Kompas.com - 11/07/2019, 17:30 WIB
Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf, Johnny G Plate, saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, senin (11/2/2019). KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTOTim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf, Johnny G Plate, saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, senin (11/2/2019).
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Koalisi Indonesia Kerja yang mendukung pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin mulai melobi anggota Dewan Perwakilan Daerah jelang pemilihan pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat periode 2019-2024.

Sekretaris Jenderal Partai Nasional Demokrat Johnny G Plate mengatakan, komunikasi dengan DPD dibangun untuk menyusun formasi calon pimpinan MPR.

"Tentu Koalisi Indonesia Kerja akan bicara dengan DPD, pimpinan kelompok-kelompok di DPD untuk secara konsensus membentuk formasi calon pompinan MPR," kata Johnny di Gedung DPR, Kamis (11/7/2019).

Baca juga: Menurut PPP, Koalisi Jokowi-Maruf Belum Ingin Tambah Anggota Baru

Johnny tidak menampik bila ada kemungkinan anggota DPD masuk dalam formasi calon pimpinan MPR yang akan diusung oleh Koalisi Indonesia Kerja.

Namun, Johnny enggan membeberkan formasi yang telah disiapkan. Menurut dia, proses lobi masih terus berjalan sehingga formasi yang sudah ada masih bisa berubah.

"Kami sedang membicarakan itu dan nanti akan sampai di satu titik melalui konsensus. Kita sudah punya ancer-ancer, tapi diskusinya pastikan cair," ujar Johnny.

Baca juga: Wasekjen PKB Nilai Koalisi Jokowi-Maruf Sudah Terlalu Gemuk

Kendati membangun lobi dengan DPD, Johnny mengisyaratkan KIK telah menutup pintu pembahasan kursi pimpinan MPR dengan Koalisi Indonesia Adil Makmur yang merupakan koalisi penantang Jokowi.

"Lebih bagus Koalisi Indonesia Adil Makmur membentuk formasinya dengan kelompok DPD dan KIK membetuk formasinya dengan DPD sehingga ada pemilihan, jangan sampai semuanya bergabung-gabung," kata Johnny.

Kompas TV Wapres Jusuf Kalla menyatakan pemerintah tidak pernah melarang Rizieq Shihab pulang ke Indonesia. JK menambahkan, terkait masalah hukum yang menjerat Rizieq Shihab merupakan masalah yang berbeda dengan persoalan kepulangan. Sebelumnya, BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyatakan syarat rekonsiliasi Jokowi-Prabowo adalah memulangkan Rizieq Shihab. #RizieqShihab #WapresJK #JokowiPrabowo
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.