Minggu, Jokowi Akan Sampaikan Pidato sebagai Presiden Terpilih

Kompas.com - 12/07/2019, 13:17 WIB
Capres nomor urut 01 Joko Widodo menyampaikan pidato pada acara Konvensi Rakyat di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (24/2/2019). Konvensi Rakyat itu mengangkat tema optimis Indonesia maju. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww. ANTARA/Akbar Nugroho GumayCapres nomor urut 01 Joko Widodo menyampaikan pidato pada acara Konvensi Rakyat di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (24/2/2019). Konvensi Rakyat itu mengangkat tema optimis Indonesia maju. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf mengatakan, presiden terpilih Joko Widodo akan menyampaikan pidato dalam acara Visi Indonesia di Sentul International Convention Center (SICC) Bogor, Minggu (14/7/2019). Acara tersebut juga akan dihadiri oleh wakil presiden terpilih Ma'ruf Amin.

Budi Arie Setiadi selaku Ketua Panitia acara Visi Indonesia mengatakan, puncak acara Visi Indonesia adalah pidato Joko Widodo sebagai presiden terpilih pada periode 2019-2024. Pidato Jokowi akan dimulai pukul 20:00 WIB.

"Dan posisi pidato Pak Jokowi pada hari Minggu 14 Juli 2019 adalah sebagai presiden RI terpilih untuk periode 2019 2024," kata Budi saat ditemui di Batik Kuring, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (11/7/2019).

Baca juga: Polri Siap Amankan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih


Sementara itu, Juru bicara TKN Arya Sinulingga mengatakan, TKN mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mendengarkan pidato yang akan disampaikan oleh Jokowi sebagai presiden terpilih.

Ia mengatakan, sudah saatnya merangkul semua pihak bahkan pendukung paslon 02 Prabowo-Sandiaga untuk bersama-sama membangun Indonesia maju.

"Untuk itu, TKN bersama kawan-kawan relawan bergabung dengan semua komponen dan kita ajak dari temen-temen 02 juga gabung untuk ikut dengarkan visi Indonesia yang disampaikan oleh pak Jokowi," kata Arya.

Baca juga: Kata Jokowi Usai Ditetapkan sebagai Presiden Terpilih: Besok Kita Langsung Kerja...

Arya mengatakan, dalam pidato nanti, Jokowi akan menyampaikan janji-janji yang pernah disampaikan selama masa Pilpres yang dirangkum dalam visi misi.

"Jadi apa yang disampaikan pak Jokowi saat masa kampanye, Itu akan dirangkul dan dirangkum dalam visi misi sehingga langkah bisa diselesaikan bersama," ujarnya.

Wakil Direktur TKN Bidang Saksi, Lukman Edy mengatakan, acara Visi Indonesia itu nantinya adalah momentum bagi seluruh lapisan masyarakat kembali bersatu pascapemilu.

Baca juga: Ketum PAN: Siapapun Presiden Terpilih Harus Kita Dukung

"Berkenan dengan mengajak semua rakyat dan bangsa Indonesia apakah 01, 02 untuk bersama-sama melaksanakan Indonesia maju bersama, hal itu sudah jadi kenyataan ditengah masyarakat," kata dia.

Lukman mengatakan, acara tersebut tak hanya membawa pengaruh kepada masyarakat, tetapi juga kepada para elit parpol yang belum bisa menerima hasil Pemilu 2019.

"Mudah-mudahan dengan simbolik ini, elit-elit yang belum move on, bahwa rakyat sudah move on, maka mungkin InsyaAllah bisa cair juga yang belum bisa move on, sehingga semua potensi bangsa kita pasca ini (acara Visi Indonesia) udah selesai, maka bisa sama-sama membangun (Indonesia)," ujarnya.

Baca juga: Bupati Aceh Tamiang Harap Jokowi Sebagai Presiden Terpilih Tak Lupakan Aceh

Selanjutnya, Lukman mengatakan, panitia Visi Indonesia juga turut mengundang beberapa tokoh masyarakat, para Ketum Parpol, kepala daerah, tokoh-tokoh organisasi masyarakat, tokoh agama serta 390 organ relawan.

"Kemudian para tokoh ulama, para kiai, pendeta, tokoh lintas agama, tokoh pengusaha, jadi gambarannya nanti dihadiri oleh banyak pihak tokoh-tokoh yang berkepentingan langsung terhadap pembangunan indonesia maju," imbuhnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kepala BPJN XII Diduga Terima Fee Rp 2,1 Miliar Terkait Proyek Jalan Rp 155 Miliar

Kepala BPJN XII Diduga Terima Fee Rp 2,1 Miliar Terkait Proyek Jalan Rp 155 Miliar

Nasional
KPK Tetapkan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin sebagai Tersangka

KPK Tetapkan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin sebagai Tersangka

Nasional
KPK Tetapkan Kepala BPJN XII sebagai Tersangka

KPK Tetapkan Kepala BPJN XII sebagai Tersangka

Nasional
Soal Amendemen, SBY Sarankan MPR Tampung Aspirasi Publik Seluas-luasnya

Soal Amendemen, SBY Sarankan MPR Tampung Aspirasi Publik Seluas-luasnya

Nasional
Ngabalin: PAN Jangan Ulangi Sejarah, Ada di Pemerintahan tapi Menggerogoti

Ngabalin: PAN Jangan Ulangi Sejarah, Ada di Pemerintahan tapi Menggerogoti

Nasional
SBY Pastikan Hadir Acara Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden

SBY Pastikan Hadir Acara Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden

Nasional
Prabowo Minta Jokowi Tak Ragu Ambil Keputusan Terkait Koalisi

Prabowo Minta Jokowi Tak Ragu Ambil Keputusan Terkait Koalisi

Nasional
Politikus PDI-P: Tak Larang Demo, Jokowi Tetap Komit pada Demokrasi

Politikus PDI-P: Tak Larang Demo, Jokowi Tetap Komit pada Demokrasi

Nasional
Hakim MK Minta Tsamara dan Faldo Maldini Perbaiki Permohonan Uji Materi Mereka

Hakim MK Minta Tsamara dan Faldo Maldini Perbaiki Permohonan Uji Materi Mereka

Nasional
Relawan Projo Sedih Karnaval Budaya Usai Pelantikan Jokowi Dibatalkan

Relawan Projo Sedih Karnaval Budaya Usai Pelantikan Jokowi Dibatalkan

Nasional
Usai Bertemu Jokowi, Pimpinan MPR Temui SBY Beri Undangan Pelantikan Presiden

Usai Bertemu Jokowi, Pimpinan MPR Temui SBY Beri Undangan Pelantikan Presiden

Nasional
Prabowo Akan Lanjutkan Komunikasi dengan Jokowi Terkait Koalisi

Prabowo Akan Lanjutkan Komunikasi dengan Jokowi Terkait Koalisi

Nasional
DPR RI Komitmen Jaga Kelancaran Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden

DPR RI Komitmen Jaga Kelancaran Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden

Nasional
Isu Calon Menhan, Ngabalin Sebut Prabowo Punya Karier Militer Luar Biasa

Isu Calon Menhan, Ngabalin Sebut Prabowo Punya Karier Militer Luar Biasa

Nasional
UU KPK Hasil Revisi Segera Berlaku, Politisi PKS: Terjadilah Musibah

UU KPK Hasil Revisi Segera Berlaku, Politisi PKS: Terjadilah Musibah

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X