Menteri Lingkungan Hidup Sebut Kualitas Udara Jakarta Masih Sehat

Kompas.com - 11/07/2019, 13:02 WIB
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERAMenteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya menilai, kualitas udara Jakarta saat ini masih sehat. Hal itu disampaikan Siti dalam Pekan Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Kamis (11/7/2019).

"Jika dibandingkan dengan Baku Mutu Udara Ambien Nasional yaitu 65 (g/Nm3 maka kualitas udara Jakarta masih bagus atau sehat. Jika dibandingkan dengan Standar WHO pada angka 25 (g/Nm3), maka kualitas udara Jakarta masuk kategori sedang," kata Siti.

"Bilamana menggunakan data gabungan AQMS KLHK dan Pemerintah DKI Jakarta, maka kualitas udara Jakarta berada pada konsentrasi 39,04 (g/Nm3) atau pada kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif (bayu dan manula)," lanjut dia.

Baca juga: 5 Upaya Pemprov DKI Tekan Polusi Udara Jakarta


Ia menambahkan, jika merunut data tahun 2015 dan 2016, yang pada saat itu masih menggunakan hasil pengukuran manual melalui Evaluasi Kualitas Udara Perkotaan (EKUP), maka secara keseluruhan kualitas udara kota Jakarta masih bagus atau sehat.

Sebab, kualitas udara Jakarta masih di bawah ambang batas Baku Mutu Udara Ambien. Tetapi jika dilihat per parameter dan per wilayah administrasi, maka udara kota Jakarta tidak dapat dikatakan makin membaik atau makin menurun, melainkan relatif konstan.

"Demikian pula bila kita menggunakan data Air Visual tahun 2017 yang dikelola oleh LSM berkedudukan di Beijing, China, maka kualitas udara kota Jakarta berdasarkan data rata-rata tahunan PM 2,5 berada pada urutan ke-160, yaitu pada angka 29,7 (g/Nm3) atau kategori sedang," lanjut Siti.

Baca juga: Kementerian LHK Sebut Udara Jakarta Masih Relatif Bagus

Meski demikian, Siti mengatakan pemerintah terus berupaya memperbaiki kualitas udara di Jakarta.

Pemerintah dan Pemerintah Daerah terus berupaya meningkatkan pelayanan transportasi massal berbahan bakar ramah lingkungan

"Membangun dan mengembangkan taman kota, hutan kota dan kebun raya, mengembangkan hari bebas kendaraan bermotor, menyediakan fasilitas parkir, dan jalur pejalan kaki," lanjut dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X