Komisi III Akan Hadirkan Menkumham soal Pertimbangan Amnesti Baiq Nuril

Kompas.com - 23/07/2019, 18:11 WIB
Suasana rapat pleno Komisi III DPR terkait pembahasan surat presiden Joko Widodo tentang permohonan pertimbangan amnesti untuk Baiq Nuril di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/7/2019) KOMPAS.com/HaryantipuspasariSuasana rapat pleno Komisi III DPR terkait pembahasan surat presiden Joko Widodo tentang permohonan pertimbangan amnesti untuk Baiq Nuril di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/7/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komisi III DPR RI Aziz Syamsuddin mengatakan, pihaknya belum bisa memberikan persetujuan pertimbangan amnesti untuk Baiq Nuril.

Aziz mengatakan, Komisi III akan mengundang Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly dalam rapat pleno lanjutan. Komisi III ingin mendengarkan pandangan Menkumham sebagai masukan dari pemerintah.

"Kami akan mengundang Menteri Hukum dan HAM untuk mendengar masukan dari pemerintah," kata Aziz dalam rapat pleno Komisi III di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/7/2019).

Baca juga: Baiq Nuril Menangis, Berharap Komisi III Setujui Pertimbangan Amnesti

Aziz mengatakan, masukan dari Menkumham akan menjadi bahan pertimbangan oleh seluruh fraksi di Komisi III, apakah memberikan persetujuan amnesti atau tidak.

"Selanjutnya akan diambil keputusan didalam forum rapat kerja komisi III pada esok guna mendengar pandangan fraksi-fraksi apakah diberikan persetujuan atau tidak," ujar dia.

Selanjutnya, Aziz mengatakan, rapat pleno dilanjutkan digelar pada hari Rabu (24/7/2019) dengan agenda mendengarkan pandangan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly.

"Besok (Rabu) pukul 15.30 WIB, kami akan mendengar pandangan pemerintah dalam hal ini diwakili Menkum HAM," kata dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X