Politisi PPP Bicara Seandainya Tak lagi Dapat Jatah Menteri Agama

Kompas.com - 21/07/2019, 00:03 WIB
Wakil Sekretaris Jenderal PPP Achmad BaidowiFabian Januarius Kuwado Wakil Sekretaris Jenderal PPP Achmad Baidowi

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan ( PPP) Achmad Baidowi mengatakan, partainya siap apabila kembali diminta oleh Presiden Joko Widodo untuk mengisi kursi Menteri Agama dalam kabinet kerja jilid II.

Namun, apabila belum diberikan kesempatan untuk kembali mengisi kursi kementerian yang sama, menurut Baidowi, PPP masih bisa mengisi posisi kursi menteri yang lain.

"Kalau Pak Jokowi memberikan kepercayaan lagi kepada PPP menduduki Kemenag, kami siap. Kalau misalkan Pak Jokowi tidak memberikan kepercayaan kepada PPP di Menteri Agama dan diberikan kepercayaan di pos menteri lain, tidak masalah," kata Baidowi di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (20/7/2019).

Baca juga: PPP Pasrahkan soal Jatah Menteri ke Presiden Jokowi


Baidowi mengungkapkan, PPP selalu mendapatkan kepercayaan untuk mengisi kursi Menteri Agama, karena citra partai berlambang Ka'bah yang merepresentasikan partai Islam.

"Mungkin karena PPP partai yang partai Islam representasi umat Islam, umat terbesar di Indonesia ini," ujar Baidowi.

Meski demikian, Baidowi mengaku partainya belum mengajukan nama-nama kader kepada Jokowi sebagai pertimbangan untuk mengisi posisi-posisi menteri dalam kabinet kerja jilid II. Namun, menurut Baidowi, partai selalu siap memberikan kader terbaik yang memiliki rekam jejak yang baik.

"Belum, tapi secara umum permintaan Beliau (Jokowi) tentu sudah dipahami oleh para pimpinan partai, yaitu memiliki track record yang baik," pungkasnya.

Baca juga: Raih Suara Paling Sedikit di Pemilu 2019, PPP Minta Kursi Ketua MPR

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X