Dewan Pembina Gerindra Bentuk Tim Seleksi untuk Jabatan Strategis di DPR

Kompas.com - 19/07/2019, 15:44 WIB
Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Ahmad Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (22/2/2019). KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTOWakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Ahmad Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (22/2/2019).

BOGOR, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengelar rapat dengan jajaran Dewan Pembina di kediamannya, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Jumat (19/7/2019).

Selain membicarakan mengenai sikap partai dalam lima tahun ke depan, rapat Dewan Pembina juga membahas terkait hasil Pemilu Legislatif (Pileg).

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, Dewan Pembina memutuskan akan membentuk tim seleksi.

Baca juga: Waketum Gerindra: Kalau Bicara Ekonomi Rakyat, Prabowo Punya Kepentingan

Tim tersebut bertugas untuk menyeleksi anggota legislatif yang akan menempati posisi-posisi strategis di DPR maupun DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota.

"Berdasarkan Anggaran Dasar, kewenangan untuk menetapkan pimpinan DPR RI, Ketua DPRD Provinsi, Wakil Ketua DPRD Provinsi, Ketua DPRD Kabupaten/Kota, Wakil Ketua Kabupaten/Kota, adalah wewenang Ketua Dewan Pembina," ujar Muzani di Hambalang, Jumat (19/7/2019).

"Oleh karena itu, kita bentuk tim untuk menyeleksi nama-nama dimaksud untuk menempati posisi strategis di DPR RI, Provinsi dan Kabupaten/Kota," tutur dia.

Baca juga: Waketum Gerindra Setuju Ada Pertemuan Lanjutan Antara Jokowi dan Prabowo

Berdasarkan hasil sementara yang diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU), sebanyak 78 caleg Partai Gerindra berhasil lolos ke DPR dan 2.245 anggota DPRD.

Dari jumlah tersebut Partai Gerindra akan menunjuk 1 orang sebagai Wakil Ketua DPR RI, 3 orang Ketua DPRD Provinsi, 50 Ketua DPRD Kabupaten/Kota dan 164 Wakil Ketua DPRD Kabupaten/Kota.

"Serta 22 Wakil Ketua DPRD Provinsi," kata Muzani.

Dalam rapat tersebut hadir seluruh anggota Dewan Pembina Partai Gerindra. Selain Muzani, ada pula Sufmi Dasco Ahmad, Ferry Juliantono dan Sugiono.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenang Angkatan '45: Sayidiman Suryohadiprojo...

Mengenang Angkatan '45: Sayidiman Suryohadiprojo...

Nasional
Mahfud MD Kenang Saat Belajar Kemiliteran dari Almarhum Sayidiman Suryohadiprodjo

Mahfud MD Kenang Saat Belajar Kemiliteran dari Almarhum Sayidiman Suryohadiprodjo

Nasional
Gubernur Lemhanas: Gagasan dan Pemikiran Sayidiman Suryohadiprojo Patut Dicontoh

Gubernur Lemhanas: Gagasan dan Pemikiran Sayidiman Suryohadiprojo Patut Dicontoh

Nasional
UPDATE 16 Januari: Tambah 370, Kasus Covid-19 di Depok Kini 21.453

UPDATE 16 Januari: Tambah 370, Kasus Covid-19 di Depok Kini 21.453

Nasional
Selamat Jalan Pak Sayidiman...

Selamat Jalan Pak Sayidiman...

Nasional
BNPB: Jalur Darat dari Majene ke Mamuju Kembali Pulih

BNPB: Jalur Darat dari Majene ke Mamuju Kembali Pulih

Nasional
BNPB Salurkan Dana Siap Pakai Rp 3,5 Miliar untuk Banjir Kalsel

BNPB Salurkan Dana Siap Pakai Rp 3,5 Miliar untuk Banjir Kalsel

Nasional
Mantan Gubernur Lemhanas Letjen TNI (Purn) Sayidiman Suryohadiprojo Meninggal Dunia

Mantan Gubernur Lemhanas Letjen TNI (Purn) Sayidiman Suryohadiprojo Meninggal Dunia

Nasional
Ketua IDI: Menkes Cepat soal Vaksinasi, tetapi Belum Maksimal Tekan Penularan Covid-19

Ketua IDI: Menkes Cepat soal Vaksinasi, tetapi Belum Maksimal Tekan Penularan Covid-19

Nasional
UPDATE Banjir Kalsel: 5 Orang Meninggal, 27.111 Rumah Terendam, 112.709 Warga Mengungsi

UPDATE Banjir Kalsel: 5 Orang Meninggal, 27.111 Rumah Terendam, 112.709 Warga Mengungsi

Nasional
Kasus Covid-19 Catat Rekor 4 Hari Beruntun, Pemerintah Dinilai Tak Antisipasi Prediksi

Kasus Covid-19 Catat Rekor 4 Hari Beruntun, Pemerintah Dinilai Tak Antisipasi Prediksi

Nasional
Gempa Majene, BNPB: Sulawesi Barat Tanggap Darurat Bencana

Gempa Majene, BNPB: Sulawesi Barat Tanggap Darurat Bencana

Nasional
UPDATE Gempa Majene-Mamuju: 46 Meninggal, 826 Luka-luka

UPDATE Gempa Majene-Mamuju: 46 Meninggal, 826 Luka-luka

Nasional
Ibu Negara Iriana Jarang Tampak Dampingi Jokowi, Ini Penjelasan Istana

Ibu Negara Iriana Jarang Tampak Dampingi Jokowi, Ini Penjelasan Istana

Nasional
UPDATE: 13.224 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 33 Provinsi, DKI Terbanyak

UPDATE: 13.224 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 33 Provinsi, DKI Terbanyak

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X