Ajarkan Kesetaraan ke Anak-anaknya...

Kartini dan Mimpi Ajarkan Kesetaraan ke Anak-anaknya...

Nasional
UPDATE 23 April: Bertambah 4 Orang, Kini ada 83 WNI Terjangkit Covid-19 di India

UPDATE 23 April: Bertambah 4 Orang, Kini ada 83 WNI Terjangkit Covid-19 di India

Nasional
Ada Temuan Kemagnetan Tinggi di Perairan Utara Bali, Kapuspen: Semoga Itu Titik Terang Pencarian KRI Nanggala-402

Ada Temuan Kemagnetan Tinggi di Perairan Utara Bali, Kapuspen: Semoga Itu Titik Terang Pencarian KRI Nanggala-402

Nasional
AHY: Walaupun Semakin Banyak yang Divaksin, Kita Masih Harus Kerja Keras

AHY: Walaupun Semakin Banyak yang Divaksin, Kita Masih Harus Kerja Keras

Nasional
Dilema Kartini, Perempuan yang Menuntut Pendidikan Setara dan Pentingnya Peran Ibu

Dilema Kartini, Perempuan yang Menuntut Pendidikan Setara dan Pentingnya Peran Ibu

Nasional
Anggota Komisi IX Minta Pemerintah Perketat Kedatangan WN India ke Indonesia

Anggota Komisi IX Minta Pemerintah Perketat Kedatangan WN India ke Indonesia

Nasional
Fraksi PPP Pertanyakan Adanya Larangan Mudik tetapi WN India Diperbolehkan Masuk Indonesia

Fraksi PPP Pertanyakan Adanya Larangan Mudik tetapi WN India Diperbolehkan Masuk Indonesia

Nasional
Kemenkes: 132 WN India Masuk Indonesia dengan Pesawat Carter

Kemenkes: 132 WN India Masuk Indonesia dengan Pesawat Carter

Nasional
Pimpinan Komisi IX: Pemerintah Harus Larang Perjalanan dari India ke Indonesia untuk Antisipasi Penyebaran Covid-19

Pimpinan Komisi IX: Pemerintah Harus Larang Perjalanan dari India ke Indonesia untuk Antisipasi Penyebaran Covid-19

Nasional
Komisi IX Usulkan 127 WN India Diisolasi di Pulau, seperti Saat ABK di Pulau Sebaru

Komisi IX Usulkan 127 WN India Diisolasi di Pulau, seperti Saat ABK di Pulau Sebaru

Nasional
Pertemuan Demokrat dan PKS, Demokrasi dan Penegakan Hukum Jadi Pembahasan

Pertemuan Demokrat dan PKS, Demokrasi dan Penegakan Hukum Jadi Pembahasan

Nasional
Pimpinan Komisi IX Minta Kemenlu Pemerintah Serius Tangani 127 WN India yang Masuk

Pimpinan Komisi IX Minta Kemenlu Pemerintah Serius Tangani 127 WN India yang Masuk

Nasional
UPDATE: Total 4.345 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri, Tambah 16 di 6 Negara

UPDATE: Total 4.345 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri, Tambah 16 di 6 Negara

Nasional
Kemenkes Usulkan Larangan Sementara WN India Masuk ke Indonesia

Kemenkes Usulkan Larangan Sementara WN India Masuk ke Indonesia

Nasional
PKS Sebut Pertemuan dengan Partai Demokrat Tak Bahas Koalisi Partai Islam

PKS Sebut Pertemuan dengan Partai Demokrat Tak Bahas Koalisi Partai Islam

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X