Kapolri Minta Tunjangan TNI-Polri Naik 100 Persen, Ini Tanggapan Istana

Kompas.com - 11/07/2019, 12:13 WIB
Presiden Joko Widodo didampingi ibu Iriana, sedang memotong tupeng dalam Upacara Peringatan Bhayangkara ke-73 di Silang Monas, Jakarta, Rabu (10/7/2019). Hadir pula dalam pemotongan itu Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama istri dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian bersama istri. Perpustakaan Nasional / Ahmad Kemal Nasution dan RadenPresiden Joko Widodo didampingi ibu Iriana, sedang memotong tupeng dalam Upacara Peringatan Bhayangkara ke-73 di Silang Monas, Jakarta, Rabu (10/7/2019). Hadir pula dalam pemotongan itu Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama istri dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian bersama istri.
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Deputi V Kantor Staf Presiden Jaleswari Pramodhawardani menilai wajar usul Kapolri Jenderal (pol) Tito Karnavian untuk menaikkan tunjangan personil TNI-Polri sebesar 100 persen. Sebab, personil TNI-Polri juga memiliki beban kerja yang tinggi.

"Saya rasa usulan-usulan semacam itu kan normal-normal saja. Karena peneliti pun pasti akan mengajukan hal-hal semacam itu, karena kerumitan atau proses bekerja yang mungkin membutuhkan kesejahteraan yang diinginkan," kata Jaleswari di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (11/7/2019).

Baca juga: Di Hadapan Jokowi, Kapolri Harap Kenaikan Tunjangan Kinerja Polri Jadi 100 Persen

Namun, Jaleswari menegaskan bahwa kenaikan tunjangan ini harus dikalkulasi terlebih dahulu. Pemerintah akan menghitung apakah Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) memungkinkan untuk mengakomodasi kenaikan tunjangan yang mencapai 100 persen.

"Kita tahu bahwa untuk bicara peningkatan anggaran dan segala macam, itu juga butuh kalkulasi dengan kementerian keuangan dan lain-lain. Apakah penambahan itu dilakukan dalam waktu dekat, apakah bertahap, dan lain-lain, kami masih butuh pertimbangan itu," kata dia.

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian sebelumnya berharap ada peningkatan tunjangan kinerja menjadi 100 persen bagi anggota Polri dan TNI.

Baca juga: Di HUT Bhayangkara, Polri Ditantang Kembangkan Perpustakaan di Nusantara

Hal itu disampaikan Tito di hadapan Presiden Joko Widodo saat memberikan sambutan di upacara peringatan HUT ke-73 Bhayangkara, di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Rabu (10/9/2019).

"Dengan demikian tersimpan harapan kepada Bapak Presiden, kiranya tunjangan kinerja anggota TNI dan Polri di masa kepemimpinan lima tahun ke depan, Insya Allah dapat meningkat menjadi 100 persen dan siap menjaga stabilitas kamtibmas agar pendapatan negara meningkat," ujar Tito Karnavian.

Tito pun mengucapkan terima kasih kepada Jokowiyang telah meningkatkan tunjangan kinerja tersebut sebesar 70 persen dalam setahun belakangan. Menurut dia, hal itu sangat bermanfaat untuk kesejahteraan anggota Polri.

Kompas TV Presiden Joko Widodo menjadi inspektur upacara pada puncak perayaan hari bhayangkara. Presiden Joko Widodo mengawali upacara perayaan dengan memeriksa pasukan yang menjadi peserta upacara didampingi oleh komandan upacara. #HariBhayangkara #PresidenJokowi
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Singapura Bisa Latihan Militer di Langit Indonesia Timbal Balik Perjanjian Ekstradisi Buronan

Singapura Bisa Latihan Militer di Langit Indonesia Timbal Balik Perjanjian Ekstradisi Buronan

Nasional
Jokowi: Korpri Hari ini Berhadapan dengan Perubahan Dunia yang Sangat Cepat

Jokowi: Korpri Hari ini Berhadapan dengan Perubahan Dunia yang Sangat Cepat

Nasional
3 Jenazah Prajurit TNI Korban Penembakan KKB Diterbangkan ke Kampung Halaman

3 Jenazah Prajurit TNI Korban Penembakan KKB Diterbangkan ke Kampung Halaman

Nasional
Sinyal-sinyal Jokowi dan PDI-P ke Ahok soal Kepala Otorita IKN

Sinyal-sinyal Jokowi dan PDI-P ke Ahok soal Kepala Otorita IKN

Nasional
Jaksa Agung Sebut Korupsi di Bawah Rp 50 Juta Bisa Tak Perlu Diproses Hukum, Ini Kata KPK

Jaksa Agung Sebut Korupsi di Bawah Rp 50 Juta Bisa Tak Perlu Diproses Hukum, Ini Kata KPK

Nasional
Epidemiolog: Ancaman Varian Omicron pada Anak Sangat Serius

Epidemiolog: Ancaman Varian Omicron pada Anak Sangat Serius

Nasional
Menkes Sebut Kapasitas WGS untuk Deteksi Omicron di RI Hanya Mampu Uji 2.000 Spesimen Sebulan

Menkes Sebut Kapasitas WGS untuk Deteksi Omicron di RI Hanya Mampu Uji 2.000 Spesimen Sebulan

Nasional
Prabowo Dukung Upaya Kemandirian Nasional dalam Merawat Alutsista

Prabowo Dukung Upaya Kemandirian Nasional dalam Merawat Alutsista

Nasional
Kuasa Hukum Sebut Edy Mulyadi Dapat Teror Buntut Pernyataan yang Menyinggung Warga Kalimantan

Kuasa Hukum Sebut Edy Mulyadi Dapat Teror Buntut Pernyataan yang Menyinggung Warga Kalimantan

Nasional
Pukat UGM Sebut Pernyataan Jaksa Agung Bisa Menumbuhkan Korupsi Kecil-kecilan

Pukat UGM Sebut Pernyataan Jaksa Agung Bisa Menumbuhkan Korupsi Kecil-kecilan

Nasional
Begini Gejala Ringan, Sedang, dan Berat Pasien Omicron

Begini Gejala Ringan, Sedang, dan Berat Pasien Omicron

Nasional
Nama Ahok Masuk Bursa Pimpin IKN, PKS Ingatkan Jokowi Hal-hal Ini

Nama Ahok Masuk Bursa Pimpin IKN, PKS Ingatkan Jokowi Hal-hal Ini

Nasional
PDI-P Lebih Pertimbangkan Ahok Pimpin IKN, Hasto: Bu Risma Memenuhi Kualifikasi, tapi...

PDI-P Lebih Pertimbangkan Ahok Pimpin IKN, Hasto: Bu Risma Memenuhi Kualifikasi, tapi...

Nasional
Marak Spekulan Tanah di IKN, Pemerintah Siapkan PP Pertanahan

Marak Spekulan Tanah di IKN, Pemerintah Siapkan PP Pertanahan

Nasional
Singapura Bisa Latihan Militer di Langit Indonesia, Effendi Simbolon: Kenapa Dikasih?

Singapura Bisa Latihan Militer di Langit Indonesia, Effendi Simbolon: Kenapa Dikasih?

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.