Ali Masykur: NU "The Strong Voter", tetapi soal Menteri Hak Presiden

Kompas.com - 18/07/2019, 19:46 WIB
Ketua Umum ISNU Ali Masykur Musa saat membuka Mukernas ISNU di Hotel Aryaduta, Jakarta, Sabtu (6/4/2019). DOK ISNU/ABASKetua Umum ISNU Ali Masykur Musa saat membuka Mukernas ISNU di Hotel Aryaduta, Jakarta, Sabtu (6/4/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Ali Masykur Musa menyatakan, NU tak meminta kadernya masuk kabinet Presiden Joko Widodo jilid kedua. 

Hal itu disampaikan Ali selepas bertemu wakil presiden terpilih Ma'ruf Amin di kediamannya, Menteng, Jakarta, Kamis (18/7/2019).

Ia yakin, Jokowi dan Ma'ruf Amin memiliki gambaran mengenai sosok yang akan diminta menjadi menteri dalam kabinet mereka.

Baca juga: Gus Sholah Sayangkan NU Minta Jatah Menteri

 

Hal itu berdasarkan kontribusi pihak-pihak tersebut untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf pada Pilpres 2019.

"Kami meyakini Pak Jokowi dan Pak Ma'ruf akan mengetahui dan hati terdalamnya itu sudah bicara siapa yang akan diajak," ujar Ali. 

"Dan kita kan tahu NU adalah the strong voter (pemilih solid). Jadi maaf saya katakan ini adalah bukan nuntut, ini tidak dalam kerangka itu, NU adalah strong voter kemenangan pilpres lalu dan karena itu kita menyerahkan sepenuhnya kepada Pak Presiden dan Pak Wapres terpilih untuk menentukan," kata dia.

Meski NU menjadi pemilih solid yang sukses mengantarkan Jokowi-Ma'ruf menang Pilpres, Ali menyatakan, NU sama sekali tak menyodorkan nama untuk dipilih menjadi menteri.

Baca juga: NU Beda dengan Parpol, Yenny Wahid Ingatkan Tak Tuntut Kursi Menteri

Ia mengatakan, menteri merupakan hak prerogatif presiden dan wakil presiden terpilih. Menurut dia, hal yang terpenting bagi NU ialah pemerintahan ke depan berjalan sukses.

"Saya pikir Pak Presiden dan Pak Wapres terpilih sudah ada gambaran siapa yang akan mau diajak, kontribusinya waktu pemilu kayak apa, ormas apa yang sudah terbukti memenangkan. Itu pasti ada sudah menjadi pikiran besar presiden," kata Ali. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Kasus Djoko Tjandra, Anggota Komisi III: Kurang Koordinasi Antar Lembaga

Soal Kasus Djoko Tjandra, Anggota Komisi III: Kurang Koordinasi Antar Lembaga

Nasional
Tommy Soeharto Resmi Pecat Kader Partai Berkarya yang Ingin Munaslub

Tommy Soeharto Resmi Pecat Kader Partai Berkarya yang Ingin Munaslub

Nasional
Gugat UU Pemilu di MK, Perludem Tak Minta Ambang Batas Parlemen Dihilangkan

Gugat UU Pemilu di MK, Perludem Tak Minta Ambang Batas Parlemen Dihilangkan

Nasional
Kasus PT DI, KPK Konfirmasi Dirut PT PAL soal Penganggaran Mitra Penjualan

Kasus PT DI, KPK Konfirmasi Dirut PT PAL soal Penganggaran Mitra Penjualan

Nasional
Periksa 3 Saksi Kasus Dugaan Korupsi Impor Tekstil, Kejagung Kumpulkan Bukti Proses Impor dari India

Periksa 3 Saksi Kasus Dugaan Korupsi Impor Tekstil, Kejagung Kumpulkan Bukti Proses Impor dari India

Nasional
Periksa Saksi Kasus Nurhadi, KPK Konfirmasi Pengajuan Sengketa PT MIT Vs KBN

Periksa Saksi Kasus Nurhadi, KPK Konfirmasi Pengajuan Sengketa PT MIT Vs KBN

Nasional
Jokowi Minta Menterinya Merasa 'Ngeri' dengan Kondisi Ekonomi Global

Jokowi Minta Menterinya Merasa "Ngeri" dengan Kondisi Ekonomi Global

Nasional
Taufik Basari: Nasdem Akan Lobi Fraksi Lain di DPR untuk Golkan RUU PKS

Taufik Basari: Nasdem Akan Lobi Fraksi Lain di DPR untuk Golkan RUU PKS

Nasional
Beri Pembekalan Calon Perwira TNI-Polri, Jokowi Singgung Disrupsi Teknologi

Beri Pembekalan Calon Perwira TNI-Polri, Jokowi Singgung Disrupsi Teknologi

Nasional
Minta Menteri Kerja Lebih Cepat, Jokowi: Caranya Bapak-Ibu Lebih Tahu

Minta Menteri Kerja Lebih Cepat, Jokowi: Caranya Bapak-Ibu Lebih Tahu

Nasional
9 Tips bagi Masyarakat Kelompok Rentan agar Tak Mudah Terjangkit Covid-19...

9 Tips bagi Masyarakat Kelompok Rentan agar Tak Mudah Terjangkit Covid-19...

Nasional
Jokowi: Jangan Lagi Beli dari Luar, Apalagi Hanya Masker

Jokowi: Jangan Lagi Beli dari Luar, Apalagi Hanya Masker

Nasional
Jokowi Minta Prabowo Beli Alutsista Dalam Negeri

Jokowi Minta Prabowo Beli Alutsista Dalam Negeri

Nasional
Danjen Kopassus: Teroris Sudah Pakai Alutsista

Danjen Kopassus: Teroris Sudah Pakai Alutsista

Nasional
Pusat Kajian Gender UGM: Kekerasan Seksual Dianggap Tak Terlalu Penting, Bahkan Ditoleransi

Pusat Kajian Gender UGM: Kekerasan Seksual Dianggap Tak Terlalu Penting, Bahkan Ditoleransi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X