Rizal Ramli Khawatir KPK Tak Lagi Bertaring jika Dipimpin Polisi

Kompas.com - 19/07/2019, 15:57 WIB
Mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri (Menko Ekuin) Rizal Ramli memenuhi panggilan pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (19/7/2019). KOMPAS.com/DYLAN APRIALDO RACHMANMantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri (Menko Ekuin) Rizal Ramli memenuhi panggilan pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (19/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri (Menko Ekuin) Rizal Ramli berharap pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini, bisa menuntaskan berbagai kasus besar yang sedang ditangani.

Ramli pun menyinggung banyaknya calon pimpinan KPK periode 2019-2023 berasal dari Kepolisian Indonesia, yang dikhawatirkannya jika menjadi pimpinan KPK periode mendatang tidak mampu menangani kasus-kasus besar itu yang belum terselesaikan.

"Kepemimpinan KPK saat ini kan sebentar lagi, mohon agar supaya kasus-kasus yang besar yang udah tahunan dibukalah terang-benderang, ya. Kasus BLBI, kasus Century, kasus apa gitu," kata Rizal di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (19/7/2019).

Baca juga: Diperiksa Kasus BLBI, Rizal Ramli Dikonfirmasi soal Misrepresentasi

"Dulu KPK dibikin karena polisi kurang mampu menangani kasus-kasus korupsi besar tetapi kalau nanti pimpinan yang baru banyak polisi itu namanya coup de grace. Pelan-pelan KPK akan berubah peranan dan fungsinya, jangan sampai itu terjadi," tambahnya, dikutip dari Antara.

Oleh karena itu Rizal berharap pimpinan KPK yang ada saat ini bisa menuntaskan kasus-kasus besar dengan baik.

"Jadi saya minta KPK jangan kalau buah itu dibiarin mengkel terus. Ambil tindakan, supaya pimpinan KPK hari ini yang sebentar lagi berakhir punya prestasi yang betul-betul menonjol," kata dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X