Gerindra Akan Tawarkan Program ke Jokowi, Ini Tanggapan TKN

Kompas.com - 20/07/2019, 08:57 WIB
Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf, Ace Hasan Syadzily KOMPAS.com/HaryantipuspasariJuru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf, Ace Hasan Syadzily
|
Editor Khairina

JAKARTA, KOMPAS.com — Juru Bicara Tim Kampanye Nasional ( TKN) Jokowi-Ma'ruf Ace Hasan Syadzily mengatakan, presiden terpilih Joko Widodo tentu akan terbuka menerima masukan Partai Gerindra terkait konsep program kerja untuk membantu kemajuan bangsa.

Hal itu disampaikan Ace menanggapi Partai Gerindra yang akan menyodorkan konsep program kerja kepada Jokowi sebagai syarat masuk ke koalisi pemerintah.

"Tentu sangat terbuka untuk menerima masukan dan konsep untuk kebaikan bangsa," kata Ace saat dihubungi, Sabtu (19/7/2019).

Baca juga: Siap-siap ala Gerindra…

Namun, menurut Ace, Jokowi tidak sembarangan menerima program yang akan disodorkan Gerindra. Sebab, Jokowi telah memiliki berbagai gagasan dan konsep kerja untuk lima tahun ke depan yang sering disampaikannya selama masa kampanye.

"Kami tidak ingin asal menerima. Harus ada kesesuaian dengan apa yang kami tawarkan kepada rakyat sehingga kami memenangi Pilpres 2019 ini," ujarnya.

Selanjutnya, Ace menambahkan, apabila Gerindra memberikan sinyal bergabung dengan koalisi pemerintah, hal itu harus dibahas secara bersama-sama oleh Jokowi dan Koalisi Indonesia Kerja (KIK).

"Kalaupun Gerindra akan bergabung ke dalam koalisi pemerintahan tentu akan dibahas bersama-sama dalam KIK," katanya.

Baca juga: Arah Politik Gerindra, Dewan Pembina Percayakan Prabowo Buat Keputusan

Sebelumnya, Partai Gerindra tengah mempersiapkan beberapa konsep yang akan disampaikan ke Presiden Jokowi. Bahkan, Gerindra akan menyiapkan kader yang siap bekerja sama dengan pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.

Meski demikian, Gerindra menegaskan konsep-konsep yang akan ditawarkan itu tak ada kaitannya dengan bagi-bagi kekuasaan di pemerintahan.

Wakil Ketua Umum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, Gerindra siap masuk ke koalisi pemerintah apabila program tersebut diterima.

"Ya, kalau ke dalam (pemerintahan) itu tidak langsung bagi-bagi kursi, tetapi dengan tukar-menukar konsep. Kalau konsep kami diterima, artinya kan baru ketahuan berapa jumlah orang yang diperlukan untuk menjalankan konsep tersebut," kata Dasco di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (19/7/2019).

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X