Wapres Kalla Minta Pengusaha Otomotif Bersiap Produksi Mobil Listrik

Kompas.com - 18/07/2019, 19:59 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla memberikan sambutan pada pembukaan GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) ke- 27 tahun 2019 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Kamis (18/9/2019). GIIAS 2019 yang akan berlangsung 18 - 28 Juli 2019 tersebut mengusung tema Future In Motion yang diikuti 20 merek kendaraan penumpang, 10 merek kendaraan komersial dan karoseri serta 12 merek sepeda motor. ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBALWakil Presiden Jusuf Kalla memberikan sambutan pada pembukaan GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) ke- 27 tahun 2019 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Kamis (18/9/2019). GIIAS 2019 yang akan berlangsung 18 - 28 Juli 2019 tersebut mengusung tema Future In Motion yang diikuti 20 merek kendaraan penumpang, 10 merek kendaraan komersial dan karoseri serta 12 merek sepeda motor.
|
Editor Bayu Galih

TANGERANG, KOMPAS.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta pengusaha otomotif di Indonesia bersiap memproduksi mobil listrik. Hal itu disampaikan Wapres saat membuka Gaikindo Indonesia International Auto Show di International Convention Exhibition, Tangerang, Banten, Kamis (18/7/2019).

Kalla mengatakan, saat ini industri otomotif memasuki era mobil listrik, sehingga seluruh produsen harus mempersiapkan infrastrukturnya.

"Sekarang isu terbaru yang berkembang adalah bagaimana mobil listrik berkembang. Ini dibutuhkan suatu servis mencapai ini. Baik manufacture oleh diler dan masyarakat harus siap dengan ini. Tentu membutuhkan waktu dan perkembangan teknologi," ujar Kalla.

Ia memastikan pemerintah selalu mendukung perkembangan industri mobil listrik di Indonesia. Hal itu ditunjukkan melalui sinkronisasi regulasi dan juga memunculkan industri penunjang

Kalla mengatakan, besarnya dukungan pemerintah dalam perkembangan industri otomotif lantaran bisa menyerap banyak tenaga kerja. Hal itu mengakibatkan tingginya daya beli masyarakat.

"Pemerintah mendukung bagaimana upaya ini berkembang. Baik dari segi regulasi, industri pendukung baja dan sebagainya, pelat baja sudah diproduksi dalam negeri," ujar Kalla.

"Oleh karena itu maka pemerintah mendukung industri itu dengan infrastruktur yang berkembang juga. Baik sistem jalannya, dan logistiknya pemerintah akan berusaha sebaik baiknya, bagaimana industri mobil berkembang," kata dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X