Sidang Tuntutan Kasus Pembunuhan Taruna ATKP Makassar Ditunda, Ini Alasannya

Kompas.com - 24/07/2019, 19:10 WIB
Muhammad Rusdi (21), terdakwa kasus pembunuhan Aldama Putra Pongkala, taruna tingkat 1 ATKP Makassar saat bersaksi di Pengadilan Negeri Makassar, Rabu (10/7/2019). KOMPAS.com/HIMAWANMuhammad Rusdi (21), terdakwa kasus pembunuhan Aldama Putra Pongkala, taruna tingkat 1 ATKP Makassar saat bersaksi di Pengadilan Negeri Makassar, Rabu (10/7/2019).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Sidang pembacaan tuntutan terhadap terdakwa kasus pembunuhan taruna Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan (ATKP) Makassar, Aldama Putra Pongkala, ditunda lantaran ketua majelis hakim Suratno berhalangan hadir.

Sidang yang seharusnya digelar pada Rabu (24/7/2019) siang, di Pengadilan Negeri Makassar tersebut telah menghadirkan Muhammad Rusdi (21) taruna tingkat 2 ATKP Makassar.

Rusdi merupakan satu-satunya terdakwa dalam kasus kematian Aldama.

"Sidang ditunda selama satu minggu, karena hakim ketua lagi dinas ke luar negeri," kata salah satu hakim anggota Zulkifli di ruang sidang.

Menurut Zulkifli pihaknya masih akan berkoordinasi untuk memutuskan apakah hakim ketua diganti, agar persidangan tetap berjalan pada Rabu pekan depan.

"Jadi kami akan berkoordinasi, apakah hakim akan diganti atau tidak," kata Zulkifli sebelum menutup sidang.

Baca juga: 4 Fakta Sidang Pembunuhan Taruna ATKP, Sujud di Depan Ibu Korban hingga Pemukulan Dianggap Biasa

Sementara itu, ayah korban, Daniel Pongkala, yang juga hadir di Pengadilan Negeri Makassar, berharap bahwa proses persidangan yang menimpa anaknya itu segera berakhir.

Ia pun kecewa dengan penundaan sidang ini.

Daniel menyerahkan sepenuhnya kepada hakim terkait hukuman yang akan dijatuhkan kepada terdakwa.

"Kami sudah serahkan sepenuhnya kepada penegak hukum. Kami tunggu hasilnya nanti," ujar Daniel saat ditemui di PN Makassar.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X