Pansel: Wakapolda Jabar Mengundurkan Diri dari Seleksi Capim KPK

Kompas.com - 18/07/2019, 11:42 WIB
Suasana tes uji kompetensi Seleksi Calon Pimpinan KPK di Pusdiklat Kementerian Sekretaris Negara, Cilandak, Jakarta, Kamis (18/7/2019). Sebanyak 192 kandidat calon pimpinan (capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengikuti uji kompetensi tersebut. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/aww.
ANTARA FOTO/Aprillio Akbar Suasana tes uji kompetensi Seleksi Calon Pimpinan KPK di Pusdiklat Kementerian Sekretaris Negara, Cilandak, Jakarta, Kamis (18/7/2019). Sebanyak 192 kandidat calon pimpinan (capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengikuti uji kompetensi tersebut. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/aww.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua panitia seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK), Yenti Garnasih mengungkapkan, Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol Akhmad Wiyagus mengundurkan diri sebagai capim KPK.

"Ada satu dari kepolisian yang mengundurkan diri, yaitu Pak Wiyagus," ujar Yenti di sela-sela jadwal istirahat uji kompetensi capim KPK di Gedung Pusdiklat Kemensetneg, Jakarta Selatan, Kamis (18/7/2019).

Yenti mengaku belum mengetahui alasan pengunduran polisi yang pernah bertugas di KPK sebagai penyidik ini.

Baca juga: Hingga Pukul 10.00, Ada 5 Capim KPK Belum Datang Ikut Uji Kompetensi


"Kan baru saja ya kita dengar mengundurkan diri, jadi belum tahu alasannya," paparnya kemudian.

Sementara itu, Yenti juga mengonfirmasi ada tiga orang capim yang juga belum datang ke tempat tes dan tidak ada keterangan apapun. Adapun ada juga satu capim yang terlambat satu jam.

Dia menegaskan, tiga capim yang belum datang tersebut tidak boleh masuk untuk mengikuti uji kompetensi. Toleransi keterlambatan pun hanya diberikan 30 menit setelah tes dimulai, yakni pukul 08.00 WIB.

Baca juga: Laode: Tes Capim KPK Multiple Choice, Pilihan Jawabannya Menjebak..

"Enggak boleh masuk lah, kan itu integritas dan kita minta satu hari sebelumnya untuk mencari lokasi tes. Jadi toleransinya 30 menit," imbuhnya.

Seperti diketahui, dari 376 pendaftar capim KPK, pada 11 Juli lalu, pansel mengumumkan ada 192 orang dinyatakan lolos seleksi administrasi. Dari jumlah itu, capim yang berprofesi akademisi/dosen menjadi yang terbanyak dengan 40 orang.

Kemudian diikuti advokat/konsultan hukum (39), jaksa/hakim (18), korporasi (17), komisioner atau pegawai KPK (13), anggota Polri (13), auditor (9), dan profesi lain (43).

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X