Dirut Tjokro Bersaudara Menyesal Beri Uang Rp 50 Juta ke Perantara Petinggi Krakatau Steel

Kompas.com - 22/07/2019, 19:52 WIB
Terdakwa kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa di PT Krakatau Steel Tbk Kurniawan Eddy Tjokro (kiri) memberikan keterangan saat sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (22/7/2019). Sidang tersebut beragenda pemeriksaan terhadap terdakwa Kurniawan Eddy Tjokro yang merupakan pemilik perusahaan penyuplai suku cadang PT Tjokro Bersaudara. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/ama. ANTARA FOTO/Indrianto Eko SuwarsoTerdakwa kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa di PT Krakatau Steel Tbk Kurniawan Eddy Tjokro (kiri) memberikan keterangan saat sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (22/7/2019). Sidang tersebut beragenda pemeriksaan terhadap terdakwa Kurniawan Eddy Tjokro yang merupakan pemilik perusahaan penyuplai suku cadang PT Tjokro Bersaudara. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/ama.

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Tjokro Bersaudara Kurniawan Eddy Tjokro alias Yudi Tjokro menyesal memenuhi permintaan Karunia Alexander Muskitta untuk memberikan uang sebesar Rp 50 juta.

Alexander merupakan orang yang menghubungkan Yudi dengan pejabat di PT Krakatau Steel.

Menurut Yudi, Alexander saat itu meminta uang Rp 50 juta dengan alasan untuk membantu pernikahan anak Direktur Produksi dan Teknologi PT Krakatau Steel Wisnu Kuncoro.

"Saya jawab menyesal, Alex meminta saya untuk bantu perkawinan anak Pak Wisnu yang pada awalnya saya tolak. Tapi ya kembali lagi itu jeleknya saya, saya iyain," kata Yudi saat duduk di kursi terdakwa di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (22/7/2019).

Baca juga: Uang Rp 20 Juta yang Kena OTT KPK Kado Pernikahan Anak Pejabat Krakatau Steel

Yudi mengaku sebelumnya sempat menolak permintaan tersebut. Ketika itu, Alex mengirimkan pesan tersebut via Whatsapp. Akan tetapi, Alex kemudian menghubunginya via telepon.

"Dia nelepon saya. Saya tidak ada niat meng-angpau tapi Alex meminta saya untuk memberikan Pak Wisnu uang sedemikian karena dibilang sudah ditentukan, Tjokro Rp 50 juta, PT Grand Kartech Rp 100 juta-an. Saya ribut dulu di situ. Karena debat saya intinya bilang ya sudah deh," katanya.

Untuk merealisasikan pemberian tersebut, Yudi meminta anak buahnya memberikan cek kepada Alexander untuk dicairkannya.

Tersangka kasus suap di PT Krakatau Steel (Persero) Tbk Alexander Muskitta bersiap menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Selasa (2/7/2019). Alexander Muskitta diperiksa sebagai tersangka penerima suap terkait pengadaan barang dan jasa di PT Krakatau Steel. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/pd.ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A Tersangka kasus suap di PT Krakatau Steel (Persero) Tbk Alexander Muskitta bersiap menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Selasa (2/7/2019). Alexander Muskitta diperiksa sebagai tersangka penerima suap terkait pengadaan barang dan jasa di PT Krakatau Steel. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/pd.
Atas perbuatan itu, Yudi kembali mengaku menyesal dan sedih. Sebab ia tak ada maksud uang itu digunakan untuk memuluskan perusahaannya mendapatkan proyek di Krakatau Steel.

Ia mengaku mengandalkan Alex hanya sekadar untuk mencari informasi pekerjaan proyek di Krakatau Steel.

"Saya menyesal dan saya harus sedih karena memang tidak ada niatan saya untuk neko-neko karena saya yakin dengan perusahaan saya punya brand name yang bagus," katanya.

Sebelum melanjutkan pernyataannya, jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memotong pernyataan Yudi.

"Sudah, cukup sampai di situ, itu bisa saudara sampaikan di pleidoi (nota pembelaan)," kata jaksa KPK.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X