Mendagri Sebut Peretasan Situs Ditjen Dukcapil Ulah Orang Iseng

Kompas.com - 16/07/2019, 12:18 WIB
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyampaikan pendapat saat rapat kerja dengan  Komisi II DPR di gedung parlemen, Senayan Jakarta, Kamis (20/6/2019). Raker tersebut membahas RAPBN 2020 dan Rencana Kerja Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA K/L) dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun Anggaran 2020. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/aww. ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDIMenteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyampaikan pendapat saat rapat kerja dengan Komisi II DPR di gedung parlemen, Senayan Jakarta, Kamis (20/6/2019). Raker tersebut membahas RAPBN 2020 dan Rencana Kerja Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA K/L) dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun Anggaran 2020. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/aww.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyatakan, peretasan situs Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri merupakan ulah orang iseng.

Ia pun meminta masyarakat tak perlu panik. Tjahjo mengatakan, masalah peretasan itu sudah dapat diatasi dalam hitungan jam.

"Sudah selesai, ini orang iseng aja, orang iseng kan hacker-hacker. Sudah selesai dalam tempo beberapa jam sudah diaktifkan kembali," kata Tjahjo di Hotel Aryaduta, Jakarta, Selasa (16/7/2019).

Baca juga: Situs Dukcapil Kemendagri Diretas, Hacker Pasang Tulisan Bahasa Jepang

Berdasarkan penelusuran Kompas.com pada pukul 12.00 WIB, situs yang beralamat di http://dukcapil. kemendagri.go.id itu sudah bisa diakses kembali.

Tjahjo mengatakan, peretasan itu tidak membahayakan data-data kependudukan.

"Oh enggak, enggak (membahayakan data kependudukan," kata dia singkat.

Baca juga: Akun Instagram ketimbang.ngemis.jakarta Diretas, Berubah Jadi Bahasa Rusia

Diberitakan sebelumnya, laman Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementrian Dalam Negeri yang beralamatkan di http://dukcapil. kemendagri.go.id/ pagi ini menjadi korban peretasan dan tidak bisa diakses dengan normal. 

Alih-alih situs Dukcapil, saat KompasTekno coba membukanya, Selasa (16/7/2019) pukul 09:18 WIB, laman desktop tersebut malah menampilkan serangkaian tulisan dalam bahasa Jepang.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X